Kekuatan Terkini Capres 2024, Prabowo Ungguli Ganjar-Anies di Sejumlah Segmen Usia

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 23 Juli 2023
Kekuatan Terkini Capres 2024, Prabowo Ungguli Ganjar-Anies di Sejumlah Segmen Usia

Kolase foto tiga kandidat kuat calon presiden Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. (ANTARA/Boyke Ledy Watra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Peta kekuatan bakal calon presiden (capres) di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 kembali terlihat.

Hasil survei lembaga Indikator Politik Indonesia (IPI) menunjukkan, elektabilitas 3 bakal capres potensial yakni Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan eks Gubernur DKI Anies Baswedan, berdasarkan kelompok usia.

Direktur Eksekutif IPI Burhanuddin Muhtadi mengatakan, Prabowo unggul di sejumlah kelompok usia, yakni di generasi Z, milenial, dan baby boomers. Sementara, Ganjar unggul di gen X.

Baca Juga:

Survei Tempatkan Ganjar Paling Mampu Lanjutkan Program Jokowi, Nomor Dua Prabowo

"Prabowo Subianto unggul di generasi Z, 40,5 persen. Dan generasi milenial. Tetapi generasi milenial antara yang memilih Prabowo dengan yang memilih Ganjar tidak signifikan. Prabowo unggul lagi di generasi baby boomers," kata Burhanuddin dalam paparannya, Minggu (23/7).

Berikut hasil simulasi pilihan 3 nama bacapres berdasarkan kelompok generasi:

Gen Z

Prabowo Subianto 40,5 persen

Ganjar Pranowo 35,5 persen

Anies Baswedan 22,0 persen

Milenial

Prabowo Subianto 37,1 persen

Ganjar Pranowo 39,8 persen

Anies Baswedan 21,9 persen

Gen X

Ganjar Pranowo 39,8 persen

Prabowo Subianto 30,2 persen

Anies Baswedan 23,4 persen


Baby Boomers

Prabowo Subianto 41,3 persen

Ganjar Pranowo 31,3 persen

Anies Baswedan 14,2 persen

Interwar

Anies Baswedan 52,9 persen

Prabowo Subianto 30,2 persen

Ganjar Pranowo 16,9 persen.

Sementara itu, dari simulasi ketiganya diungguli Prabowo dengan elektabilitas sebesar 36,8 persen.

Berikut ini elektabilitas simulasi 3 nama capres:

Prabowo Subianto 36,8 persen

Ganjar Pranowo 35,7 persen

Anies Baswedan 21,5 persen

TT/TJ 6,1 persen.

Baca Juga:

Jokowi Tengah Jadikan Erick Thohir Cawapres Prabowo di Tengah Kebuntuan PKB

Burhanuddin juga memaparkan, tren basis capres menurut basis Pilpres 2019 yakni Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dia menunjukkan tren dukungan basis Jokowi paling banyak mendukung Ganjar.

Berikut urutan tren dukungan dari basis Jokowi-Ma'ruf:

Ganjar Pranowo 49,3 persen

Prabowo Subianto 28,5 persen

Anies Baswedan 14,0 persen

Sementara, di basis Prabowo-Sandiaga:

Prabowo Subianto 51,6 persen

Anies Baswedan 41,0 persen

Ganjar Pranowo 5,9 persen

Survei ini digelar pada 20-24 Juni 2023 terhadap 1.220 responden.

Responden diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.

Pemilihan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling. Adapun margin of error survei +/- 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (Knu)

Baca Juga:

Tak Jadi Cawapres Prabowo, Cak Imin Berpotensi Keluar dari Koalisi dengan Gerindra

#Pilpres #Pemilu #Hasil Survei
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Isu-isu strategis yang akan dibahas itu menjadi dasar bagi panja untuk mengundang pihak-pihak terkait guna menyampaikan saran dan masukannya terhadap sistem Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Indonesia
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Komisi II DPR juga tetap memperhatikan sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemilu hingga masukan-masukan dari akademisi dan masyarakat sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Dunia
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Seusai menang besar dalam pemilu di negara bagian Sachsen-Anhalt, Jerman bagian timur, partai kanan ekstrem Alternatif untuk Jerman (Alternative Fur Deutschland/AfD) kini mengincar kemenangan dalam pemilu federal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Bagikan