MerahPutih.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bergerak cepat menangani insiden KM Virgo Transport 8 yang hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa. Posko darurat langsung didirikan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk memperkuat koordinasi pencarian dan penyelamatan korban.
Posko tersebut didirikan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin. Pusat koordinasi ini melibatkan Basarnas Banjarmasin, BUP PT Pelindo, Distrik Navigasi Banjarmasin melalui VTS, Kepanduan PT Pelindo III Banjarmasin, pihak keagenan kapal, hingga keluarga korban.
Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto mengatakan keselamatan seluruh orang di atas kapal menjadi prioritas utama. Operasi pencarian dan penyelamatan pun terus dilakukan secara terkoordinasi.
Baca juga:
Basarnas Kerahkan Helikopter Cari Virgo Transport 8, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi
Kami telah merespons cepat laporan insiden yang dialami KM Virgo Transport 8 di wilayah perairan Masalembo. Fokus dan prioritas utama kami saat ini adalah keselamatan seluruh pihak yang berada di atas kapal melalui pengerahan operasi penyelamatan yang terkoordinasi,
ujarnya dikutip dari Antara.
115 Orang Berhasil Dievakuasi
Dalam perkembangan terbaru, sebanyak 115 dari total 243 orang yang berada di KM Virgo Transport 8 telah berhasil dievakuasi. Sebagian korban ditemukan dalam kondisi selamat, sementara lainnya mendapatkan penanganan medis.
Pencarian terhadap orang yang masih berada di sekitar kapal sekaligus pendataan seluruh penumpang terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Basarnas Banjarmasin juga mendapat dukungan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian, yakni KM Hai Da, MT Mau Ha, dan TB TCP. Kapal-kapal tersebut dikerahkan untuk membantu proses evakuasi.
Bawa 243 Orang dan 89 Kendaraan
KM Virgo Transport 8 diketahui mengalami kondisi listing dan kehilangan kontak di sekitar perairan Masalembo pada Minggu sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Kapal sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Surabaya menuju Pelabuhan Banjarmasin pada Sabtu (12/9) pukul 06.52 waktu setempat.
Baca juga:
Pencarian 5 Jurnalis Hilang Memasuki Hari Keenam, SAR Fokus di Perairan Selatan GAK
Berdasarkan manifes, KM Virgo Transport 8 merupakan kapal roro penumpang berbendera Indonesia dengan tonase 8.540 GT. Kapal tersebut membawa 243 orang yang terdiri dari 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, serta 126 sopir dan kernet.
Selain itu, kapal juga mengangkut 89 kendaraan.
Sementara itu, penyebab insiden masih dalam tahap investigasi. Faktor alam, teknis, maupun manusia masih didalami, termasuk kemungkinan dampaknya terhadap muatan, lingkungan, serta harta benda lainnya.
KSOP Kelas I Banjarmasin terus memantau perkembangan operasi pencarian dan penyelamatan. Informasi resmi akan disampaikan kepada masyarakat berdasarkan perkembangan di lapangan dan hasil pendataan tim gabungan.