Kapolri: Brimob Lahir dari Perjuangan Kemerdekaan Indonesia
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah depan) didampingi Asisten SDM Polri Irjen Pol Arief Sulistiyanto (kiri depan), dan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto
MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menegaskan bahwa kehadiran Brigade Mobil (Brimob) di tengah masyarakat saat ini masih tetap diperlukan negara.
Bahkan, Kapolri mengatakan bahwa satuan elite kepolisian tersebut telah berkontribusi aktif bagi bangsa dan negara sejak masa perjuangan kemerdekaan.
"Keberadaan Brimob tidak akan pernah bisa dilepaskan dari sejarah berdirinya negara kesatuan Republik Indonesia," kata Kapolri seperti yang dikutip dari Antara di Ambon, Selasa (14/11).
Namun, kata Kapolri, karena tantangan tugas dan situasi gangguan keamanan yang ada, maka Brimob masih tetap diperlukan dalam postur paramiliter.
"Brimob harus memiliki jiwa sebagai polisi sipil, tetapi juga punya kemampuan taktis paramiliter karena adanya situasi ganguan keamanan yang membutuhkan kehadiran dan kemampuan teknis khusus untuk menghadapinya," katanya.
Penegasan tersebut disampaikan Kapolri saat menjadi inspektur upacara memperingati HUT Ke-72 Korps Brimob di Markas Brimob Polda Maluku Tantui, Ambon.
Pada bagian lain sambutannya, Kapolri menyatakan berdasarkan hasil beberapa survei citra Polri kini sudah semakin baik. "Kita patut mensyukuri dalam berbagai survei yang telah dialaksanakan, Polri telah mengalami perbaikan dalam waktu beberapa tahun terakhir ini," katanya.
Sebelumnya, kata Kapolri, Polri termasuk tiga institusi yang tidak dipercaya publik. Namun, dengan berbagai perbaikan semua jajaran, perbaikan komitmen, dan inovasi perbaikan sistem maka berbagai survei terakhir menunjukkan Polri kini termasuk empat institusi yang dipercaya publik.
"Saya mengharapkan citra baik yang sudah menanjak ini terus ditingkatkan oleh seluruh jajaran kepolisian," katanya.
Kapolri mengharapkan jajaran Brimob memberikan peran dan kontribusi positif dalam rangka memperbaiki kepercayaan publik terhadap Polri.
Untuk itu, Kapolri meminta Korps Brimob betul-betul memahami konsep dan pemikiran yang ingin mewujudkan kepercayaan publik melalui peningkatan profesionalisme dan modernisasi. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Tok! DPR Sahkan 8 Poin Reformasi Polri, Kedudukan Tetap di Bawah Presiden
Eks Kapolda Ingatkan Kapolri: Benahi Adab dan Perilaku Aparat di Lapangan
DPR Sentil Kapolri: Jangan Suruh Anggota Humanis Kalau Perut Masih Lapar, Kesejahteraan Polisi Harga Mati
2 Bhabinkamtibmas Meninggal Saat Hendak Menolong Korban Longsor Cisarua, Kapolri Berduka
Kapolri Sigit Tolak Polri di Bawah Kementerian, Nanti Ada 2 Matahari Kembar
Panggil Kapolri, DPR Pertanyakan soal Kebebasan Berekspresi di Indonesia
Kapolri Tegaskan Polri di Bawah Presiden Merupakan Mandat Reformasi 1998
Wassidik Kurang Taji, DPR RI Cemas Penyidik di Daerah Asal Tebak Penetapan Tersangka
Kapolri Sigit Tolak Ditawari Posisi Menteri Mending Jadi Petani
Kapolri Listyo Ogah Jabat Menteri Kepolisian, Jika Polisi Tidak Lagi Langsung di Bawah Presiden