Kelebihan Nadiem, Wishnutama Hingga Erick Thohir Jika Jadi Pembantu Jokowi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 21 Oktober 2019
Kelebihan Nadiem, Wishnutama Hingga Erick Thohir Jika Jadi Pembantu Jokowi

Pengusaha asal Indonesia, Erick Thohir meninjau Stadion Manahan Solo sebagai salah satu upaya penjajakan mengakuisisi klub Persis Solo, Jawa Tengah, Sabtu (21/9). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Sejumlah nama dipanggil Presiden Joko Widodo untuk pembahasan posisi menteri. Namun, ada tiga nama yang paling ramai dibicarakan. Mereka adalah Nadiem Makarim, Wishnutama Kusubandio hingga Erick Thohir.

Menurut ekonom UN, Fitra Faisal, Indonesia memiliki banyak calon potensial dari kalangan muda yang bisa melahirkan terobosan dalam membantu mengatasi tantangan jangka pendek yang dihadapi Indonesia di bidang ekonomi.

Baca Juga:

Nadiem Makarim: Saya Dipanggil Presiden

"Dengan kredibilitas Nadiem (Makarim) dalam membangun Gojek, perusahaan rintisan yang dibangun satu dekade lalu dan kini telah menjadi Decacorn, atau punya valuasi di atas US$ 10 miliar, dirinya bisa diberi kepercayaan untuk beberapa bidang karena kemampuan eksekusi yang mumpuni.," jelas Fitra dalam keterangannya, Senin (21/10).

Ia menambahkan, Nadiem bisa diberikan kepercayaan untuk menangani bidang investasi, digital, ataupun bidang pendidikan.

"Tapi yang saya ingin tekankan, adalah bagaimana digitalisasi menjadi tuntutan dunia saat ini. Semua bidang akan terkait dengan digitalisasi dan juga tehnologi, makanya digital sangat penting. Menurut saya, Nadiem punya kapasitas dalam hal itu," jelas Fitra Faisal.

Wishnutama bersama sang istri saat hadir dalam acara open house di Istana Negara. Foto: Instagram/wishnutama

Sementara itu, Direktur Suropati Syndicate, M Shujahri, mengomentari bahwa Erick Thohir masuk kategori sangat layak untuk mewakili kalangan profesional di kabinet kedua Jokowi. "Selain profesionalisme dalam menjalankan tugas, integritasnya sudah terbukti selama ini," ujarnya.

Bahkan, menurut Shujari, dengan modal dan kredibilitas kerja yang sudah terbukti, Erick layak mengisi salah satu pos kementerian strategis yang menjadi kunci dalam mewujudkan lima program prioritas pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin selama 2019-2024.

"Mengaca dari periode sebelumnya, meskipun memiliki banyak pakar atau tenaga ahli, namun problem di kementerian-kementerian strategis justru terletak pada tidak adanya manajeman yang profesional dan kurang berintegritas. Oleh sebab itu, kalangan profesional seperti Erick Thohir dibutuhkan sebagai eksekutor," lanjutnya.

Baca Juga:

Mahfud MD Bocorkan Pengumuman Kabinet Jokowi Mundur Rabu

Tampil Simpel nan Elegan, Iriana Jokowi Curi Perhatian Warganet

Sedangkan, anggota Senate Indonesia Marketing Association, Fritzs Simandjuntak, menyatakan kepabilitas Wishnutama sebagai seorang profesional di industri media televisi yang result oriented dibutuhkan untuk mengisi pos kementerian yang lebih dinamis, fleksibel, dan berorientasi pada hasil demi mengatasi tantangan jangka pendek di bidang ekonomi.

"Bidang pariwisata sebagai sumber devisa non migas Indonesia masih memiliki banyak potensi yang perlu dikembangkan. Terobosan-terobosan untuk menaikkan nilai tambah pariwisata Indonesia secara ekonomi hanya bisa dihasilkan oleh tokoh-tokoh muda yang kreatif, penuh inovatif, dan orientasi pada hasil yang langsung nyata dirasakan," tambahnya. (Knu)

#Nadiem Makarim #Erick Thohir #Wishnutama
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games 2026 Cair: Emas Tunggal Dapat Rp 3 Miliar
Prabowo menyerahkan bonus kepada atlet Asian Games dan Asian Para Games 2026. Peraih emas tunggal mendapat Rp 3 miliar, sedangkan ganda Rp 2,4 miliar dan beregu Rp 1,5 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games 2026 Cair: Emas Tunggal Dapat Rp 3 Miliar
Olahraga
Nasib Piala Asia 2027 di Arab Saudi yang Libatkan Timnas Indonesia Jadi Tanda Tanya, Erick Thohir Buka Suara
Erick Thohir mengungkap jadwal rapat Exco AFC pada 18 November 2026 untuk membahas kepastian Piala Asia 2027 di Arab Saudi yang diikuti Timnas Indonesia.
Frengky Aruan - Kamis, 29 Oktober 2026
Nasib Piala Asia 2027 di Arab Saudi yang Libatkan Timnas Indonesia Jadi Tanda Tanya, Erick Thohir Buka Suara
Olahraga
FIFA Matchday November 2026 Bikin Penasaran, Timnas Indonesia Dipastikan Tak Main di Kandang
Timnas Indonesia dipastikan tidak bermain di kandang pada FIFA Matchday November 2026. PSSI segera menentukan lawan dan lokasi pertandingan di tengah ketidakpastian situasi Timur Tengah.
Frengky Aruan - Kamis, 29 Oktober 2026
FIFA Matchday November 2026 Bikin Penasaran, Timnas Indonesia Dipastikan Tak Main di Kandang
Olahraga
Timnas Indonesia Dibayangi Krisis Lawan! Yordania Belum Pasti, Kuwait Pilih Negara Lain
Timnas Indonesia terancam batal melawan Yordania pada FIFA Matchday November 2026 akibat situasi Timur Tengah. Kuwait justru memilih Suriah dan Honduras
Frengky Aruan - Kamis, 29 Oktober 2026
Timnas Indonesia Dibayangi Krisis Lawan! Yordania Belum Pasti, Kuwait Pilih Negara Lain
Olahraga
Ketum PSSI Bersikeras Sanksi Potong Poin Klub Suporter Rusuh Berlaku, Siapa Bakal Kena?
Ketum PSSI Erick Thohir godok sanksi pemotongan poin klub buntut kerusuhan Persita vs Persija dan tewasnya bobotoh. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Ketum PSSI Bersikeras Sanksi Potong Poin Klub Suporter Rusuh Berlaku, Siapa Bakal Kena?
Indonesia
Erick Thohir Telepon Kapolres Bogor Tahu Bobotoh Persib Tewas Dibacok, Kriminal Murni atau Ketidaksukaan atas Suporter?
Seorang Bobotoh tewas dibacok usai menonton laga Persib di Cibinong. Erick Thohir langsung telepon Kapolres Bogor untuk usut motif di balik tragedi berdarah ini.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Oktober 2026
Erick Thohir Telepon Kapolres Bogor Tahu Bobotoh Persib Tewas Dibacok, Kriminal Murni atau Ketidaksukaan atas Suporter?
Olahraga
Indonesia Women's League 2026 Resmi Bergulir, Erick Thohir Bidik Piala Dunia
Liga sepak bola perempuan Tanah Air, Indonesia Women's League (IWL), telah resmi bergulir.
Yusuf Abdillah - Senin, 19 Oktober 2026
Indonesia Women's League 2026 Resmi Bergulir, Erick Thohir Bidik Piala Dunia
Indonesia
Pantang Mundur! Nadiem Makarim Resmi Daftarkan Memori Kasasi Vonis Chromebook ke MA
Nadiem Makarim daftarkan memori kasasi ke MA terkait kasus korupsi Chromebook. Minta bebas murni & batalkan hukuman 9 tahun penjara. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Pantang Mundur! Nadiem Makarim Resmi Daftarkan Memori Kasasi Vonis Chromebook ke MA
Olahraga
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
PSSI membuka kemungkinan menjatuhkan sanksi pengurangan poin kepada klub yang gagal menjaga perilaku suporternya.
Yusuf Abdillah - Selasa, 13 Oktober 2026
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
Olahraga
Erick Thohir Ancam Larang Suporter Away Lagi, PSSI Beri Tenggat Sepekan
PSSI siap turun tangan, termasuk mempertimbangkan kembali kebijakan larangan suporter tandang.
Yusuf Abdillah - Selasa, 13 Oktober 2026
Erick Thohir Ancam Larang Suporter Away Lagi, PSSI Beri Tenggat Sepekan
Bagikan