Kasatpel Jatinegara Dinonaktifkan Akibat Buang Sampah Sembarangan dari Mobil Dinas

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 17 April 2024
Kasatpel Jatinegara Dinonaktifkan Akibat Buang Sampah Sembarangan dari Mobil Dinas

Ilustrasi sampah. (Foto: Freepik/Jcomp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Viral di media sosial (medsos) seorang penumpang kendaraan dinas Dishub DKI Jakarta terekam tengah membuang sampah sembarangan di kawasan wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dishub DKI, Syafrin Liputo membenarkan mobil tersebut merupakan mobil aset negara Pemprov DKI Jakarta. Kendaraan tersebut tengah digunakan oleh Kepala Satuan Pelayanan Kecamatan (Kasatpel) Jatinegara, Agustang.

"Itu mobil patroli yang ditumpangi oleh Kasatpel jatinegara. Dan kami sudah melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan," kata Syafrin di Jakarta, Selasa (16/4).

Atas ulahnya tersebut, Agustang diberi sanksi tegas oleh Pemprov DKI Jakarta dengan penonaktifan dari jabatannya selama dua bulan. Setelah itu, pihaknya akan kembali melakukan evaluasi.

Baca juga:

Sering Dilanda Banjir, Pemprov Salahkan Warga Buang Sampah Sembarangan

"Untuk itu kepada yang bersangkutan diberikan sanksi. Sanksinya jadi penonaktifan dari jabatannya selama 2 bulan. Ini kemudian sambil kita evaluasi kedepannya," urainya.

Dari hasil pemeriksaan oleh tim Dishub DKI, lanjut Syafrin, Agustang memakai mobil dinas Dishub DKI untuk kepentingan menjenguk sahabatnya yang sedang sakit.

Baca juga:

Buang Sampah Plastik di Reefcyle Box Bisa Dapat Reward Cashback

"Itu dalam rangka menjenguk temannya yang sakit. Artinya bukan dalam rangka bertugas, oleh sebab itu sanksinya yang bersangkutan kita nonaktifkan," ujar Syafrin.

Imbasnya akibat tindakannya itu, Agustang tidak mengantongi uang tunjangan sebagai Kasatpel Jatinegara selama dua bulan.

"Tidak menerima tunjangan sebagai kepala satuan pelayanan," tutupnya. (Asp)

Baca juga:

Minimnya Tempat Buang Sampah Stadion Manahan Jadi Sorotan Jelang Piala Dunia U-17

#Sampah
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Indonesia
Luncurkan Program Sayang Bumi, 50 SMA Jabodetabek Dilibatkan Kumpulkan 5 Sampah Elektronik
Program ini digelar sebagai respons atas meningkatnya persoalan sampah elektronik baik di tingkat global maupun nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Luncurkan Program Sayang Bumi, 50 SMA Jabodetabek Dilibatkan Kumpulkan 5 Sampah Elektronik
Indonesia
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Pulau Sampah Muara Angke kini sudah dibersihkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap penyebab penumpukan sampah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Indonesia
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Pemprov DKI dan Banten akan berkolaborasi untuk mengatasi banjir. Nantinya, sampah akan diolah menjadi listrik.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Indonesia
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Tata kelola sampah di Indonesia tidak bisa lagi diselesaikan dengan metode konvensional.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Berita Foto
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Warga melakukan sortir sampah botol plastik untuk daur ulang di Bank Sampah Persatuan, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (16/5/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 16 Mei 2026
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Program Pilah Sampah Dua Minggu Sekali
Gerakan ini mewajibkan masyarakat memilah sampah berdasarkan jenisnya sebelum dibuang.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Program Pilah Sampah Dua Minggu Sekali
Indonesia
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Total nilai pengembangan proyek PSEL yang tengah disiapkan pemerintah mencapai sekitar 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 87 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Berita Foto
Limbah Sayuran di Pasar Kramat Jati Diolah Menjadi Pupuk Bernilai Guna
Petugas memasukkan sampah sayuran limbah organik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 11 Mei 2026
Limbah Sayuran di Pasar Kramat Jati Diolah Menjadi Pupuk Bernilai Guna
Indonesia
Hotel dan Kafe di Jakarta Wajib Pilah Sampah, Masih Bandel Izin Usaha Dicabut
TPST Bantargebang, Bekasi, mulai Agustus 2026 hanya menerima sampah residu sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Hotel dan Kafe di Jakarta Wajib Pilah Sampah, Masih Bandel Izin Usaha Dicabut
Indonesia
TPST Bantargebang tak Lagi Terima Semua Sampah Mulai Agustus 2026, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah
TPST Bantargebang hanya menerima sampah residu mulai Agustus 2026. Warga diminta memilah sampah dari rumah.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
TPST Bantargebang tak Lagi Terima Semua Sampah Mulai Agustus 2026, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah
Bagikan