MerahPutih.com - Persib Bandung memang sudah memastikan langkah ke babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027.
Kini satu pertanyaan besar kini mulai memenuhi benak Bobotoh: siapa lawan yang akan dihadapi Maung Bandung pada fase gugur nanti?
Hingga Kamis (5/11/2026) pagi, baru empat klub yang dipastikan lolos ke fase knock-out yakni Al Jazira dari Grup B, Al Taawoun dari Grup C, Al Shorta dari Grup D, dan Persib Bandung dari Grup E.
Kesuksesan Persib mengamankan tiket lebih cepat tidak hanya menunjukkan konsistensi performa tim, tetapi juga membuka peluang strategis mendapatkan lawan yang secara matematis lebih menguntungkan sebagai juara grup.
Baca juga:
Baru 4 Klub Amankan Tiket 16 Besar ACL Two, Persib Sejajar 3 Raksasa Timur Tengah
Status Juara Grup Jadi Kunci Penting
Posisi akhir Persib di klasemen grup berpotensi menentukan tingkat kesulitan lawan yang akan dihadapi pada babak 16 besar.
Apabila Maung Bandung mampu mempertahankan posisi puncak Grup E hingga fase grup berakhir, mereka diproyeksikan menghadapi salah satu tim yang finis sebagai runner-up Grup F, G, atau H.
Skenario itu membuat peluang Persib menghindari beberapa kandidat juara grup dari kawasan Asia Timur maupun Timur Tengah yang diperkirakan akan menjadi lawan lebih berat pada fase berikutnya.
Karena itulah laga-laga sisa fase grup memiliki arti sangat penting untuk menjaga keunggulan Persib di puncak klasemen sekaligus mengamankan jalur yang relatif lebih bersahabat menuju perempat final.
Baca juga:
Tiket 16 Besar ACL Two Aman, Saatnya Persib Fokus Kudeta Persija
Adelaide United Jadi Ancaman dari Grup F
Nama pertama yang berpotensi menjadi lawan Persib adalah Adelaide United.
Klub asal Australia tersebut memiliki pengalaman panjang di kompetisi Asia dan dikenal memiliki karakter permainan agresif dengan intensitas tinggi, sesuatu yang kerap menyulitkan wakil Asia Tenggara.
Jika Adelaide finis sebagai runner-up Grup F sementara Persib mempertahankan status juara Grup E, maka duel antara wakil Indonesia dan Australia berpotensi tersaji pada babak 16 besar.
Bagi Persib, menghadapi Adelaide akan menjadi ujian fisik sekaligus mental karena klub Australia identik dengan permainan cepat dan duel-duel keras sepanjang pertandingan.
Baca juga:
Menalo Bongkar Kunci Remontada Bersejarah Persib, Klub Pertama Indonesia Taklukkan Australia
Shanghai Shenhua Bisa Jadi Ancaman Paling Serius
Dari Grup G, Shanghai Shenhua menjadi salah satu nama yang patut diwaspadai. Klub asal China itu memiliki kedalaman skuad yang kuat serta pengalaman tampil di level Asia selama bertahun-tahun.
Selain faktor kualitas individu pemain, klub-klub China juga dikenal memiliki sumber daya besar yang memungkinkan mereka membangun tim kompetitif untuk bersaing di kompetisi antarklub Asia.
Jika skenario drawing mempertemukan Persib dengan Shanghai Shenhua, maka pertandingan tersebut berpotensi menjadi salah satu duel terbesar Maung Bandung sepanjang musim ini.
Baca juga:
Rekor Sempurna Persib di ACL Two: Amankan Tiket 16 Besar, Kunci Status Juara Grup E
Gangwon FC Hadir Membawa Ancaman Korea Selatan
Kandidat berikutnya yang tidak kalah berbahaya adalah Gangwon FC dari Korea Selatan. Beberapa musim terakhir, klub-klub Korea Selatan dikenal sebagai representasi sepak bola modern Asia yang menggabungkan organisasi permainan disiplin dengan kecepatan transisi menyerang.
Gangwon berpotensi menghadirkan tantangan berbeda bagi Persib karena mengandalkan kolektivitas tim, pressing agresif, dan stamina tinggi selama 90 menit.
Jika menghadapi wakil Korea Selatan, Persib dituntut tampil hampir tanpa kesalahan karena tim-tim K-League terkenal efektif memanfaatkan peluang sekecil apa pun.
Baca juga:
Persib Bangkit! Gol Balsa Sekulic Bikin Melbourne Victory Tersungkur 2-1
Semua Masih Bisa Berubah
Meski nama Adelaide United, Shanghai Shenhua, dan Gangwon FC mulai mengemuka sebagai kandidat kuat lawan Persib, peta persaingan masih sangat terbuka karena fase grup belum berakhir.
Sejumlah pertandingan di Grup F, G, dan H masih akan menentukan posisi akhir klasemen serta identitas tim yang lolos sebagai juara maupun runner-up grup.
Drawing resmi babak 16 besar ACL Two 2026/2027 sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada 17 Desember 2026 mendatang.
Jadwal pertandingan fase gugur akan dimainkan dalam format kandang dan tandang pada 9-10 Februari 2027 untuk leg pertama, sedangkan leg kedua 17-18 Februari 2027.
Sebelum hari pengundian tiba, tugas utama Persib adalah mempertahankan singgasana Grup E karena posisi tersebut dapat menjadi modal penting untuk memperoleh jalur yang lebih ideal dalam fase gugur kompetisi ACL Two.