KSAL, KSAU hingga Ketua DPR Diganjar Brevet Hiu Kencana

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 30 Juli 2018
KSAL, KSAU hingga Ketua DPR Diganjar Brevet Hiu Kencana

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksdya TNI Siwi Sukma Adji melakukan sumpah jabatan ketika pelantikan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/5). Laksdya TNI Siwi Sukma Adji di

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Satuan Kapal Selam TNI AL menyematkan Brevet Hiu Kencana kepada KSAL Laksamana Siwi Sukma Adji dan sepuluh pejabat negara RI di kapal selam KRI Ardadedali-404 saat melintasi Teluk Jakarta, Senin (30/7). Dalam kegiatan itu, penyematan Brevet Hiu Kencana dilaksanakan terlebih dahulu kepada KSAL Laksamana Siwi Sukma Adji di ruang PIT oleh Komandan Satuan Selam (Dansatsel) Armada II Surabaya, Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa.

Sementara penyematan selanjutnya kepada 10 pejabat negara lainnya dilaksanakan di ruang torpedo kapal selam oleh KSAL. Pejabat negara yang akan mendapatkan kehormatan antara lain Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Menteri PPN/Ketua Bappenas Bambang Brodjonegoro, Ketua BPK RI Moermahadi Soerja D, Anggota Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, Menpan RB Asman Abnur, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Yuyu Sutisna, Pangkoarmada I Laksda Yudo Margono, Pangkoarmada II Laksda Didik Setiyono dan Pangkoarmada III Laksda ING Ariawan.

Sebelum dilakukan penyematan brevet kehormatan itu di KRI Ardadedali-404, KSAL dan para pejabat yang lainnya merapat ke kapal selam dengan menggunakan dua unit sea rider. Sesaat setelah menerima penyematan brevet kehormatan, KSAL memimpin upacara penyematan brevet kehormatan kepada 10 orang pejabat Iainnya, dalam suatu upacara bawah air di dalam lambung kapal selam KRI ArdadedaIi-404 yang berlayar pada kedalaman 20 meter dan kecepatan 9 knot.

Kapal selam
Prajurit TNI AL berusaha menambatkan tali KRI Ardadedali-404 ketika tiba di Dermaga Kapal Selam Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/5). KRI Ardadedali-404 merupakan kapal selam diesel elektrik type 209/1400 pesanan kedua Indonesia dari Korea Selatan, sekaligus menjadi kapal selam keempat yang dimiliki TNI AL. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

Dengan disematkannya Brevet Hiu Kencana di dada kanan para pejabat RI, maka mereka resmi menjadi warga kehormatan Korps Hiu Kencana Kapal Selam TNI Angkatan Laut. KSAL Laksamana Siwi Sukma Adji mengatakan, acara ini merupakan salah satu bentuk penghormatan dan penghargaan dari TNI Angkatan Laut, khususnya Satuan Kapal Selam, kepada seluruh tokoh, warga serta jajaran TNI dan TNI Angkatan Laut yang teIah memiliki jasa, perhatian, perjuangan, maupun pengorbanan bagi kejayaan TNI Angkatan Laut, utamanya berpartisipasi demi kemajuan pengembangan kapal selam, baik secara langsung maupun tidak langsung.

"Brevet Hiu Kencana merupakan simbol pengakuan terhadap profesionalisme prajurit kapal selam, dalam taktik dan teknik peperangan bawah permukaan laut, yang dapat menumbuhkan kebanggaan dan jiwa korsa bagi para pemakainya," katanya.

Demikian juga personel di kapal selam, memerlukan berbagai kriteria khusus yang harus dipenuhi dari aspek fisik, kesehatan, kejiwaan dan kesamaptaan jasmani, serta mampu bekerja sama sebagai tim kerja yang solid. Tuntutan kriteria ini, menjadi pembeda antara prajurit kapal selam dengan prajurit yang berdinas di tempat lainnya.

KRI Ardadedali-404 buatan Korea Selatan (@nafaltoday)

"Atas dasar tersebut, pimpinan TNI Angkatan Laut memberikan penghargaan bagi personel pengawak kapal selam dengan atribut kebanggaan yaitu Brevet Hiu Kencana," kata KSAL.

Korps Hiu Kencana Satuan Kapal Selam TNI AL yang memiliki motto "Wira Ananta Rudira", saat ini berada di bawah Komando Armada II Surabaya. Kapal selam KRI ArdadedaIi-404 yang digunakan dalam kesempatan ini merupakan kapal selam yang memiliki panjang 61,3 meter, bobot 1.280 ton saat menyeiam dan kecepatan mampu mencapai 21 knot dibawah air.

Selain itu, kapal selam itu mempunyai empat mesin diesel MTU12V493 dengan jarak mencapai 18.520 km dan dilengkapi peluncur torpedo yang mampu meluncurkan torpedo 533 mm serta peluru kendali antikapal. Saat ini sebagai Komandan Satuan Kapal Selam dijabat oleh Kolonel Laut (P) lwa Kartiwa, sedangkan Kapal Selam KRI Ardadedali-404 yang digunakan dalam kegiatan Penyematan Brevet Hiu Kencana, merupakan alutsista terbaru TNI AL buatan Korea Selatan yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Widya Poerwandanu. Kapal itu tiba di Tanah Air pada 17 Mei 2018 lalu. (*)

#Kapal Selam #TNI AL
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Indonesia dan Prancis Segera Mulai Bangun Fisik 2 Unit Kapal Selam Scorpène
PT PAL telah mengirimkan puluhan insinyur ke fasilitas Naval Group di Prancis untuk mengikuti pelatihan intensif di berbagai bidang
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Indonesia dan Prancis Segera Mulai Bangun Fisik 2 Unit Kapal Selam Scorpène
Indonesia
TNI AL Gelar Operasi Perairan di Samudera Pasifik Utara Papua, Tekan Penyelundupan
Kodaeral X saat ini didukung tiga KRI dengan tiga pangkalan TNI-AL yang berada di Sarmi, Biak dan Nabire dengan wilayah operasi meliputi Provinsi Papua dan sebagian Provinsi Papua Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
TNI AL Gelar Operasi Perairan di Samudera Pasifik Utara Papua, Tekan Penyelundupan
Indonesia
TNI AL Lakukan Simulasi Operasi Serbuan Udara Pakai Pesawat MV-22 Osprey Amerika Serikat
Prajurit Marinir Indonesia melaksanakan latihan Air Assault Operation dan Close Quarter Battle (CQB) bersama pasukan dari berbagai negara peserta
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
TNI AL Lakukan Simulasi Operasi Serbuan Udara Pakai Pesawat MV-22 Osprey Amerika Serikat
Indonesia
Ini Pilihan Nama Buat Kapal Induk Pertama Indonesia Bekas Italia
Setelah nama ditentukan, nama tersebut akan disematkan secara simbolis ke kapal saat kapal tersebut datang pada 2026 ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Ini Pilihan Nama Buat Kapal Induk Pertama Indonesia Bekas Italia
Indonesia
Kapal Selam Militer Pakistan Sandar di Tanjung Priok Bukan Sekadar Singgah
Tiga kapal perang Pakistan, PNS Taimur, Hangor, dan PNS Aslat, bersandar di Jakarta untuk kunjungan kehormatan.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Kapal Selam Militer Pakistan Sandar di Tanjung Priok Bukan Sekadar Singgah
Indonesia
Giuseppe Garibaldi akan Jadi Kapal Induk Pertama TNI, Bakal Bersandar di Mana?
Memiliki panjang mencapai 180,2 meter, kapal induk ini membawa mesin penggerak bertenaga tinggi yang mampu menghasilkan kecepatan hingga 30 knot atau 56 kilometer per jam
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Giuseppe Garibaldi akan Jadi Kapal Induk Pertama TNI, Bakal Bersandar di Mana?
Indonesia
TNI AL Dapat Tambahan Kapal Perang Canopus-936, Awal Dilatih di Eropa
KRI Canopus-936 juga mampu melaksanakan misi pencarian dan pertolongan (SAR) dalam air termasuk deteksi sinyal darurat dan pencarian objek di dasar laut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026
TNI AL Dapat Tambahan Kapal Perang Canopus-936, Awal Dilatih di Eropa
Berita Foto
TNI AL dan Pasukan Oranye Kompak Basmi Ikan Sapu-Sapu di Setu Babakan
Petugas gabungan dari TNI AL dan PPSU menangkap ikan sapu-sapu di kawasan Setu Babakan, Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 05 Mei 2026
TNI AL dan Pasukan Oranye Kompak Basmi Ikan Sapu-Sapu di Setu Babakan
Indonesia
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
PBB juga menuntut pertanggungjawaban penuh dan mendesak seluruh pihak mematuhi hukum internasional guna memastikan keamanan properti serta personel di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
Indonesia
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Apresiasi tinggi ini merujuk pada keberhasilan operasi pembebasan pilot Philip Mark Mehrtens yang berakhir damai tanpa pertumpahan darah September 2024 lalu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Bagikan