Liga 1

Kapolri Ancam Sanksi Administrasi sampai Klub tidak Boleh Bertanding

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 24 Agustus 2021
Kapolri Ancam Sanksi Administrasi sampai Klub tidak Boleh Bertanding

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali di Mabes Polri, Senin (23/8). Foto: Div Humas Mabes Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penyelenggaraan Liga 1 dan 2 yang sempat terhenti karena pandemi COVID-19 dipastikan kembali berlangsung pada Jumat (27/8) mendatang.

Meskipun telah memberikan izin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pelaksanaan Liga 1 dan 2 akan tetap dievaluasi. Hal ini untuk memastikan apakah pelaksanaan kompetisi tidak meningkatkan kembali angka COVID-19 di Indonesia.

Baca Juga

Izinkan Liga 1, Kapolri Ingatkan Seluruh Klub Patuhi Prokes

"Nanti dari hasil evaluasi akan dilihat bahwa tidak terdampak, maka di minggu berikutnya akan ditentukan penambahan lokasi pertandingan. Ataupun memberikan kesempatan kegiatan ini akan terus berlanjut," ucap Listyo kepada wartawan, Senin (23/8).

Dalam kesempatan ini, mantan Kapolda Banten ini mengimbau untuk para suporter dan penonton untuk menyaksikan pertandingan dari rumah melalui media, baik televisi maupun media yang memanfaatkan teknologi.

"Kalau kemudian ini dilanggar, ada sanksi bagi klub, mulai dari sanki yang bersifat administrasi hingga klub tersebut tidak boleh mengikuti pertandingan," katanya.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyerahkan surat izin komeptisi Liga 1 dan Liga 2 kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali di Mabes Polri, Senin (23/8). Foto: Div Humas Mabes Polri
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyerahkan surat izin komeptisi Liga 1 dan Liga 2 kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali di Mabes Polri, Senin (23/8). Foto: Div Humas Mabes Polri

Sementara itu, Menpora Zainudin Amali menyampaikan pertemuan dirinya dengan Kapolri untuk mendiskusikan penyelenggaraan kompetisi liga 1 dan 2 yang sudah terhenti selama 1 tahun.

"Mereka yang sekarang sedang di rumah butuh tontotan," katanya.

Disamping itu, kata Zainuddin, bagi pemerintah ada kepentingan untuk pembentukan tim nasional karena pada tahun 2023 nanti, Indonesia menjadi tuan rumah World Cup U-20.

"Tentu pembentukan timnas ini kita butuh kompetisi, tanpa kompetisi tidak mungkin kita akan ada tim nasional yang baik atau talenta-talenta yang akan termonitor," katanya.

Ia menambahkan, berbagai pertimbangan sudah dirapatkan dengan pihak satgas, Mabes Polri dan berbagai pihak terkait pelaksanaan penyelenggaraan liga 1 dan 2. Hasilnya Polri memberikan izin dengan catatan penerapan prokes yang ketat.

"Nanti dari pihak Polri yang akan juga menjaga supaya kepatuhan terhadap pelaksanaan prokes akan dilaksanakan sebaik-baiknya," ucapnya.

Sebelumnya, Mabes Polri, memberi izin penyelenggaraan liga 1 dan 2 yang sempat terhenti karena pandemi COVID-19.

Pemberian izin ini berdasarkan hasil asesmen terkait dengan laju pertumbuhan COVID, kemudian asesmen terhadap situasi BOR (Bed Occupancy Rate), dan juga penurunan di beberapa wilayah.

Beberapa aturan dan prokes ketat yang harus diikuti dalam pelaksanaan liga 1 dan 2. Yakni pemain dan official yang akan melaksanakan pertandingan harus sudah dua kali vaksin dan jumlah official dibatasi.

Lalu, satu hari sebelum pertandingan harus dilakukan pemeriksaan PCR untuk pastikan bahwa pemain maupun offisial dalam kondisi negatif dari COVID-19. Kemudian, selesai pertandingan kembali dilaksanakan pemeriksaan swab PCR ataupun antigen.

Selanjutnya di lokasi penyelenggaraan pasang aplikasi PeduliLindungi, sehingga aplikasi ini bisa digunakan untuk membantu pengecekan terkait aturan prokes. (Knu)

Baca Juga

Hanya 299 Orang yang Boleh Masuk Stadion saat Pembukaan Liga 1

#Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo #Zainudin Amali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Naikkan Pangkat 87 Perwira Tinggi Polri, Empat Personel Resmi Sandang Bintang Tiga
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menaikkan pangkat 87 perwira tinggi Polri. Empat personel resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal atau bintang tiga.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Kapolri Naikkan Pangkat 87 Perwira Tinggi Polri, Empat Personel Resmi Sandang Bintang Tiga
Indonesia
Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta Brigadir Fajar, Polda Jamin Semua Hak Almarhum Terpenuhi
Brigadir Fajar Permana yang meninggal karena kelelahan saat bertugas mengamankan arus mudik Lebaran mendapatkan anugerah kenaikan pangkat luar biasa anumerta.
Wisnu Cipto - Senin, 23 Maret 2026
Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta Brigadir Fajar, Polda Jamin Semua Hak Almarhum Terpenuhi
Indonesia
Penyiraman Air Keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Dapat Atensi Khusus Kapolri, Penyidik Cari Keterangan Saksi dan Ahli
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa kasus ini mendapat perhatian khusus dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Frengky Aruan - Jumat, 13 Maret 2026
Penyiraman Air Keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Dapat Atensi Khusus Kapolri, Penyidik Cari Keterangan Saksi dan Ahli
Indonesia
Layanan 110 Dipercepat, Kapolri Ungkap Standar Respons ala PBB
Kapolri Listyo Sigit menyebut layanan darurat Polri 110 kini ditargetkan merespons panggilan maksimal 10 detik dan tiba di TKP dalam 10 menit.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Layanan 110 Dipercepat, Kapolri Ungkap Standar Respons ala PBB
Indonesia
Rapat dengan DPR, Kapolri Jenderal Listyo Sigit: Polri di Bawah Presiden Paling Ideal Jaga Keamanan
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri berada langsung di bawah Presiden sesuai UUD 1945 dan amanat reformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Rapat dengan DPR, Kapolri Jenderal Listyo Sigit: Polri di Bawah Presiden Paling Ideal Jaga Keamanan
Indonesia
Kapolri Hadiri Rapat DPR, Ungkap Dampak 'Agustus Kelabu' terhadap Keamanan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan kondisi kamtibmas nasional dan evaluasi kinerja Polri dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Kapolri Hadiri Rapat DPR, Ungkap Dampak 'Agustus Kelabu' terhadap Keamanan
Indonesia
Kapolri Naikkan Pangkat Anggota Polisi Peraih Medali SEA Games 2025 Thailand
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi atau reward kepada seluruh atlet Polri yang meraih prestasi di ajang SEA Games tahun 2025.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
Kapolri Naikkan Pangkat Anggota Polisi Peraih Medali SEA Games 2025 Thailand
Olahraga
Kemenpora Targetkan Timnas Indonesia U-23 Raih Medali Perak di SEA Games 2025, PSSI Ingin Lebih
PSSI tetap meminta Timnas Indonesia U-23 asuhan Indra Sjafri untuk tetap mengejar medali emas SEA Games 2025.
Frengky Aruan - Kamis, 27 November 2025
Kemenpora Targetkan Timnas Indonesia U-23 Raih Medali Perak di SEA Games 2025, PSSI Ingin Lebih
Olahraga
Pelatih Baru Timnas Indonesia Masih Gelap, Exco PSSI Belum Memutuskan Apa Pun
Hal ini seperti disampaikan Wakil Ketua umum PSSI, Zainudin Amali sekaligus merespons nama yang belakangan santer disebut akan menjadi pelatih yakni Timur Kapadze.
Frengky Aruan - Jumat, 14 November 2025
Pelatih Baru Timnas Indonesia Masih Gelap, Exco PSSI Belum Memutuskan Apa Pun
Indonesia
Kapolri Ajak Ojol Jadi Cepu Polisi, Massanya Tersebar di Mana-Mana
Keberadaan pengemudi ojol yang tersebar di berbagai titik kota dapat menjadi aset penting dalam mendeteksi dini potensi gangguan keamanan.
Wisnu Cipto - Senin, 20 Oktober 2025
Kapolri Ajak Ojol Jadi Cepu Polisi, Massanya Tersebar di Mana-Mana
Bagikan