Kamis Siang, Kawasan Banjir Jakarta Bertambah Jadi 60 RT

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 28 November 2024
Kamis Siang, Kawasan Banjir Jakarta Bertambah Jadi 60 RT

Anggota Ditsamapta melakukan patroli di lokasi banjir di Kebon Pala, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2024). ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Banjir yang mengepung sejumlah wilayah Jakarta semakin bertambah, pada Kamis (28/11). Banjir tersebut diakibatkan hujan dengan intensitas sedang hingga deras mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (27/11) kemarin.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan pada Kamis (28/11) pukul 11.00 WIB terdapat 60 RT terencam banjir. Padahal pada pukul 08.00 WIB banjir dilaporkan hanya mengepung 51 RT.

Baca juga:

Kamis Pagi, 51 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir

Akibat banjir itu, 43 jiwa dari 10 Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi. Lokasi pengungsi berada di Pos RW 05, Kel. Bidara Cina dan Pos RW 011, Kel. Bidara Cina.

Kepala Pelaksana BPBD DKI, Isnawa Adji menargetkan banjir tersebut cepat surut agar tidak mengganggu aktivitas warga ibu kota. Saat ini BPBD mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah.

Isnawa juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. "Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," katanya di Jakarta, Kamis (28/11).

Baca juga:

Pj Teguh Minta Anak Buahnya Siap Hadapi Banjir Hingga Longsor

Berikut data wilayah terdampak banjir di Jakarta pada Kamis (28/11) pukul 11.00 WIB:


1. Jakarta Selatan terdapat 13 RT

Kelurahan Tanjung Barat
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 40 cm
Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

Kel. Rawajati
Jumlah: 7 RT
Ketinggian: 40 s.d 90 cm
Penyebab: luapan Kali Ciliwung

Kelurahan Pejaten Timur
Jumlah: 3 RT
Ketinggian: 50 s.d 230 cm
Penyebab: luapan Kali Ciliwung

Kel. Kebon Baru
Jumlah: 2 RT
Ketinggian: 50 s.d 90 cm
Penyebab: luapan Kali Ciliwung

Baca juga:

Pompa Pengendali Banjir Jakarta Sering Rusak Akibat Sampah Ban dan Celana Jins

2. Jakarta Timur terdapat 47 RT

Kel. Bidara Cina
Jumlah: 14 RT
Ketinggian: 80 s.d 160 cm
Penyebab: luapan Kali Ciliwung

Kelurahan Kampung Melayu
Jumlah: 29 RT
Ketinggian: 30 s.d 250 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

Kelurahan Balekambang
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 180 cm
Penyebab: luapan Kali Ciliwung

Kelurahan Cawang
Jumlah: 2 RT
Ketinggian: 140 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

Kelurahan Cililitan
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 150 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung

(Asp)

#Banjir Jakarta #BPBD DKI Jakarta #Banjir
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Warga juga harus mewaspadai ancaman sekunder berupa aliran lahar dingin di sepanjang sungai berhulu di Gunung Semeru, terutama saat hujan turun
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 23 menit lalu
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Langkah Antisipasi Pemprov DKI Hadapi Cuaca Ekstrem
BPBD DKI terus memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan perkembangan kondisi atmosfer yang dikeluarkan oleh BMKG.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Langkah Antisipasi Pemprov DKI Hadapi Cuaca Ekstrem
Indonesia
Jakarta Berpotensi Hadapi Cuaca Ekstrem 20-24 Mei, BPBD Ingatkan Warga Waspada
Wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang berpotensi menimbulkan banjir.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Jakarta Berpotensi Hadapi Cuaca Ekstrem 20-24 Mei, BPBD Ingatkan Warga Waspada
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Indonesia
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Karena anggaran yang besar tidak tecermin dalam upaya pencegahan dan penanggulangan banjir di DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Bagikan