Sosial Media

Kangen Pertemanan Sehat Maka Waspada Teman 'Cepu' di Close Friend Sosmed

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Selasa, 05 April 2022
Kangen Pertemanan Sehat Maka Waspada Teman 'Cepu' di Close Friend Sosmed

Perhatikan konten di sosial mediamu. (Foto: Pexels/Lisa Fotios)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI era digital, sosial media menjadi identitas kedua kita setelah kartu tanda penduduk. Bukan hanya identitas saja, karakter asli individu bisa dilihat secara jelas dari sosial medianya. Mulai dari apa saja rutinitas dilakukan, siapa saja orang terdekatnya, hingga di mana tempat individu tersebut biasa kunjungi. Semua bisa dilihat dari sosial medianya. Seluruh kehidupan bahkan tersimpan rapi di sana.

Namun, riwayat kamu seharusnya tertata rapi bisa jadi sasaran orang tidak bertanggung jawab. Bahkan, dengan mudahnya close friend kamu di media sosial bisa menjadi sosok cepu. Oleh karena itu, penting bagi pengguna media sosial untuk menjaga unggahannya berikut tulisannya. Sebab, sekali itu keluar, maka jejak digitalnya akan terekam selamanya.

Baca Juga:

Serunya Bangun Personal Branding di Sosial Media

Public Relation and Community Specialist Ratu Ommaya menyarankan untuk membangun jejak digital dengan baik. "Sebaiknya dipisahkan antara hal pribadi atau hal profesional. Make it personal," sarannya.

sosmed
Hati-hati dengan sosial media. (Foto: Pexels/Pixabay)

Menurutnya, akun sosial media terbuka harus disusun dan dipikirkan dengan benar. Sementara untuk akun bisa personal lebih bebas. Meski begitu, bagi kamu memiliki second account, juga harus waspada saat ingin membagikan konten.

Meski bisa lebih bebas berekspresi di second account, tetap harus berhati-hati karena bukan tidak mungkin close friend malah membagikan ulang atau membocorkan'rahasia' di media sosial.

Jangan sampai hal menimpa artis Zara Adhisty juga kamu alami. Beberapa waktu lalu, Zara sempat menggegerkan dunia maya karena unggahannya bersama selebgram Niko Al Hakim. Bukan hanya kebersamaan mereka membuat dunia maya heboh, melainkan bagaimana foto mereka bisa tersebar. Padahal, foto itu dibagikan Zara di close friend.

Baca Juga:

Tampil Outstanding di Dunia Kerja dan di Sosial Media lewat Personal Branding

"Sesuatu bisa merusak personal branding kalian enggak bisa dihapus. Perlu ada awareness ketika mau posting sesuatu," tuturnya.

Ia menyarankan jika ada sesuatu ingin diunggah memiliki risiko, maka harus pikirkan matang-matang. Kamu harus berpikir dua kali untuk mengunggah sesuatu. Seba, ketika sudah bagikan, meskipun hanya sedetik bisa di-screenshot orang lain, lalu kemudian mereka sebar.

"Kalo lagi marah lalu ingin posting kemarahan, pikirkan. Dalam beberapa waktu ke depan lihat bagaimana efeknya. Kalau itu bisa menghambat laju karier kalian, baiknya jangan," pungkasnya.

Kasus Zara sebenarnya bisa jadi kerinduan banyak orang akan pentingnya hubungan pertemanan sehat.

Pertemanan dan persahabatan sehat, dikutip Alodokter, bisa menjadi sumber kebahagiaan, kasih sayang, dan dukungan luar biasa. Maka, penting bagi kamu mengenal tanda-tanda pertemanan sehat.

sosmed
Apa yang kita bagikan bisa di-screenshot dan dibagikan. (Foto: Pexels/Tracy le Blanc)

Meski berada dalam satu lingkaran pertemanan, setiap orang bisa saja memiliki nilai, keyakinan, tujuan, maupun gaya hidup berbeda-beda.

Nah, jika teman-temanmu bisa mengerti, menerima, dan menghormati perbedaan-perbedaan tersebut, hal tersebut merupakan tanda pertama kamu berada dalam lingkaran pertemanan sehat.

Hal tersebut biasanya tercermin dari tidak adanya perasaan ragu atau takut untuk berbagi mengenai semua hal dengan temanmu, baik hal kecil, besar, baik, maupun buruk.

Teman sejati juga pasti mendukung kesuksesanmu, dan bukan iri ketika berhasil mencapai sesuatu.

Tanda lingkaran pertemanan sehat lainnya, apabila kamu merasa nyaman untuk menjadi dirimu sendiri saat bersama teman-temanmu. (avia)

Baca Juga:

Pertama di Indonesia, Kompetisi Sosial Media Berbasis Software Simulasi

#Relasi #April Tematik +62 Bicara Kangen #Media Sosial #Sosial Media
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Indonesia
Polisi di Palembang Amankan Pemuda Bikin Konten Pocong AI, Alasannya Resahkan Warga
Masifnya sebaran di media sosial membuat banyak warga telanjur mempercayai foto tersebut sebagai peristiwa nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Polisi di Palembang Amankan Pemuda Bikin Konten Pocong AI, Alasannya Resahkan Warga
Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Akun Medsos Wajib Cantumkan Nomor Ponsel, DPR: Cegah Hoaks dan Penipuan
Penggunaan media sosial harus diatur dengan baik demi menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan bertanggung jawab.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Akun Medsos Wajib Cantumkan Nomor Ponsel, DPR: Cegah Hoaks dan Penipuan
Indonesia
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
Masyarakat yang bekerja memiliki kontribusi penggunaan internet terbesar dengan penetrasi mencapai 84,9 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
Indonesia
Wakil Ketua MPR Minta Maaf soal Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar di Kalbar, Janji Segera Evaluasi
MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas viralnya Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar. Pihaknya akan segera melakukan evaluasi.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Wakil Ketua MPR Minta Maaf soal Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar di Kalbar, Janji Segera Evaluasi
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Indonesia
Ini Denda Bagi Flatform Digital Tidak Blokir Akun Anak, Tertinggi 6 Persen dari Pendapatan Global
Penetapan denda ini diberlakukan untuk memberikan efek jera terhadap PSE yang melanggar PP Tunas namun tidak sampai berdampak merusak industri.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Ini Denda Bagi Flatform Digital Tidak Blokir Akun Anak, Tertinggi 6 Persen dari Pendapatan Global
Fun
Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone
Friendster bangkit kembali dan kini tersedia di iPhone. Dibeli Mike Carson, platform ini hadir dengan konsep relasi unik tanpa algoritma.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone
Indonesia
Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
Meta, Google, dan TikTok akan diberi kesempatan untuk menjalin kesepakatan konten dengan penerbit berita lokal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
Dunia
Norwegia Larang Penggunaan Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun, Haruskan Perusahaan Teknologi Verifikasi Usia Pengguna
Norwegia negara terbaru yang berupaya melarang penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
Norwegia Larang Penggunaan Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun, Haruskan Perusahaan Teknologi Verifikasi Usia Pengguna
Bagikan