KCIC Jamin Aman, Besi Proyek Kereta-Cepat Rp 1 Miliar Dicolong Bukan Tulang Utama

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 11 November 2021
KCIC Jamin Aman, Besi Proyek Kereta-Cepat Rp 1 Miliar Dicolong Bukan Tulang Utama

Foto udara lokasi pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Cikunir, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (2/11/2021). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan publik tidak perlu khawatir terkait kasus pencurian besi proyek senilai hampir Rp 1 miliar di Halim. Alasannya, pelaksanaan konstruksi utama proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) saat ini masih dalam kondisi aman dan tidak terpengaruh kasus pencurian.

"Konstruksi utama KCJB aman. Besi-besi yang dicuri adalah besi untuk keperluan temporary support seperti H-beam, scaffolding, dan sebagainya. Bukan besi tulangan yang dipakai pada konstruksi lintasan atau stasiun," kata Corporate Secretary KCIC Mirza Soraya dalam pernyataan di Jakarta, Kamis (11/11).

Baca Juga

Akhirnya, APBN Digelontorkan Buat Kereta Cepat

Mirza menekankan saat ini pihaknya sudah meningkatkan keamanan di seluruh area tersebut. KCIC kini bekerja sama dengan pihak kepolisian dan tokoh masyarakat setempat serta menambah pos penjagaan serta memasang CCTV di lokasi rawan pencurian.

Tak hanya itu, KCIC juga meningkatkan kekuatan pagar pembatas agar tidak mudah dijebol, peningkatan mobilisasi sumber daya untuk melakukan pengecekan, dan pemeriksaan berkala terhadap material dan peralatan bantu, serta melakukan review dan monitoring secara lebih intens.

Baca Juga

118 Ton Besi Proyek Kereta Cepat Dicuri, Setara Rp 1 Miliar

"Seluruh pihak proyek KCJB terus meningkatkan pengamanan yang maksimal atas aset-aset di proyek KCJB, terutama di titik rawan sehingga kejadian serupa tidak terulang. Kami juga bekerja sama dengan pihak kepolisian dan tokoh masyarakat setempat," tutup Mirza.

Sebelumnya, Polsek Makasar, Jakarta Timur pada awal November 2021 telah berhasil menangkap lima dari sembilan pelaku pencurian 111 ton besi proyek setelah dilakukan pengintaian secara berkala.

Awalnya diberitakan besi proyek yang dicolong mencapai 118 ton. Namun, kepolisian meralat dengan total rincian beratnya ternyata tidak sampai segitu, hanya 111.081 kilogram, atau 111 ton.

Dari penangkapan tersebut, telah diamankan barang bukti berupa H-beam enam meter sebanyak tujuh buah serta mobil pick up yang digunakan pelaku untuk membawa besi curian tersebut. Namun sampai saat ini, empat pelaku masih berstatus DPO. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Orang Dalam Terkait Pencurian Besi Kereta Cepat

#Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkeu Bakal Bayar Utang Kereta Cepat Rp 1 Triliun Per Tahun Selama 80 Tahun
Beban dari skema restrukturisasi tersebut relatif lebih ringan dari perkiraan sehingga masih dapat ditangani oleh Kementerian Keuangan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Kemenkeu Bakal Bayar Utang Kereta Cepat Rp 1 Triliun Per Tahun Selama 80 Tahun
Indonesia
Ada Peningkatan, 10 Ribu Lebih Tiket Kereta Cepat Whoosh Terjual saat Libur Tahun Baru Islam, Didominasi Tujuan Bandung-Jakarta
Selama masa liburan, Whoosh saat ini beroperasi sebanyak 62 perjalanan per hari dengan jadwal keberangkatan setiap 30 menit sekali.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
Ada Peningkatan, 10 Ribu Lebih Tiket Kereta Cepat Whoosh Terjual saat Libur Tahun Baru Islam, Didominasi Tujuan Bandung-Jakarta
Indonesia
Demokrat Ditugasi Presiden Prabowo Bereskan Persoalan Kereta Cepat, Yakin Tanggung Jawab dan Amanah
Bagi Demokrat, hal yang utama ketika Presiden Prabowo memberikan penugasan untuk menjalankan tugas negara yakni bekerja dan mencari solusi terbaik.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Demokrat Ditugasi Presiden Prabowo Bereskan Persoalan Kereta Cepat, Yakin Tanggung Jawab dan Amanah
Indonesia
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Penunjukan AHY sendiri tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 29 Tahun 2026
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Indonesia
KCIC Gunakan Teknologi Canggih RFD untuk Cegah Kecelakaan Kereta Cepat Whoosh
KCIC mengungkap teknologi canggih di balik keamanan kereta cepat Whoosh yang melaju hingga 350 km/jam.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
KCIC Gunakan Teknologi Canggih RFD untuk Cegah Kecelakaan Kereta Cepat Whoosh
Indonesia
Long Weekend Adha Adha, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Beroperasi Lebih Malam dengan 68 Jadwal per Hari
Penambahan perjalanan ini merupakan langkah antisipatif KCIC dalam mengakomodasi peningkatan permintaan perjalanan pada momen libur panjang.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Long Weekend Adha Adha, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Beroperasi Lebih Malam dengan 68 Jadwal per Hari
Indonesia
KPK Usut Kasus Korupsi Kereta Cepat Whoosh, Penggelembungan Harga Lahan Disorot
KPK tengah mengusut dugaan korupsi proyek kereta cepat Whoosh. Penggelembungan harga lahan pun kini jadi sorotan.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
KPK Usut Kasus Korupsi Kereta Cepat Whoosh, Penggelembungan Harga Lahan Disorot
Indonesia
Tak lagi Bergantung ke Asing, SDM Indonesia kini Operasikan Semua Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Saat ini, pegawai yang menjalankan perawatan sarana dan prasarana Whoosh yang telah mencapai 80 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Tak lagi Bergantung ke Asing, SDM Indonesia kini Operasikan Semua Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Indonesia
Penumpang Whoosh Jakarta-Bandung Tembus 24 Ribu dalam Sehari saat Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Lonjakan penumpang pada 24 Maret juga tercermin dari tingginya okupansi perjalanan, khususnya dari arah Bandung menuju Jakarta.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Penumpang Whoosh Jakarta-Bandung Tembus 24 Ribu dalam Sehari saat Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Indonesia
Arus Balik Lebaran, 21 Ribu Penumpang Kereta Cepat Whoosh Dominasi Arah Bandung–Jakarta
Untuk keberangkatan 24 Maret 2026, jumlah penumpang telah mencapai sekitar 21.500 penumpang.
Dwi Astarini - Rabu, 25 Maret 2026
Arus Balik Lebaran, 21 Ribu Penumpang Kereta Cepat Whoosh Dominasi Arah Bandung–Jakarta
Bagikan