Kanselir Jerman Bakal Kembali Kunjungi Indonesia

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 20 September 2023
Kanselir Jerman Bakal Kembali Kunjungi Indonesia

Kanselir Jerman Olaf Scholz pada acara pembukaan Paviliun Indonesia di Hannover Messe 2023, pada Senin, (17/4/2023). (ANTARA/HO-Sekretariat Presiden-Muchlis Jr/pri.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan delegasi Jerman di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, Selasa (19/9).

Setelah pertemuan itu, Menlu Retno menyatakan, Kanselir Jerman Olaf Scholz akan mengunjungi Indonesia.

Retno belum dapat memastikan kapan lawatan itu akan berlangsung karena kedua pihak masih mempersiapkan kunjungan tersebut.

Baca Juga:

11.300 Orang Meninggal dan 10.100 Hilang Akibat Banjir di Libya

Namun, Retno menyampaikan persiapan pertemuan kedua pemimpin sudah dimulai, termasuk rencana menggelar pertemuan menteri luar negeri Indonesia dan Jerman dalam format penuh di Jerman pada November 2023.

"Kami masih akan membahas mengenai waktunya kapan, tetapi kami sudah mulai mempersiapkan kunjungan itu sendiri,” tutur Retno, Rabu (20/9), seperti dikutip Antara.

Presiden Joko Widodo bertemu dengan Kanselir Scholz saat menghadiri pameran Hannover Messe 2023 di Jerman, April lalu.

Kedua pemimpin melakukan pertemuan bilateral dengan membahas kerja sama investasi dan ekonomi, termasuk pembahasan perundingan perjanjian perdagangan Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA).

Jokowi dan Scholz juga membahas implementasi pendanaan Kerja Sama Transisi Energi yang Adil (JETP), yang tak kunjung terealisasi sejak diluncurkan akhir tahun lalu.

Baca Juga:

6.000 Orang Meninggal, PBB Gelotorkan USD 10 Juta ke Libya

JETP adalah komitmen pendanaan dari negara-negara maju G7, yang beranggotakan AS, Jepang, Jerman, Inggris, Prancis, Italia dan Kanada, ditambah Denmark dan Norwegia, untuk mendukung dekarbonisasi Indonesia dalam sektor energi dengan pendanaan 10 miliar dolar AS (Rp152,46 triliun).

Kunjungan Jokowi ke Jerman juga menghasilkan Joint Declaration of Intent in The Feed of Digitalization antara Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Kementerian Digital dan Transformasi Jerman untuk mendukung pengembangan transformasi digital.
Indonesia juga mengantongi 18 kesepakatan bernilai kurang lebih Rp 27,9 triliun di beberapa sektor seperti transisi energi, investasi, inovasi start up.

Ini bakal menjadi kunjungan kedua Scholz ke Indonesia setelah bertemu Jokowi saat menghadiri KTT G20 di Bali pada November 2022. (*)

Baca Juga:

Kim Jong-un Dukung Upaya Rusia Menangkan Perang di Ukraina

#Jerman #Kemenlu
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Dunia
Jerman Ragu Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Belum Cocok Sama Formatnya
Jerman menekankan pentingnya kesesuaian Dewan Perdamaian Gaza dengan format hukum internasional.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Januari 2026
Jerman Ragu Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Belum Cocok Sama Formatnya
Indonesia
1.440 WNI Datangi KBRI Phnom Penh Ingin Balik ke Indonesia
Saat ini mekanisme untuk keringanan denda overstay dan percepatan pembuatan izin keluar oleh Imigrasi Kamboja sedang dirampungkan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
1.440 WNI Datangi KBRI Phnom Penh Ingin Balik ke Indonesia
Indonesia
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Berdasarkan penilaian KBRI dan dengan memperhatikan kondisi di lapangan hingga Senin (12/1), evakuasi juga belum diperlukan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Indonesia
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI anak berinisial KL ditahan di Yordania sejak 19 Mei 2025 atas dugaan mendukung aktivitas ISIS.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
Indonesia
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Penangkapan KL ini dengan dugaan keterlibatan dalam aktivitas daring yang terindikasi mendukung ISIS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Indonesia
4 ABK WNI Diculik Bajak Laut, KBRI Desak Tanggung Jawab Perusahaan Kapal
Kemenlu menegaskan terus memastikan hak-hak ketenagakerjaan para ABK WNI korban penculikan tetap dijalankan penanggung jawab perusahaan kapal.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
4 ABK WNI Diculik Bajak Laut, KBRI Desak Tanggung Jawab Perusahaan Kapal
Indonesia
Kota Basis Konsentrasi WNI di Iran Masih Aman, Kemenlu: Opsi Evakuasi Belum Mendesak
Jumlah WNI yang tinggal di Iran tercatat sebanyak 386 orang, terkonsentrasi di Kota Qom dan Isfahan
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Kota Basis Konsentrasi WNI di Iran Masih Aman, Kemenlu: Opsi Evakuasi Belum Mendesak
Indonesia
Kondisi Teheran 'dalam Bahaya', WNI Diminta Waspada dan Hindari Kerumunan
Hingga saat ini, belum ada laporan WNI yang terdampak aksi unjuk rasa di berbagai wilayah Iran, meski beberapa korban sipil dilaporkan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Kondisi Teheran 'dalam Bahaya', WNI Diminta Waspada dan Hindari Kerumunan
Indonesia
Kemenlu Pulangkan 3 WNI Terjebak di Yaman
Pemulangan tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Perwakilan RI di Kawasan Timur Tengah, khususnya KBRI Muscat, KBRI Riyadh, KBRI Abu Dhabi, KJRI Jeddah
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
 Kemenlu Pulangkan 3 WNI Terjebak di Yaman
Dunia
Indonesia dan Negara OKI Kecam Kunjungan Pejabat Israel ke Somaliland
Somaliland menyatakan kemerdekaannya dari Somalia pada 1991, beroperasi sebagai entitas administratif, politik, dan keamanan yang secara de facto independen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Indonesia dan Negara OKI Kecam Kunjungan Pejabat Israel ke Somaliland
Bagikan