Parenting

Kebiasaan yang Ternyata Melanggengkan Sifat Egosentris

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 19 September 2019
Kebiasaan yang Ternyata Melanggengkan Sifat Egosentris

Kebiasaan yang tidak disadari menumbuhkan sifat egosentris (Foto: Pixabay/ikon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEMUA manusia pada dasarnya memiliki ego. Sifat ini sebenarnya bagus untuk beberapa hal. Dalam menjaga diri sendiri atau mempertahankan kebenaran. Tetapi jika terus dibiarkan tanpa batas, kamu hanya akan melanggengkan sifat egosentris. Pada akhirnya hanya akan merugikan diri sendiri dan orang lain.

Melansir dari Britannica.com, beberapa kebiasaan yang orangtua maklumi pada anak kecil ternyata berdampak buruk. Akibatnya anak akan terbiasa hidup dengan sifat egosentris. Mereka akan selalu merasa benar dan cenderung tidak mau menerima pendapat orang lain. Berikut ini beberapa kebiasaan yang harus dihindari agar sifat egosentris tidak tumbuh.

Baca Juga:

Buat Kangen, Aroma Tertentu Efektif Ciptakan Nostalgia di Otak Kita

1. Selalu Dibenarkan

ego
Selalu membenarkan anak ternyata berdampak buruk (Foto: Pixabay/StockSnap)

Sejak kecil anak harus diajarkan mana yang salah dan mana yang benar. Jika anakmu terbukti salah, beritahu mereka. Kalau perlu berikan sanksi yang mendidik. Jangan sesekali memberikan sanksi berupa kekerasan karena anak akan tumbuh dengan rasa traumatik. Memberikan sanksi yang mendidik bisa dengan menyuruhnya ikut membantu bebersih rumah atau membantu masak di dapur. Dengan begitu anak dengan sendirinya merenungkan kesalahannya tanpa rasa trauma.

2. Terbiasa di Dalam Kelompok Homogen

ego
Biasakan anak untuk bergaul dengan siapapun (Foto: Pixabay/stokpic)

Banyak sekali orangtua yang pilih-pilih lingkungan untuk si kecil. Hal ini sebenarnya baik untuk menghindari anak dari pertemanan yang negatif. Tetapi tahukah kamu ternyata anak butuh mengenal beragam sifat orang sejak kecil. Mereka juga perlu tahu masalah apa yang sering terjadi di masyarakat. Dengan begitu ketika sudah dewasa, mereka akan terbiasa berinteraksi dengan berbagai tipe orang dan tahu cara mengatasinya.

Baca Juga:

Deretan Zodiak yang Pintar Membimbing Kekasih

3. Boleh dan Tidak Boleh Itu Perlu

ego
Anak harus tahu mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan sejak dini (Foto: Pixabay/badski007)

Walaupun masih kecil bukan berarti mereka selalu benar. Banyak sekali orangtua yang tidak berani melarang anak melakukan hal-hal tertentu. Hal ini semata-mata karena memaklumi usianya yang masih muda dan belum bisa mengerti. Padahal anak harus diajarkan sejak kecil agar terbiasa sampai dewasa. Membiarkan mereka melakukan apapun yang mereka mau hanya akan menumbuhkan sifat egosentris.

4. Dibanding-bandingkan

ego
Sayangi anakmu seutuhnya (Foto: Pixabay/neildodhia)

Jangan pernah membanding-bandingkan anakmu dengan saudaranya. Mereka akan menyimpan dendam dalam hati dan terbawa sampai dewasa. Ketika akhirnya keluar dari rumah, mereka akan menerapkan sifat egosentris ini pada semua orang karena ingin diakui eksistensinya. (mar)

Baca Juga:

Tertarik dengan Pria Buruk Rupa, Kok Bisa? Pasti Ada yang Salah!

#Anak #Kesalahan Orangtua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Berita Foto
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Sejumlah anak mengikuti pertandingan padel dalam ajang Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026 di Tangerang, Banten, Sabtu (29/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Foto Essay
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Gio dan Hamzah berlatih tinju dengan alat seadanya di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 19 Agustus 2026
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Indonesia
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan pernah menjadikan anak sebagai alat untuk memperoleh keuntungan ekonomi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Indonesia
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
KPAI menyoroti dugaan keterlibatan anak dalam promosi vape di YouTube dan meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Lifestyle
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Save the Children menggelar Festival Anak Pahlawan pada 13-16 Agustus 2026. Acara ini mengajak masyarakat mewujudkan lingkungan aman.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Indonesia
Ancol Gratiskan Tiket Unit Rekreasi Saat Hari Anak, Tapi Ada Kuota
Pemberian tiket gratis hanhya bagi anak-anak untuk menikmati pengalaman rekreasi wisata edukatif dan hiburan dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ancol Gratiskan Tiket Unit Rekreasi Saat Hari Anak, Tapi Ada Kuota
Bagikan