Megawati Minta Banyak Menteri, Gerindra: Itu Urusan Pak Jokowi
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. (Antaranews)
MerahPutih.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade menegaskan partainya tak ikut campur dalam pembuatan susunan kabinet presiden dan wakil presiden terpilih Jokowi-Ma'ruf Amin. Menurutnya komposisi kabinet merupakan hak prerogatif Jokowi.
"Kami tidak ingin mencampuri urusan menteri. Itu urusan Pak Jokowi," kata Andre di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (10/8).
Baca Juga: Sindir Megawati, Demokrat: Zaman SBY Tak Ada Partai Minta Menteri Secara Terbuka
Pernyataan itu disampaikan Andre menanggapi pidato Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang meminta partai berlambang Banteng moncong putih itu harus menjadi partai dengan jumlah menteri terbanyak di kabinet selanjutnya.
Menurut Andre, pidato Megawati yang menyinggung jatah menteri sebagai bentuk komunikasi sang ketua umum dengan para kader PDIP, termasuk Jokowi. Terlebih, pernyataan tersebut dilontarkan Presiden RI ke-5 itu dalam acara internal PDIP.
"Itu kan Kongres PDIP. Bu Mega berkomunikasi dengan internal beliau. Kebetulan Pak Jokowi juga kader PDIP," ujar Andre.
Baca Juga: Jokowi Tampil Otonom di Kongres PDIP
Meski demikian, Caleg terpilih dari Dapil Sumatera Barat (Sumbar) 1 ini menilai wajar jika Megawati meminta kepada Jokowi agar PDIP mendapat kursi menteri lebih banyak ketimbang partai lainnya.
"Menurut saya hal yang lumrah. PDIP sebagai partai pemenang pemilu lalu sebagi partai asal pak jokowi berhak menyatakan hal itu. Boleh-boleh saja. Itu hak PDIP," pungkas Andre.
Sebelumnya, Megawati memberikan pernyataan terbuka mengenai syarat masuknya PDIP dalam kabinet periode kedua Jokowi. Partai berlambang banteng itu harus menjadi partai dengan jumlah menteri terbanyak di kabinet selanjutnya.
Hal itu disampaikan Megawati dalam Kongres V PDIP di Bali. "Saya meminta dengan hormat bahwa PDIP akan masuk dalam kabinet dengan jumlah menteri harus terbanyak," ujarnya.
Jokowi pun langsung membalas pernyataan tersebut, dan memastikan bahwa PDIP akan mendapatkan kursi menteri yang terbanyak dari partai lain. (Pon)
Baca Juga: Mereka yang Ditunjuk Megawati untuk Kepengurusan DPP PDIP 2019-2024
Bagikan
Berita Terkait
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP