Waspada, Kutil Kelamin Lebih Sering Menginfeksi Pria
Kutil kelamin lebih mudah menginfeksi pria (Sumber: Pixabay/pixels2013)
PENYAKIT kelamin merupakan salah satu momok menakutkan bagi masyarakat. Bagaimana tidak? Mereka yang aktif secara seksual berpotensi terjangkit virus HPV (Human Papilloma Virus). Salah satu penyakit kelamin yang biasa dihasilkan virus HPV adalah kutil kelamin.
Data WHO 2012 menunjukkan pasien yang didiagnosa kutil kelamin setiap detiknya ada 89.192 orag. Salah satu kendala yang paling sering umum ditemukan di mayarakat adalah kurangnya informasi dan penanganan yang tepat. "Gejala dari kutil kelamin dalah munculnya permukaan kulit yang menyerupai bentuk kembang kol," ucap dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV saat ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (28/3).
Kutil kelamin biasanya berpotensi menyebar dalam waktu singkat. dr. Anthony menuturkan, potensinya semakin besar terutama saat kontak seksual.Penyakit ini bisa menyerang lai-laki atau perempuan. Kendati demikian, kutil kelamin lebih banyak diderita oleh laki-laki.
"Pasien saya sebagian besar laki-laki. Transmisi lebih mudah terjadi dari perempuan ke laki-laki," ujarnya. Pemicunya karena gaya hidup tidak sehat seperti merokok dan minum alkohol pada pria. Selain itu, dr. Anthony juga mengatakan bahwa laki-laki lebih berani dalam mengeksplorasi seksualitasnya dibandingkan perempuan.
"Untuk pengobatan kulit kelamin ada beberapa cara mulai dari operasi hingga non operatif. Pemilihan pengobatan tergantung pada luas serta lokasi timbulnya kutil kelamin," tutur dr. Anthony. Keberhasilan pengobatan tersebut tentu bergantung pada deteksi dini, diagnosa, hingga pemilihan terapi yang tepat.
Bagikan
Berita Terkait
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati