Kebakaran Hong Kong, Pemerintah akan Bentuk Komisi Penyelidikan Kejar Pihak yang Bertanggung Jawab

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 02 Desember 2025
 Kebakaran Hong Kong, Pemerintah akan Bentuk Komisi Penyelidikan Kejar Pihak yang Bertanggung Jawab

Kebakaran besar di kompleks apartemen di Hong Kong. ANTARA/Anadolu.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — HONG Kong akan membentuk komisi penyelidikan independen yang dipimpin oleh seorang hakim untuk menentukan penyebab kebakaran mematikan di sebuah blok apartemen yang mengejutkan kota tersebut. Tak hanya menggelar penyelidikan, komisi itu juga akan memberikan rekomendasi guna mencegah tragedi serupa di masa mendatang.

Kepala eksekutif wilayah administrasi khusus China itu, John Lee, berjanji akan mengatasi kepentingan-kepentingan tertentu dan menuntut pertanggungjawaban atas kebakaran yang menewaskan sedikitnya 151 orang tersebut.

“Kita harus mengungkap kebenaran, memastikan keadilan ditegakkan, membiarkan para korban beristirahat dengan tenang, dan memberikan ketenangan bagi para penyintas,” katanya kepada media dalam penampilan mingguan berdurasi 30 menit. Pertemuan itu sepenuhnya didominasi pembahasan kebakaran pekan lalu.

Kebakaran itu bermula dari perancah yang dipasang di sekitar kompleks Wang Fuk Court untuk pekerjaan pemeliharaan, lalu menyebar ke tujuh dari delapan menara apartemen. Menara-menara itu dihuni oleh lebih dari 4.600 orang dan banyak dari mereka kini kehilangan tempat tinggal. Penyelidikan awal berfokus pada alasan api menyebar begitu cepat sehingga melumpuhkan upaya pemadaman.

Baca juga:

Kebakaran Hong Kong, Pemerintah Lakukan Penyelidikan di tegah Tekanan China



Pihak berwenang menyebutkan dua faktor, yakni angin kencang dan bahan-bahan substandar yang digunakan untuk pekerjaan pemeliharaan, termasuk panel busa yang sangat mudah terbakar. Panel busa itu digunakan untuk menutup jendela. Ada pula jaring hijau yang seharusnya tahan api yang dipasang mengelilingi perancah. Lee mengatakan pihak yang bertanggung jawab telah mencampur jaring substandar dengan jaring yang memenuhi syarat ‘untuk menipu pemeriksaan’.

Polisi dan otoritas antikorupsi kota itu telah menahan 14 orang, termasuk para direktur dan konsultan teknik dari sebuah perusahaan konstruksi. Tiga belas di antaranya telah ditangkap dengan dugaan pembunuhan.(dwi)

Baca juga:

Tersangka Kebakaran Apartemen Hong Kong Tambah, Polisi Total Tahan 13 Orang

#Kebakaran #Hong Kong #Kebakaran Rumah
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Tiga unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan bus. Penyemprotan pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
 Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Indonesia
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Berdasarkan laporan pemantauan awal Kantor SAR Jakarta, indikasi kebakaran ditandai asap tebal berkadar gas beracun di area tambang emas Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/1) dini hari.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Dunia
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Sebagian besar wilayah Australia dilanda kondisi gelombang panas ekstrem.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Dunia
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Inspeksi berkala tidak dilakukan antara 2020 dan 2025. Otoritas setempat sangat menyesalkan hal ini
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Dunia
Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Para manajer Le Constellation diduga telah melakukan pembunuhan karena kelalaian, menyebabkan luka fisik karena kelalaian, serta pembakaran karena kelalaian.
Dwi Astarini - Minggu, 04 Januari 2026
 Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Dunia
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Pihak berwenang menyebut botol-botol sampanye yang dipasangi kembang api tangan itu berada terlalu dekat dengan langit-langit.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Dunia
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Pejabat berwenang menyatakan insiden di bar Le Constellation di Crans-Montana diperlakukan sebagai kebakaran, bukan sebagai serangan teror.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Dunia
Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Masih terlalu awal untuk menentukan penyebab kebakaran. Para ahli belum dapat masuk ke puing-puing bangunan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
 Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Indonesia
Kebakaran Minggu Malam, Sarinah Tetap Beroperasi
Api dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.20 WIB dengan memanfaatkan fasilitas hydrant yang tersedia di sisi barat Gedung Sarinah.
Dwi Astarini - Senin, 29 Desember 2025
Kebakaran Minggu Malam, Sarinah Tetap Beroperasi
Indonesia
RS Bhayangkara Polda Sulut Lakukan Identifikasi 16 Korban Kebakaran Panti Werda Damai
Polisi melakukan proses identifikasi yang melibatkan Tim Polresta Manado dan Tim DVI Bidokkes Polda Sulut di RS Bhayangkara Polda Sulut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Desember 2025
RS Bhayangkara Polda Sulut Lakukan Identifikasi 16 Korban Kebakaran Panti Werda Damai
Bagikan