MerahPutih.com - Persib Bandung bukan hanya menjadi tim pertama yang memastikan tiket ke babak 16 besar AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027, tetapi juga mulai menunjukkan kapasitas sebagai salah satu kekuatan paling menjanjikan di kawasan Asia Timur setelah
Maung Bandung sukses menyapu bersih empat pertandingan awal fase grup ACL Two. Enam poin kandang dan enam poin tandang yang berhasil dikumpulkan menjadi bukti dominasi Persib bukan sekadar faktor keberuntungan.
Baca juga:
FC Seoul Pegang Kunci Persib Jadi Juara Grup E ACL Two, Begini Matematikanya!
Apalagi, Persib berasal dari kompetisi dengan koefisien AFC terendah di antara seluruh peserta fase grup, namun justru mampu menumbangkan wakil dari negara-negara kuat Asia.
Dengan koleksi 12 poin sempurna, Persib sejajar dengan Machida Zelvia sebagai dua tim yang berhasil memenangkan seluruh laga pada empat pekan pertama ACL Two musim ini.
Persib Tumbangkan Kekuatan Asia Timur

Persib Bandung meraih kemenangan 1-0 atas FC Seoul. (persib.co.id)
Perjalanan Persib menuju babak gugur tidak dibangun dengan mengalahkan lawan-lawan lemah karena Maung Bandung justru berhasil menaklukkan FC Seoul dari Korea Selatan, The Cong Vittel dari Vietnam, serta dua kali menghajar Melbourne Victory asal Australia.
Kemenangan atas FC Seoul menjadi sinyal pertama Persib memiliki kemampuan bersaing di level Asia. Dilansir Antara, Persib kembali menunjukkan kualitas saat menang menjamu The Cong Vittel, tampil lebih dominan mengatur ritme pertandingan.
Meski masih kalah dalam penguasaan bola saat menang di kandang lawan Melbourne Victory, Persib tetap mengakhiri laga dengan kemenangan. Puncak performa Pangeran Biru terjadi saat laga tandang di Australia ketika Persib tidak hanya menang 2-1 melalui comeback dramatis.
Baca juga:
Persib Bangkit! Gol Balsa Sekulic Bikin Melbourne Victory Tersungkur 2-1
Di kandang lawan, Persib sukses mendominasi penguasaan bola dan mengontrol jalannya pertandingan, sesuatu yang jarang dilakukan klub-klub Asia Tenggara saat berhadapan dengan wakil Australia.
Sentuhan Igor Tolic Ubah Wajah Persib
Kunci kebangkitan Persib di ACL Two musim ini adalah kemampuan Igor Tolic dalam mengembangkan identitas permainan yang fleksibel dan adaptif sesuai karakter lawan.
Ketika menghadapi FC Seoul, Persib bermain dengan blok pertahanan rendah dan mengandalkan transisi cepat, sedangkan saat melawan Melbourne Victory mereka tampil jauh lebih berani dalam menguasai bola dan mengontrol permainan.
Pendekatan taktis Tolic itu membuat Persib tidak terjebak dalam satu pola permainan sehingga lebih sulit dibaca dan diantisipasi oleh lawan-lawannya di fase grup.

Ilustrasi (i League)
Pergerakan dinamis para pemain depan seperti Balsa Sekulic, Luca Menalo, dan Marino Peralta juga membuat lini serang Persib menjadi lebih cair karena pemain tidak terpaku pada satu posisi tetap selama pertandingan berlangsung.
Di lini tengah, kehadiran Thom Haye, Gakuto Notsuda, dan Dedi Kusnandar membuat sirkulasi bola berjalan lebih cepat sehingga Persib mampu membangun serangan secara progresif sekaligus menjaga keseimbangan ketika kehilangan bola.
Skenario Jalan Persib ke Perempat Final
Kelolosan lebih cepat membuat Persib kini berada dalam posisi ideal untuk mengamankan status juara Grup E pada dua pertandingan tersisa.
Jika mampu mempertahankan posisi puncak klasemen hingga fase grup berakhir, Maung Bandung berpotensi menghadapi runner-up dari Grup F, G, atau H pada babak 16 besar.
Beberapa nama yang berpotensi menjadi lawan Persib antara lain Lion City Sailors, BG Pathum United, Adelaide United, PKR Svay Rieng, Shanghai Shenhua, maupun wakil Grup H yang lolos sebagai runner-up.
Melihat performa dan statistik yang ditunjukkan sepanjang fase grup, Persib memiliki peluang realistis untuk melampaui pencapaian musim lalu dan menembus babak perempat final.
Baca juga:
Menerka Lawan Persib di 16 Besar ACL Two, Bedah 3 Klub Calon Kuat
Mimpi Semifinal Persib Bukan Lagi Sekadar Angan
Performa yang terus meningkat menunjukkan bahwa Persib tidak datang ke ACL Two hanya untuk menjadi pelengkap kompetisi, melainkan benar-benar ingin bersaing dengan klub-klub elite Asia.
Kemampuan mengalahkan FC Seoul dan dua kali menundukkan Melbourne Victory menjadi indikator kualitas Persib saat ini sudah berada di level yang memungkinkan untuk berbicara lebih jauh di fase gugur.
Jika konsistensi permainan mampu dipertahankan dan tren positif ini terus berlanjut, jalan menuju perempat final bahkan ke semifinal bukan lagi sekadar mimpi bagi Maung Bandung.
Baca juga:
Baru 4 Klub Amankan Tiket 16 Besar ACL Two, Persib Sejajar 3 Raksasa Timur Tengah
Melihat jalur pembagian grup saat ini, Persib bahkan bisa saja bertemu Machida Zelvia di semifinal, klub asal Jepang yang sampai saat ini bersama Maung Bandung menjadi klub yang sukses menyapu bersih kemenangan di semua laga grup.
Meski begitu, saat ini yang terpenting Persib menjaga fokus dan tidak kehilangan momentum pada dua laga tersisa fase grup karena status juara grup akan menjadi kunci untuk mendapatkan jalur yang lebih menguntungkan di babak gugur. (*)