Kelebihan Karakter Perempuan Dibandingkan Laki-Laki: Setuju?

Rina GarminaRina Garmina - Jumat, 21 April 2017
Kelebihan Karakter Perempuan Dibandingkan Laki-Laki: Setuju?

Dian Siswarini (Foto: diansiswarini.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Perempuan sering dikeluhkan akibat lebih sering mengedepankan perasaan daripada logika. Padahal sebenarnya perempuan memiliki sederet karakter yang lebih unggul dibandingkan laki-laki. Secara umum, perempuan lebih unggul karena mudah mengekspresikan emosi, memiliki kemampuan komunikasi verbal yang luwes serta mempunyai sisi keibuan. Sisi keibuan ini menjadi perempuan sebagai perawat atau pelindung yang baik.

Menurut psikolog anak Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S,Psi.Psi, semua karakter itu dapat dilihat sejak dini. Dan, tentu saja dipengaruhi situasi atau budaya di mana anak tumbuh. "Anak perempuan yang diasuh dengan menanamkan nilai kalau perempuan harus lembut, akan tumbuh sisi kelembutannya," terang Vera.

Ketika anak tumbuh menjadi perempuan dewasa dan mulai bekerja di perusahaan, mereka juga biasanya memiliki beberapa karakter yang lebih unggul ketimbang rekan kerjanya yang pria. Berikut empat kelebihan perempuan di dunia kerja.

Perempuan karier (Foto: mochimag.com)

1. Empati

Perempuan memiliki hati yang lebih lembut dibandingkan pria. Dia juga lebih mudah berempati kepada rekan kerja yang memiliki problem. Pemimpin perempuan yang memiliki empati tinggi akan membuat anak buah dan rekan kerjanya merasa lebih diperhatikan. Hal ini dapat berdampak positif dalam menunjang performa kerja tim. Setuju?

2. Detail

Jika ingin menggelar sebuah acara di kantor, perempuan lebih tepat. Pasalnya, perempuan memiliki perhatian yang tinggi pada hal detail. Alhasil, acara akan berjalan lebih baik dan cepat selesai.

3. Solusi cepat

Pada saat berhadapan dengan sebuah masalah, perempuan biasanya memiliki banyak ide dan solusi yang dapat menyelamatkannya. Bahkan, ia juga tidak membutuhkan bantuan pria untuk menyelesaikan problem yang sedang dihadapinya.

4. Dukung pencapaian laba

Perempuan memiliki kemampuan memimpin, mengambil keputusan serta mengelola perusahaan dengan baik. Apalagi perempuan yang terbiasa mengurus suami dan anak. Kebiasaan tersebut akan membantunya mengelola perusahaan.

#Perempuan #Pria #Kartini
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Rina Garmina

Cooking Mama :)
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Girls Takeover Rayakan Satu Dekade, Ratusan Anak Perempuan Belajar Memimpin
Girls Takeover rayakan satu dekade dengan memberikan kesempatan bagi para perempuan untuk mengambil alih peran pemimpin.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Girls Takeover Rayakan Satu Dekade, Ratusan Anak Perempuan Belajar Memimpin
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Lifestyle
Ini Kebiasaan Yang Pengaruhi Kesuburan Pria, Telepon Genggam Berpengaruh?
Pecahnya materi genetik, akan menurunkan kemampuan sperma untuk bergerak secara efektif dan terarah.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Ini Kebiasaan Yang Pengaruhi Kesuburan Pria, Telepon Genggam Berpengaruh?
Indonesia
Kesedehanaan Rahmi Hatta yang Penuh Integritas Teladan Perempuan Indonesia
Sejarah Indonesia mencatat banyak perempuan yang memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa, baik melalui peran publik maupun melalui pengabdian di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Kesedehanaan Rahmi Hatta yang Penuh Integritas Teladan Perempuan Indonesia
Indonesia
11,54 Juta Perempuan Indonesia Jadi Kepala Keluarga, Kesenjangan Bisa Melebar
Komposisi penduduk laki-laki mencapai 50,47 persen, sementara perempuan sebesar 49,53 persen. Sementara itu, perempuan dewasa berusia 18-59 tahun sekitar 29,57 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
11,54 Juta Perempuan Indonesia Jadi Kepala Keluarga, Kesenjangan Bisa Melebar
Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Bagikan