MerahPutih.com - Pasukan Iran meluncurkan serangan balasan menembaki kapal-kapal Amerika Serikat di perairan Teluk Oman dengan serangan drone
Serangan drone itu menjadi aksi balasan atas tindakan pasukan militer negeri Paman Sam itu yang menyita tanker Touska berbendera Iran setelah dicegat kapal perang AS USS Spruance di kawasan Selat Hormuz, Teluk Oman.
Baca juga:
Iran Tuding AS Langgar Gencatan Senjata
Juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, menyatakan aksi AS itu telah melanggar gencatan senjata yang telah disepakati sejak 7 April dengan Pakistan sebagai mediator.
“Amerika Serikat yang agresif, melanggar gencatan senjata dengan terlibat dalam pembajakan maritim, menyerang salah satu kapal Iran setelah menonaktifkan sistem navigasinya,” katanya, dilansir Antara.
Sebelumnya, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi kapal Touska dicegat karena mencoba menerobos blokade angkatan laut di Teluk Oman.
Dalam pernyataan resminya, CENTCOM menyebut kapal tersebut menuju pelabuhan Bandar Abbas di Iran. Rekaman video yang dirilis menunjukkan peringatan dari kapal perang AS sebelum melepaskan tembakan.
Baca juga:
Bawa 2 Juta Barel Minyak, Supertanker Iran Bobol Blokade AS di Selat Hormuz
Kapal Touska yang Disita AS Berlayar dari Malaysia
Minggu (19/4) kemarin, badan maritim Inggris melaporkan ada dua kapal komersial diserang di selat Hormuz. Kapal Touska sendiri berdasarkan data pelacakan pelayaran tercatat berangkat dari Port Klang, Malaysia pada 12 April 2026 dua pekan lalu. (*)