Kekurangan Bus Angkutan Mudik Jadi Bahan Evaluasi Lebaran Tahun Depan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 02 Mei 2023
Kekurangan Bus Angkutan Mudik Jadi Bahan Evaluasi Lebaran Tahun Depan

Seorang penumpang menurunkan barang bawannya dari bus di Terminal Kedatangan Terminal Terpadu Pulo Gebang Jakarta Timur, Minggu (30/4/2023). (ANTARA/Aditya Ramadhan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Operasional angkutan mudik Lebaran DKI Jakarta tahun 2023/1444 hijriah masih mengalami kendala. Maka dari itu, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI bakal melakukan evaluasi agar tahun depan angkutan Lebaran dapat berjalan dengan lancar.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Syafrin Liputo mengaku, sejumlah terminal di ibu kota mengalami kekurangan armada bus untuk angkut pemudik ke kampung halaman.

"Ada beberapa yang harus diperbaiki tahun depan, seperti contohnya pada pada H-2 Lebaran," ujar Syafrin di Jakarta, Selasa (2/5).

Baca Juga:

Ada 411 Ribu Kendaraan Lewati Tol Cisumdawu saat Arus Mudik-Balik Lebaran

Syafrin pun menjelaskan, alasan masalah kekurangan bus di beberapa terminal Jakarta itu karena ada keterlambatan kendaraan tersebut yang akan kembali ke Jakarta.

Keterlambatan bus kembali ke Jakarta lantaran armada tertahan akibat imbas pengaturan lalu lintas yang diberlakukan aparat kepolisian, seperti aturan one way di jalan tol.

"Yang ke arah timur begitu selesai mengantarkan, karena di tol ada one way, maka yang dari arah timur itu terlambat. Sehingga ada keterlambatan penumpang juga yang harusnya berangkat pagi, mereka baru bisa diberangkatkan sore hari, artinya cukup lama menunggu," ujarnya.

Baca Juga:

Momen Lebaran, Pengiriman Uang Pekerja Migran dari Malaysia Capai Rp 1 Triliun

Untuk menanggulangi persoalan atau kekurangan bus ini, akhirnya Pemerintah DKI menerjunkan kembali bus bantuan ke terminal yang kekurangan bis. Namun, disayangkan bus yang dikerahkan sepi peminat atau tak dilirik oleh pemudik. Alasannya karena pemudik punya langganan PO bus. Mereka tidak mau pakai jenis PO lain.

"Kami sudah upayakan untuk dikerahkan bus bantuan, tetapi kemudian fanatisme penumpang ini, mereka tetap ingin berangkat dengan bus yang mereka sudah dari tahun ke tahun melakukan perjalanan dengan bus itu," paparnya.

Hingga akhirnya, para pemudik tetap menunggu armada bus sesuai PO keinginannya. Mereka rela mengantre atau menunggu sampai PO busnya datang ke terminal.

"Jadi artinya ada fanatisme penumpang juga terhadap perusahaan otobus tertentu. Mereka tidak indahkan bus bantuan, tetap menunggu bus itu datang," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Lebaran, Penumpang KRL Solo-Jogja Naik 130 Persen

#Mudik #Mudik Lebaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jelang Libur Panjang Iduladha 2026, Kemenhub Fokus Pengawasan Keselamatan Bus AKAP
Kemenhub memperketat ramp check bus AKAP di 115 Terminal Tipe A menjelang libur Iduladha 2026. Penumpang diminta cek kelaikan armada lewat aplikasi Mitra Darat.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Jelang Libur Panjang Iduladha 2026, Kemenhub Fokus Pengawasan Keselamatan Bus AKAP
Berita
Bantu Pemudik Pulang Kampung, Diton Sukses Gelar Mudik Gratis 2026
Program Mudik Bareng Diton 2026 sukses memberangkatkan pemudik gratis dari Cikarang ke Surabaya dan Yogyakarta. Kuota meningkat karena antusiasme tinggi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026
Bantu Pemudik Pulang Kampung, Diton Sukses Gelar Mudik Gratis 2026
Indonesia
KAI Ungkap Dampak Positif Mudik Lebaran 2026, Emisi Lebih Rendah dari Kendaraan Pribadi
KAI ungkap perjalanan kereta api selama Lebaran 2026 lebih ramah lingkungan. Emisi karbon jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
KAI Ungkap Dampak Positif Mudik Lebaran 2026, Emisi Lebih Rendah dari Kendaraan Pribadi
Indonesia
Korlantas Maksimalkan Teknologi Digital, Operasi Ketupat 2026 Lebih Terkendali
Korlantas Polri optimalkan Operasi Ketupat 2026 dengan teknologi real-time dan pendekatan humanis.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
Korlantas Maksimalkan Teknologi Digital, Operasi Ketupat 2026 Lebih Terkendali
Indonesia
Antrean Kendaraan Arus Balik Mengular di Pelabuhan Ketapang, ASDP Kerahkan 34 Unit Kapal
22 kapal di antaranya menerapkan pola tiba bongkar berangkat (TBB) di Dermaga III, Dermaga MB 4, LCM dan Dermaga Bulusan, serta didukung empat kapal perbantuan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 31 Maret 2026
Antrean Kendaraan Arus Balik Mengular di Pelabuhan Ketapang,  ASDP Kerahkan 34 Unit Kapal
Indonesia
Klaim Indikator Keberhasilan Operasi Ketupat 2026
Pembentukan TGPF juga menjadi momentum penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Klaim Indikator Keberhasilan Operasi Ketupat 2026
Indonesia
Bus Masih Jadi Favorit Buat Mudik, Terminal Kampung Rambutan Alami Peningkatan 60 Persen Pemudik
Sejumlah bus penumpang dari berbagai daerah baik dari Pulau Jawa maupun Sumatera terus berdatangan, pada Minggu (30/3)
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Bus Masih Jadi Favorit Buat Mudik, Terminal Kampung Rambutan Alami Peningkatan 60 Persen Pemudik
Indonesia
KPK Temukan Dugaan Mobil Dinas Dipakai Mudik, DPR Desak Penindakan
DPR RI menyoroti dugaan mobil dinas dipakai untuk mudik. KPK minta evaluasi, DPR dorong sanksi tegas bagi pelanggaran aturan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 29 Maret 2026
KPK Temukan Dugaan Mobil Dinas Dipakai Mudik, DPR Desak Penindakan
Indonesia
Tingkat Okupansi KA Jarak Jauh Saat Arus Mudik dan Balik Capai 120,3 Persen
Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen merupakan karakteristik operasional perjalanan kereta api jarak jauh.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 28 Maret 2026
Tingkat Okupansi KA Jarak Jauh Saat Arus Mudik dan Balik Capai 120,3 Persen
Indonesia
Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Turun 7,8 Persen, Ada 265 Korban Jiwa
Sigit mengatakan jumlah kasus kecelakaan yang berujung korban jiwa juga menurun sebanyak 112 kasus dengan total sebanyak 265 korban jiwa.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 28 Maret 2026
Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Turun 7,8 Persen, Ada 265 Korban Jiwa
Bagikan