KCIC Gunakan Teknologi Canggih RFD untuk Cegah Kecelakaan Kereta Cepat Whoosh

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
KCIC Gunakan Teknologi Canggih RFD untuk Cegah Kecelakaan Kereta Cepat Whoosh

KCIC Whoosh. (Foto: Dok. KCIC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kecepatan tinggi kereta cepat Jakarta-Bandung, Whoosh, membuat aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam operasional sehari-hari.

Untuk mencegah risiko kecelakaan, KCIC memanfaatkan teknologi tinggi Rail Flaw Detection Vehicle (RFD) guna melakukan pemeriksaan berkala terhadap kondisi rel kereta cepat yang melaju hingga 350 kilometer per jam tersebut.

Teknologi RFD digunakan untuk mendeteksi potensi cacat pada rel secara dini sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan perjalanan Whoosh.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, Jumat (22/5), pemeriksaan dan perawatan berkala menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan sekaligus keandalan operasional kereta cepat Whoosh.

Upaya (pemeriksaan dan perawatan) ini menjadi bagian dari komitmen KCIC dalam menjaga layanan Whoosh tetap aman, andal, dan tepat waktu bagi masyarakat,

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa.

Sejak mulai beroperasi pada 2023, Whoosh mencatatkan zero accident dan menjaga tingkat ketepatan waktu perjalanan di angka sekitar 99 persen.

Pemeriksaan menggunakan RFD dilakukan di jalur Whoosh sepanjang 142 kilometer, baik pada sisi kanan maupun kiri rel atau dua arah perjalanan.

Baca juga:

Penumpang Tahan Pintu Kereta Cepat Whoosh, KCIC: Berbahaya dan Langgar Aturan

Deteksi Sambungan hingga Potensi Kerusakan Rel

Alat Pengecekan Kualitas Rel Kereta Cepat
Alat Pengecekan Kualitas Rel Kereta Cepat, RFD. (Foto: Dok. KCIC)

Pemeriksaan cacat rel meliputi pengecekan sambungan, penampang rel, hingga potensi kecacatan seperti goresan atau anomali lain pada rel.

Selain kondisi rel, pemeriksaan juga mencakup komponen pendukung di lintasan, termasuk kabel persinyalan yang berada di area jalur.

RFD dioperasikan setiap dua bulan sekali dengan kecepatan sekitar 80 kilometer per jam. Dalam satu kali pemeriksaan pulang-pergi, proses kerja membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam.

Pemeriksaan dilakukan saat window time, yakni ketika seluruh perjalanan Whoosh selesai beroperasi sehingga tidak mengganggu layanan kepada penumpang.

Pengoperasian RFD kini sepenuhnya dilakukan oleh delapan personel Indonesia setelah melalui proses transfer knowledge dari tenaga profesional.

Tim tersebut terdiri atas pengemudi, petugas pemeriksaan, dan petugas analisis yang bertugas memastikan data hasil pemeriksaan dapat dibaca serta ditindaklanjuti secara tepat.

Data hasil pemeriksaan kemudian dianalisis untuk mengetahui potensi temuan pada rel maupun komponen pendukung lainnya di lintasan. Hasil analisis menjadi dasar bagi petugas perawatan jalur untuk melakukan tindak lanjut langsung sesuai kebutuhan.

Baca juga:

Ketinggalan Naik Kereta Cepat Whoosh? KCIC Izinkan Reschedule Tiket hingga 15 Menit

Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem dan Bencana Alam

Selain untuk pemeriksaan rutin, RFD juga dapat digunakan untuk pengecekan jalur ketika terjadi kondisi tertentu yang berpotensi memengaruhi prasarana, seperti gempa bumi, badai, cuaca ekstrem, hingga bencana alam lainnya.

Dalam kondisi tersebut, RFD dapat segera dikerahkan guna memastikan kondisi lintasan tetap aman sebelum operasional perjalanan kembali berjalan normal.

Tak hanya mengandalkan RFD, KCIC juga memiliki rangkaian teknologi pemeriksaan lain melalui Comprehensive Inspection Train (CIT) yang mencakup pemeriksaan track geometry, sinyal, telekomunikasi, hingga Listrik Aliran Atas (LAA).

Seluruh sistem tersebut menjadi bagian dari perawatan berlapis untuk menjaga keandalan prasarana Whoosh.

Eva menambahkan, pemanfaatan teknologi modern dalam perawatan prasarana tidak hanya bertujuan menjaga kelancaran operasional, tetapi juga memperkuat budaya keselamatan di lingkungan KCIC. (Knu)

#KCIC #Whoosh #Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Aturan Pengalihan Saham dan Utang Kereta Cepat, 60 Persen Dialihkan ke Kemenkeu
Porsi saham tersebut selama ini dikuasai oleh konsorsium BUMN melalui PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), sementara sebesar 40 persen saham sisanya tetap akan dipegang oleh konsorsium China, Beijing Yawan HSR Co. Ltd.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Aturan Pengalihan Saham dan Utang Kereta Cepat, 60 Persen Dialihkan ke Kemenkeu
Indonesia
Lempar Urusan PR Whoosh ke Menkeu Baru, Purbaya: Alhamdulillah Selamat Gue!
Eks Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bersyukur tak lagi mengurus pengalihan saham KCIC Whoosh ke Kemenkeu pasca-sertijab. Simak kelakar dan detailnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Lempar Urusan PR Whoosh ke Menkeu Baru, Purbaya: Alhamdulillah Selamat Gue!
Indonesia
Kemenkeu Bakal Bayar Utang Kereta Cepat Rp 1 Triliun Per Tahun Selama 80 Tahun
Beban dari skema restrukturisasi tersebut relatif lebih ringan dari perkiraan sehingga masih dapat ditangani oleh Kementerian Keuangan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Kemenkeu Bakal Bayar Utang Kereta Cepat Rp 1 Triliun Per Tahun Selama 80 Tahun
Indonesia
BLU Kemenkeu Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Purbaya Ogah Cari Investor Baru
Penyelesaian utang akan dilakukan setelah proses pengalihan kereta cepat rampung. Pemerintah, akan terlebih dahulu menghitung besaran kewajiban.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
BLU Kemenkeu Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Purbaya Ogah Cari Investor Baru
Indonesia
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
KCIC mengimbau masyarakat waspada penipuan tiket Whoosh lewat WhatsApp. Pelaku gunakan logo dan jadwal palsu, arahkan pembayaran ke rekening pribadi. Tiket resmi hanya di kanal KCIC.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
Indonesia
Purbaya Pastikan Pembayaran Utang Whoost Tidak Bebani APBN
Menkeu mengisyaratkan pemerintah akan memanfaatkan berbagai instrumen di luar APBN, termasuk melalui Special Mission Vehicle (SMV).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Purbaya Pastikan Pembayaran Utang Whoost Tidak Bebani APBN
Indonesia
Diserahkan ke Kemenkeu, Purbaya Janji Urusan Kereta Cepat Beres
Purbaya belum bisa memberikan informasi lebih rinci lantaran proses penyerahan KCIC belum rampung
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Diserahkan ke Kemenkeu, Purbaya Janji Urusan Kereta Cepat Beres
Indonesia
Meriahkan HUT DKI Jakarta, KCIC Hadirkan Seni Budaya Betawi di Kereta dan Stasiun Whoosh
Di dalam perjalanan Whoosh, penumpang disuguhi pertunjukan khas Betawi, seperti seni tari, fashion show busana adat Betawi oleh Abang None Jakarta Timur.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
Meriahkan HUT DKI Jakarta, KCIC Hadirkan Seni Budaya Betawi di Kereta dan Stasiun Whoosh
Indonesia
Ada Peningkatan, 10 Ribu Lebih Tiket Kereta Cepat Whoosh Terjual saat Libur Tahun Baru Islam, Didominasi Tujuan Bandung-Jakarta
Selama masa liburan, Whoosh saat ini beroperasi sebanyak 62 perjalanan per hari dengan jadwal keberangkatan setiap 30 menit sekali.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
Ada Peningkatan, 10 Ribu Lebih Tiket Kereta Cepat Whoosh Terjual saat Libur Tahun Baru Islam, Didominasi Tujuan Bandung-Jakarta
Indonesia
Libur Sekolah dan Tahun Baru Islam, Tiket Whoosh Dijual Mulai Rp 250 Ribu!
Whoosh menghadirkan promo tiket selama libur sekolah dan Tahun Baru Islam. Tiket tersebut dijual mulai Rp 250 ribu.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Libur Sekolah dan Tahun Baru Islam, Tiket Whoosh Dijual Mulai Rp 250 Ribu!
Bagikan