Kadinkes DKI dan Anies Beda Pendapat soal Isolasi Mandiri di Rumah Bagi Pasien Corona

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 25 September 2020
Kadinkes DKI dan Anies Beda Pendapat soal Isolasi Mandiri di Rumah Bagi Pasien Corona

Ilustrasi isolasi mandiri. Foto: Pixabay

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta plin plan dalam menerapkan kebijakan isolasi mandiri bagi pasien COVID-19 berkategori ringan dan tanpa gejala yang karantina di rumah.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melarang orang yang terpapa corona beskala ringan dan tanpa gejala isolasi di rumah, tapi kali ini diizinkan.

Hanya saja, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, ada sejumlah hal yang perlu dilakukan sebelum pasien diizinkan isolasi mandiri di rumah.

Baca Juga

Pemprov DKI Cari Lahan Baru untuk Pemakaman Jenazah COVID-19

Lanjutnya, pasien harus koordinasi dengan Puskesmas sesuai domisili sebelum isolasi mandiri di rumah. Nantinya pihak Puskesmas akan melihat apakah kondisi kediaman pasien memungkinkan dijadikan tempat isolasi mandiri atau tidak.

"Tentu dengan pengawasan tim dari kita. Jadi pengawasan tim kita, gugus RW setempat, dan puskesmas setempat sesuai dengan domisili warga kita tadi," kata Widyastuti dalam Youtube kanal BNPB Indonesia, pada Jumat (25/9).

Pemandangan Ruang Instalasi Gawat Darurat di sebuah rumah sakit di DKI Jakarta, Kamis (17/9/2020). (Humas Kemenkes)
Pemandangan Ruang Instalasi Gawat Darurat di sebuah rumah sakit di DKI Jakarta, Kamis (17/9/2020). (Humas Kemenkes)

Kemudian kriteria yang harus dipenuhi agar pasien COVID-19 bisa isolasi mandiri di rumah. Pertama, rumah harus memiliki sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik. Berikutnya setiap anggota keluarga tidak boleh menggunakan alat makan dan mandi yang sama.

"Alat mandi (dan) alat makan yang terpisah dibandingkan anggota keluarga yang lain. Di dalam rumah tetap pakai masker karena kan kalau keluar kamar ketemu dengan anggota keluarga yang lain," jelasnya.

Pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah tetap mendapat pendampingan dari tim Puskesmas dan Gugus RW setempat. Hanya saja, ucap Widyastuti mereka tidak akan selalu hadir.

Baca Juga

Perpanjang PSBB, Pemprov DKI Klaim Dapat Dukungan Penuh Pusat

"Tetapi konsultasi yang disiapkan oleh teman-teman puskesmas dan juga dukungan dari gugus RW setempat untuk menjaga warganya bisa melakukan isolasi mandiri dengan sukses," tutup Widyastuti. (Asp)

#Anies Baswedan #Pemprov DKI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
CFD Sudirman-Thamrin Minggu Besok Ditiadakan, Lokasi Digeser ke Kebayoran Lama
Kegiatan Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin Minggu, 25 Oktober 2026 ditiadakan karena ada Jakarta Running Festival, dan dialihkan ke Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
CFD Sudirman-Thamrin Minggu Besok Ditiadakan, Lokasi Digeser ke Kebayoran Lama
Berita Foto
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Suasana pemukiman padat penduduk di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Difokuskan pada antisipasi kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran, dan penurunan kualitas udara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Berita Foto
Pemprov DKI Masih Kaji Rencana Kenaikan Tarif Transjakarta
Bus Transjakarta memasuki Halte TB Simatupang kawasan Cilantak, Jakart Selatan, Selasa (28/7/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 28 Juli 2026
Pemprov DKI Masih Kaji Rencana Kenaikan Tarif Transjakarta
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Buru-Buru Revitalisasi 11 Gedung Rusak Parah Buntut Atap Sekolah Ambruk di Kebayoran
Pemerintah menetapkan besaran alokasi dana khusus guna memastikan proses renovasi total berjalan sesuai standar keamanan gedung
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Pemprov DKI Jakarta Buru-Buru Revitalisasi 11 Gedung Rusak Parah Buntut Atap Sekolah Ambruk di Kebayoran
Bagikan