Kejaksaan Obok-Obok Kantor Pos Sidik Penggelapan Dana Rp 5 Miliar
Kepala Kejari (Kajari) Kendari Ronal H. Bakara. (ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra)
MerahPutih.com - Kejaksaan melakukan penggeledahan Kantor Pos Indonesia Cabang Utama Kendari di Jalan Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Kadia Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), hari ini.
Penggeledahan dilakukan di beberapa ruangan, mulai dari ruangan keuangan dan aset, ruang Sumber Daya Manusia (SDM), hingga ruangan Executive General Manager PT Pos Indonesia Cabang Utama Kendari.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Tim Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari terlihat membawa sejumlah dokumen saat keluar dari PT Pos Indonesia Cabang Utama Kendari.
Baca juga:
Kejaksaan Geledah Kantor Pusat HYBE, Selidiki Dugaan Praktik Insider Trading Bang Si-hyuk
Kepada media, Kejari membenarkan penggeladahaan terkait dugaan kasus penggelapan dana pendapatan Kantor Pos Indonesia Cabang Utama Kendari yang mencapai Rp 5 miliar.
"Di situ ada dugaan penggelapan dana pendapatan dari Kantor Pos sekitar Rp5 miliar," Kepala Kejari (Kajari) Kendari Ronal H. Bakara saat ditemui di Kendari, Rabu
Meski begitu, Kajari enggan untuk menjelaskan secara rinci kasus yang sedang mereka tangani terkait penggelapan di Kantor Pos tersebut.
Ronal hanya menyampaikan jika kasus itu telah masuk ke tahap penyidikan. "Sekarang sudah penyidikan," tandas orang nomor satu di Kejari Kendari itu, dikutip Antara. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
KPK Tangkap 8 Orang dalam OTT di Kanwil Pajak Jakarta Utara
Kondisi Terkini Rumah Yaqut Cholil Qoumas Usai Jadi Tersangka Korupsi Penyelenggaraan Haji
Mantan Menag Gus Yaqut dan Gus Alex Jadi Tersangka, KPK Siapkan Penahanan
KPK Periksa 3 Pejabat Kejari Bekasi terkait Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bekasi
Jaksa Tidak Hadir, Sidang PK Korupsi Eks Dirut Garuda Emirsyah Satar Ditunda
Mantan Penyidik Soroti Hubungan KPK dan Kejaksaan Berpotensi Memanas, Publik yang akan Dirugikan
KPK Akui Ada Perbedaan Pandangan soal Penetapan Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji
Polda Metro Jaya Gandeng 3 Kejati Sinkronkan KUHP Biar Rakyat Gampang Pantau Kasus
Eks Dirut Keuangan Bank DKI Ajukan Eksepsi di Kasus Kredit Sritex, Sebut Cuma Bantu Negara saat Pandemi
Kasus Dugaan Suap Bupati Bekasi, KPK Buka Peluang Panggil Rieke Diah Pitaloka