Pilpres 2019

Kader Demokrat, Gubernur Papua Ajak Rakyatnya Doakan Jokowi Menang Pilpres 2019

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 16 November 2018
Kader Demokrat, Gubernur Papua Ajak Rakyatnya Doakan Jokowi Menang Pilpres 2019

Presiden Jokowi jelang lepas landas. (setkab)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur sekaligus Ketua Demokrat Papua Lukas Enembe mengajak rakyat Papua mendoakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali terpilih dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 untuk membangun Bumi Cenderawasih dalam lima tahun mendatang.

"Kami berdoa semoga Presiden Joko Widodo kembali memimpin bangsa Indonesia untuk lima tahun ke depan," kata Lukas, dalam sambutan selamat datang pada peresmian Monumen Kapsul Waktu di Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (16/11).

Politikus Partai Demokrat Lukas Enembe
Gubernur Papua Lukas Enembe, yang juga kader Partai Demokrat. (Foto: Twitter @LukasEnembe)

Kader Partai Demokrat itu berharap kepada Presiden Jokowi jika kembali terpilih dapat membangun Indonesia sesuai dengan sila kelima Pancasila yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

"Pemerintah dan masyarakat Papua menyampaikan selamat datang kepada Presiden Jokowi yang sudah sepuluh kali mengunjungi Tanah Papua. Ini membuktikan rasa sangat mencintai dan memiliki Bumi Cenderawasih dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ujar dia, dilansir Antara.

Presiden Jokowi hadir di Papua hari ini untuk meresmikan Monumen Kapsul Waktu di Kabupaten Merauke. Jokowi dan Ibu Negara Iriana turut menyaksikan peletakan kapsul waktu ke dalam cangkang oleh 36 orang anak-anak.

monumen
Monumen Kapsul Waktu Papua. (Setkab.go.id)

Lebih lanjut, Gubernur Lukas menjelaskan dalam acara ini dari Tanah Papua, Bumi Cenderawasih diharapkan impian Bangsa Indonesia yang ada dalam Kapsul Waktu akan menjadi kenyataan, karena telah dihimpun sejak 2015.

Lewat ekspedisi melintasi 34 provinsi di Indonesia dari Sabang sampai Merauke di mana pada setiap wilayah, para anak muda menulis keinginannya 70 tahun ke depan, yang kemudian disimpan di kapsul, setelah itu akan dibuka pada 2085. (*)

#Pilpres 2019 #Jokowi #Papua #Partai Demokrat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Bagikan