Headline

Kata Megawati soal Rencana Pemindahan Ibu Kota

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 27 Agustus 2019
Kata Megawati soal Rencana Pemindahan Ibu Kota

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. (Antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan dukungannya terhadap keputusan pemerintah Presiden Joko Widodo untuk memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

"Kalau pemerintah sudah membuat keputusan, tentunya telah dipertimbangkan secara matang," kata Megawati Soekarnoputri di sela kunjungannya ke Seoul, Korea Selatan, seperti dikutip melalui siaran pers dari PDI Perjuangan, Selasa (27/8).

Baca Juga:

Gubernur Kalteng Girang, Kaltim Ditunjuk Sebagai Lokasi Ibu Kota Baru

Menurut Megawati, sebagai ketua umum partai politik yang menjadi pemenang pemilu, dirinya mengusulkan agar pemerintah dapat melakukan pembangunan secara terencana untuk jangka panjang.

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawa(i Soekarnoputri, menerima kunjungan Cawapres 01, KH Ma'ruf Amin, di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Kamis (9/5/2019). (Antaranews/Riza Harahap)
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawa(i Soekarnoputri, menerima kunjungan Cawapres 01, KH Ma'ruf Amin, di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Kamis (9/5/2019). (Antaranews/Riza Harahap)

"Memindahkan dan membangun ibu kota baru, itu artinya berbicara soal fungsi dan tempat. Bicara konteks ini harus jangka panjang, untuk apa kebutuhannya dan apa target yang mau dicapai dengan pemindahan ibu kota itu," katanya.

Presiden kelima RI itu menjelaskan, secara prinsip ibu kota baru agar tidak lagi diberi beban berat seperti Jakarta, yang harus menanggung semua beban sehingga campur aduk menjadi satu sebagai kota pemerintahan, kota bisnis, kota manufaktur dan lain-lain.

"Dulu waktu awal kemerdekaan yang disebut Jakarta itu hanya wilayah Menteng, Jakarta Pusat saat ini. Mereka yang tinggal di Menteng dikenal sebagai Anmen alias anak Menteng. Masyarakat yang tinggal di kawasan lainnya itu sudah di luar Jakarta," katanya.

Baca Juga:

Jokowi Diminta Secara Terbuka Sampaikan Roadmap Ibu Kota Baru ke DPR

Megawati yang sejak kecil tinggal di Jakarta yakni di Istana, melihat perkembangan Kota Jakarta tanpa perencanaan tata kota yang baik. "Ibu kota negara yang baru harus dibangun dengan perencanaan baik, tidak boleh mengulangi pengalaman Jakarta. Tata ruangnya harus direncanakan dengan baik untuk jangka panjang dan tidak boleh diubah-ubah," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Megawati mencontohkan Kota Canberra, ibu kota negara Australia. "Canberra itu sepi karena memang kota pemerintahan. Di Amerika, kota pemerintahannya di Washington juga tidak ramai. Kalau mau ramai ke New York yang memang kota bisnis," katanya.

Menurut Megawati, konsep kota pemerintahan dan kota bisnis ini harus menjadi pemikiran yang matang oleh pemerintah. Pemerintah, kata dia, juga harus mempertimbangkan secara matang bahwa Kalimantan Timur adalah daerah pertambangan minyak, batu bara, dan mineral, sehingga konsekuensinya harus dibuat aturan-aturan yang mengikat, agar tidak mengganggu ibu kota di masa mendatang. (*)

Baca Juga:

Gula Hingga Cangkul Masih Impor, Belum Saatnya Ibu Kota Pindah ke Kalimantan

#Megawati Soekarnoputri #Pemindahan Ibu Kota
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Indonesia
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Indonesia
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Indonesia
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Sikap politik PDIP berpijak teguh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Indonesia
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Penghargaan ini menjadi simbol penghormatan atas perjuangan kader PDIP yang konsisten mengabdi.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Indonesia
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Operasi militer AS menculik Presiden Maduro merupakan pelanggaran berat kedaulatan Venezuela dan hukum internasional, serta memicu kecaman dunia internasional.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Indonesia
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memberikan instruksi ideologis kepada seluruh kader PDIP untuk bergotong royong menolong korban bencana alam di Sumatera.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Indonesia
Mawar Putih Untuk Megawati di Rakernas PDIP
Kehadiran Megawati menandai dimulainya rangkaian agenda besar partai dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus peringatan HUT ke-53 PDIP.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Mawar Putih Untuk Megawati di Rakernas PDIP
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, kabarnya ingin merekrut Menkeu Purbaya ke PDIP. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Bagikan