KBRI Wanti-wanti WNI di Amerika Serikat, Tidak Ikut Unjuk Rasa dan Hindari Provokasi Terkait Konflik Timur Tengah
Ilustrasi Paspor Indonesia. (Foto: Dok. Ditjen Imigrasi)
MerahPutih.com - Perang antara Israel - Iran berpotensi berimbas ke Amerika Serikat pasca negara adidaya itu memutuskan ‘ikut campur’. Salah satunya potensi unjuk rasa menentang serangan yang dilakukan AS terhadap Iran.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Washington meminta WNI yang tinggal di Amerika Serikat untuk mewaspadai ketegangan Iran dengan Israel dan AS. KBRI Washington mengeluarkan sejumlah poin yang perlu diperhatikan WNI.
KBRI meminta WNI di wilayah Amerika Serikat, khususnya yang berdomisili di kota-kota besar dan sekitar lokasi strategis seperti gedung pemerintahan, markas militer, bandara, dan pusat keramaian untuk tetap waspada.
“WNI untuk mematuhi imbauan/arahan otoritas setempat terkait perkembangan kondisi keamanan di wilayahnya," demikian keterangan KBRI Washington di akun resmi Instagramnya, Rabu (25/6).
Baca juga:
Israel-Iran Kian Memanas, Ini Nomor Telepon Darurat Bagi WNI di Timur Tengah
KBRI Washington juga mengimbau agar WNI tidak terlibat dengan aktivitas unjuk rasa yang mendukung salah satu pihak yang bertikai.
"Menghindari tempat-tempat yang berpotensi menjadi target unjuk rasa atau tindakan kekerasan dan menghindari kegiatan-kegiatan yang dapat memprovokasi pihak-pihak yang saling bertikai," lanjutnya.
WNI juga diminta memastikan dokumen identitas dan keimigrasian l selalu dalam keadaan lengkap dan tersimpan dengan baik.
Lalu tetap tenang, dan terus memantau berita dari sumber-sumber yang terpercaya.
“Hindari untuk menyebarkan informasi yang belum diverifikasi di akun media sosial pribadi,” jelas KBRI.
KBRI juga meminta WNI mengindari bepergian ke luar negeri atau ke wilayah yang sedang dan/atau berpotensi terjadinya ketegangan militer serta konflik politik, kecuali jika sangat diperlukan.
KBRI juga terus memantau perkembangan an situasi melalui komunikasi dengan otoritas AS, dan akan menyampaikan informasi terbaru jika terdapat perkembangan signifikan.
Bagi WNI, KBRI mengeluarkan nomor dan email yang bisa dihubungi:
Washington D.C.
- Hotline KBRI Washington D.C: (202) 569-7996
- Email Darurat Konsuler: [email protected]
New York
- Hotline KJRI New York: (347) 806-9279
- Email Darurat Konsuler: [email protected]
Chicago
- Hotline KJRI Chicago (312) 547-9114
- Email Darurat Konsuler: [email protected]
Los Angeles
- Hotline KJRI Los Angeles: (213) 590-8095
- Email Darurat Konsuler: [email protected],
San Fransisco
- Hotline KJRI San Fransisco: (415) 875-0793
- Email Darurat Konsuler: [email protected]
Houston
- Hotline KJRI Houston: (713) 282-5544
- Email Darurat Konsuler: [email protected]
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Kronologis ABK WNI Diculik Bajak Laut di Gabon, Kapal Disergap Dini Hari
Kondisi Teheran 'dalam Bahaya', WNI Diminta Waspada dan Hindari Kerumunan
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Demo di Iran Tewaskan Sekitar 500 Orang, DPR: Siapkan Rencana Evakuasi WNI, Jangan Tunggu Situasi Memburuk
AS Siapkan Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
KJRI Johor Bahru Jemput Bola Selesaikan Rencana Pemulangan WNI Bermasalah
Kemenlu Pulangkan 3 WNI Terjebak di Yaman
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela