Merahputih.com - Insiden kecelakaan Tol Cipularang KM 91 arah Jakarta kembali terjadi pada hari Rabu (7/10) siang dan melibatkan 15 kendaraan.
Peristiwa tabrakan beruntun Cipularang ini diduga kuat dipicu oleh sebuah truk traktor yang mengalami rem blong saat arus lalu lintas sedang melambat.
Beruntung, tragedi nahas di Tol Cipularang hari ini tidak menelan korban jiwa, melainkan hanya satu orang yang dilaporkan terluka.
Baca juga:
Mulai Hari Ini, Gerbang Tol Sadang Cipularang Geser Imbas Proyok Tol Japek II
Buat kamu yang sering melintasi rute Bandung-Jakarta, pasti paham betapa rawannya jalur menurun ini jika kendaraan tidak dalam kondisi prima.
Mengulik lebih dalam soal penyebab kecelakaan Tol Cipularang, insiden ini bermula sekitar pukul 13.40 WIB saat truk bernopol B 9773 UEL nyelonong menabrak antrean mobil di depannya.
Akibat hantaman keras dari belakang, deretan belasan kendaraan, mulai dari Toyota Innova, Honda Brio, pikap, hingga Hiace ikut jadi korban ringsek yang membuat seluruh lajur arah ibukota tertutup total dan macet parah.
Kronologi Tabrakan Beruntun dan Evakuasi Korban

Petugas gabungan dari PJR Polda Jawa Barat dan Unit Laka Polres Purwakarta langsung bergerak cepat ke lokasi untuk mendata kendaraan, mengerahkan mobil derek, serta mengevakuasi korban demi mengurai kemacetan.
Informasi awal telah terjadi laka lantas tabrakan beruntun,
Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Cipularang, Kompol Joko Prihantono.
Terkait identitas korban, Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Enggar Jati Nugroho, membeberkan bahwa satu-satunya orang yang terluka justru adalah sopir truk traktor yang menjadi pemicu awal tabrakan.
Baca juga:
Sang sopir mengalami patah tulang kaki dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Saat ini, kepolisian masih melakukan investigasi menyeluruh pada bangkai truk, khususnya mengecek fungsi sistem pengereman, untuk memastikan apakah benar rem blong yang menjadi dalang utama dari kekacauan beruntun ini.