Merahputih.com - Satu orang Bobotoh meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di Tol PPTR KM 282-800 A, Desa Lebeteng, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Minggu (8/11) pagi.
Mobil travel yang membawa rombongan Bobotoh asal Bogor itu dikabarkan menabrak bagian belakang sebuah truk saat sedang dalam perjalanan awaydays menuju Semarang untuk mendukung laga Persib saat melawan Java United di Stadion Jatidiri.
Baca juga:
Kabar Duka! Seorang Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal Saat Away ke Markas Java United
"Betul rombongan suporter Persib. Mobil mikrobus tersebut isinya suporter tapi nggak penuh, hanya 4 orang saja," ujar Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Muhammad Aldian dalam keterangannya kepada wartawan.
Dari total empat orang yang berada di dalam minibus, pihak kepolisian mengonfirmasi adanya satu korban jiwa akibat luka parah, sementara sisanya sedang mendapatkan penanganan medis.
"Korban cedera kepala meninggal atas nama Roby Kurniawan. Tiga orang luka ringan atas nama Dian Hardiansyah, Faoziah Oktafianti, dan Indah Nuriah," jelasnya.
Insiden tragis yang merenggut nyawa Roby atau yang akrab disapa Tille ini terjadi saat rombongan sedang melakukan perjalanan tandang (away) untuk menyaksikan laga Persib vs Java United.

Sebagai bentuk rasa hormat dan belasungkawa, para suporter yang hadir di Stadion Jatidiri, Semarang, sepakat untuk meniadakan sorak-sorai. Berbagai pesan duka membanjiri platform X (sebelumnya Twitter), salah satunya dari akun suporter @Naimvcu yang menginisiasi aksi solidaritas penggunaan pita hitam.
"Malam ini pakai pita hitam!!! Gak ada chant di Jatidiri!!! Semoga Alm Baba Robby (Tile) mendapatkan tempat terbaik disisi Allah Swt, keluarganya diberikan kesabaran dan ketabahan serta kawan Bobotoh yang terluka semoga lekas pulih kembali," tulis akun @Naimvcu.
Baca juga:
10 Lokasi Nobar Persib di Bandung dan Link Live Streaming Java United vs Persib Malam Ini
Sentimen serupa juga disuarakan oleh basis penggemar lewat akun X Remember Persib. Mereka menggambarkan betapa terpukulnya komunitas suporter atas insiden yang terjadi tepat di hari pertandingan penting ini.
"Hari ini, tribun-tribun menjadi sunyi. Tak ada nyanyian, tak ada lagu, tak ada perayaan, hanya doa-doa yang berbisik dari hati," cuit @rememberpersib.