Kecantikan

Atasi Jerawat Ala Korean Expert Treatment

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 06 September 2023
Atasi Jerawat Ala Korean Expert Treatment

Mengatasi jerawat ternyata dianggap lebih mudah daripada mengatasi bekasnya. (Foto: freepik/freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENGARUH dari debu, polusi, dan faktor hormonal seperti berlebihnya produksi minyak wajah dan stres merupakan penyebab utama timbulnya masalah jerawat ataupun iritasi pada kulit wajah. Itulah kenapa jerawat selalu membuat gawat.

Meski masalah ini kompleks, mengatasi jerawat ternyata dianggap lebih mudah daripada mengatasi bekasnya. Bekas jerawat sendiri terbagi menjadi ke dalam dua jenis, yakni hiperpigmentasi yang ditandai dengan noda kehitaman dan scar alias bopeng.

Baca Juga:

Mengenal Jerawat Hormon Pada Pria

Jerawat merupakan masalah utama yang hampir terjadi pada setiap orang. Sayangnya kasus jerawat biasanya meninggalkan bekas sehingga memerlukan perawatan lanjutan.

Salah satu penyebab terjadinya bekas jerawat adalah karena terlambatnya kesadaran orang untuk berobat ke klinik. Kebanyakan orang akan coba-coba dahulu menggunakan kosmetik biasa yang dipasarkan di luar.

RF Cannula Subcision INNO Plus+ adalah suatu alat radio frekuensi dengan cannula yang dimasukkan secara intradernal . (Foto: Amabelle Aesthetic Clinic)

Selain itu, kebiasaan memegang dan memencet jerawat juga bisa membuat jerawat semakin meradang. Penanganan terlambat dari peradangan jerawat inilah yang akan menimbulkan komplikasi scar atau HPI (Hiperpigmentasi Post Inflamasi)

Sebagai klinik perawatan terpercaya yang telah berpengalaman, founder Amabelle Aesthetic Clinic dr. Caecilia berinovasi dengan melakukan riset dalam menganalisa kebutuhan masyarakat Indonesia akan perawatan kecantikan, terutama dalam mengatasi jerawat. Tentunya hal ini didukung dengan efektivitas teknologi mesin dan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit masyarakat Indonesia.

Baca Juga:

Teknologi Menganalisis Jerawat dengan 3 Langkah

“Menjawab kebutuhan akan kulit yang cantik dan sehat, Amabelle Aesthetic Clinic menghadirkan inovasi terbaru Korean Expert Treatment, RF Cannula Subcision INNO Plus+ yang dikombinasi dengan perawatan mesin lain yang dapat mengatasi bekas jerawat di kulit tanpa meninggalkan rasa sakit,” ungkap dr. Caecillia.

RF Cannula Subcision INNO Plus+ adalah suatu alat radio frekuensi dengan cannula yang dimasukkan secara intradernal, kemudian akan menghantarkan panas disebabkan oleh radio frekuensi melalui ujung cannulanya.

Teknologi ini berfungsi untuk melepaskan jaringan ikat kulit, sehingga mengurangi scar dan merangsang kolagen dalam tubuh.

Menurut rilis pers diterima merahputih.com, di Bandung, Amabelle Aesthetic Clinic masih menjadi satu-satunya yang menyediakan alat RF Cannula Subcision INNO Plus+.

Kebiasaan memegang dan memencet jerawat juga bisa membuat jerawat semakin meradang. (Foto: freepik/freepik)



“Treatment ini juga efektif untuk menghilangkan bekas luka, telangiektasis (pembuluh darah melebar), face contouring, pori - pori yang membesar, dan juga melasma (bercak berwarna coklat atau hitam di wajah)," jelasnya.

Tidak hanya itu, treatment ini juga bisa dilakukan pada kondisi jerawat aktif. Agar dapat mendapatkan hasil yang optimal, treatment ini juga dapat dikombinasikan dengan fractional laser, fractional RF, pico laser, exilis, dan HIFU. (dgs)

Baca Juga:

Hentikan deh, Kebiasaan Sehari-Hari yang Sebabkan Jerawat

#Kesehatan #Kecantikan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan