Kasus Perampokan Bank Mandiri, Polisi Temukan Lagi Uang Rp 5,2 Miliar

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Sabtu, 06 Januari 2018
Kasus Perampokan Bank Mandiri, Polisi Temukan Lagi Uang Rp 5,2 Miliar

Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim gabungan Polda Kalsel dan jajaran Polres yang melakukan pengungkapan kasus perampokan uang milik Bank Mandiri kembali berhasil menemukan lagi uang senilai Rp 5,2 miliar.

"Barang bukti uang ditemukan anggota di sebuah rumah teman dari tersangka Yongki di daerah Astambul Martapura," ungkap Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana seperti dilansir Antara, Jumat (5/1).

Kapolda yang mendapat laporan perihal ditemukannya lagi sisa uang hasil rampokan pun langsung mendatangi Mapolres Banjar, tempat diamankannya barang bukti sementara sebelum dibawa ke Polda Kalsel di Banjarmasin.

"Barang bukti uang ditemukan pada Jumat malam ini sekitar pukul 20:45 WITA dan saya langsung meluncur ke Martapura," kata Rachmat.

Lantaran masih ada selisih uang sekitar Rp 400 juta, Kapolda pun memerintahkan anak buahnya melakukan penggeledahan ulang secara teliti di rumah yang dititipi itu.

"Yang mana kalau dijumlahkan dengan penemuan pertama sekitar Rp 4,4 miliar, jadi masih ada sekitar Rp 400 juta selisihnya," jelas jenderal bintang satu itu.

Untuk itu, pengembangan selisih uang tersebut masih terus dilakukan oleh Jatanras Polda yang dipimpin Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel Kombes Pol Sofyan Hidayat dan Satreskrim jajaran.

Sebelumnya seperti diberitakan Kantor Berita Antara, kedua pelaku atas nama Brigadir Jumadi seorang oknum anggota Polres Tabalong dan temannya Yongki alias Jawa telah berhasil ditangkap dengan barang bukti uang Rp 4.390.000.000 dari total uang rampokan uang Bank Mandiri sebanyak Rp 10 miliar dengan rincian uang pecahan Rp 100.000 sebanyak Rp 6.000.000.000 dan uang pecahan Rp 50.000 senilai Rp 4.000.000.000. (*)

#Perampokan #Perampokan Bank #Bank Mandiri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Donasi AMPB Milik Supriyono alias Botok
Bank Mandiri akhirnya resmi buka blokir rekening donasi milik Supriyono selaku Koordinator AMPB usai diperiksa Polda Metro Jaya. Simak fakta hukum lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 26 Agustus 2026
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Donasi AMPB Milik Supriyono alias Botok
Berita Foto
Dirut Mandiri Aktifkan Rekening Aktivis Pati Supriyono alias Botok
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman, Kapolda Metro Komjen Pol. Asep Edi Suheri dan Dirut Bank Mandiri Riduan saat keterangan pers di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Agustus 2026
Dirut Mandiri Aktifkan Rekening Aktivis Pati Supriyono alias Botok
Indonesia
Soal Pemblokiran Rekening Koordiantor AMPB, DPR Minta Publik Tunggu Klarifikasi Resmi Bank Mandiri
Bank Mandiri memiliki regulasi dan tata kelola dalam menjalankan kegiatan perbankan.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Soal Pemblokiran Rekening Koordiantor AMPB, DPR Minta Publik Tunggu Klarifikasi Resmi Bank Mandiri
Indonesia
Habibur Rochman Bantah Terlibat Pemblokiran Rekening Aktivis Pati
Habibur Rochman membantah keras meminta kepolisian memblokir rekening koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Habibur Rochman Bantah Terlibat Pemblokiran Rekening Aktivis Pati
Indonesia
Rekening Mandiri Donasi Warga Pati Bisa Dibuka 5 Hari Kerja Paling Cepat 31 Agustus, Padahal Aksi Damai di DPR Tanggal 27
Aktivisi Pati Supriyono mengaku tidak bisa bertransaksi menggunakan rekening Bank Mandiri atas namanya sejak Jumat 22 Agustus lalu.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Rekening Mandiri Donasi Warga Pati Bisa Dibuka 5 Hari Kerja Paling Cepat 31 Agustus, Padahal Aksi Damai di DPR Tanggal 27
Indonesia
Polda Metro Tidak Mau Dibilang Ajukan Pemblokiran Rekening Aktivis Pati, Tapi Penundaan Transaksi. Ini Alasannya!
Polisi menegaskan langkah penyelidik adalah penundaan transaksi sesuai UU TPPU, bukan pemblokiran. Tapi rekening sama-sama tidak bisa diakses.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Polda Metro Tidak Mau Dibilang Ajukan Pemblokiran Rekening Aktivis Pati, Tapi Penundaan Transaksi. Ini Alasannya!
Indonesia
Bantah Minta Bank Mandiri Blokir Rekening Aktivis Pati, PPATK Ungkap Aparat Lain yang Bisa
PPATK menegaskan bukan mereka aparat yang meminta Bank Mandiri memblokir rekening donasi aktivis Pati, Supriyono.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Bantah Minta Bank Mandiri Blokir Rekening Aktivis Pati, PPATK Ungkap Aparat Lain yang Bisa
Indonesia
Rekening Supriyono Rp 80,9 Juta Diblokir, DPR Pertanyakan Alasan Bank Mandiri
DPR RI meminta penjelasan terkait pemblokiran rekening Supriyono, yang dilakukan Bank Mandiri.
Soffi Amira - Senin, 24 Agustus 2026
Rekening Supriyono Rp 80,9 Juta Diblokir, DPR Pertanyakan Alasan Bank Mandiri
Indonesia
Bank Mandiri Manut Aparat Blokir Rekening Aktivis Pati, Kepercayaan Nasabah Dipertaruhkan
Pemblokiran rekening Bank Mandiri milik aktivis Pati, Supriyono, memicu gelombang kecaman dari koalisi masyarakat sipil.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Bank Mandiri Manut Aparat Blokir Rekening Aktivis Pati, Kepercayaan Nasabah Dipertaruhkan
Indonesia
Perampokan Menteng Skenario Rencana Bunuh Rekan Kerja, Motifnya Bawahan Cewek Sakit Hati
Polisi ungkap kasus perampokan Menteng hanyalah kedok percobaan pembunuhan. Pelaku USP, rekan kerja korban MHA, sakit hati lalu merencanakan aksi keji.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Perampokan Menteng Skenario Rencana Bunuh Rekan Kerja, Motifnya Bawahan Cewek Sakit Hati
Bagikan