MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melakukan sejumlah langkah mitigasi mengantisipasi cuaca ekstrem.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat mengatakan, BPBD DKI terus memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan perkembangan kondisi atmosfer yang dikeluarkan oleh BMKG. Informasi tersebut menjadi dasar dalam penyusunan langkah kesiapsiagaan dan penyebaran peringatan dini kepada masyarakat.
Personel BPBD DKI, petugas penanggulangan bencana, serta unsur terkait disiagakan di wilayah rawan banjir dan genangan.
"Peralatan pendukung seperti perahu karet, pompa portabel, kendaraan operasional, serta perlengkapan evakuasi dipastikan dalam kondisi siap digunakan," kata Marulitua kepada wartawan, Selasa (26/5).
Baca juga:
Pemprov DKI Siapkan LPDP Versi Jakarta, Target 100 Penerima Kuliah ke Luar Negeri
Lebih lanjut, pihaknya juga melakukan penguatan sistem peringatan dini. Informasi cuaca dan potensi banjir disebarluaskan melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk media sosial, aplikasi, grup kewilayahan, dan jaringan komunikasi kebencanaan.
Masyarakat diimbau untuk memantau informasi resmi dan segera melapor apabila terjadi kondisi darurat,
imbuhnya.
BPBD DKI bakal melakukan pemantauan terhadap tinggi muka air sungai, waduk, pintu air, serta titik-titik yang berpotensi mengalami genangan. Petugas di lapangan melakukan patroli dan pelaporan secara berkala untuk memastikan respons dapat dilakukan lebih cepat.
Apabila terjadi kondisi yang memerlukan evakuasi, lokasi pengungsian sementara telah disiapkan beserta dukungan logistik dasar bagi warga terdampak,
tutupnya.
(Asp).

