Kabut Asap di Aceh Barat Mulai Menghilang
Warga berkendara menembus kabut asap di Jalan Nasional Banda Aceh Tapak Tuan, Desa Suak Raya, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Kamis (27/7). (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)
MerahPutih.Com - Kabut asap yang semula mengepung wilayah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh sebagai dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menghilang menyusul guyuran hujan.
Namun, heli pengebom air milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Sabtu(29/7) masih memadamkan titik api yang masih ditemukan di Kecamatan Johan Pahlawan.
"Alhamdulillah, kabut asap setelah turun hujan, asapnya sudah hilang, walaupun masih ada titik api di lahan gambut, tetapi tidak ada dampak kabut asap," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat Teuku Syahluna Polem.
Guyuran hujan pada Jumat (28/7) pagi pukul 05.40 WIB berlangsung sekitar 30 menit tidak begitu berdampak pada hilangnya titik api, hujan dengan intensitas ringan itu hanya mengurai pekatnya asap yang menyelimuti pemukiman penduduk.
Karena itu upaya pemadaman dengan menggunakan helikopter masih terus dilakukan hingga titik api benar-benar padam.
Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh yang ikut dikerahkan ke lokasi kebakaran hutan lahan gambut juga masih melakukan upaya pemadaman karena masih ditemukan titik api yang muncul dari permukaan bawah gambut.
Terutama di kawasan Desa Suak Raya, Suak Nie dan Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, semua tim Satgas Darat dikerahkan ke lokasi setempat melakukan pemadaman, mereka membawa prasarana pemadaman berkapasitas kecil, untuk menuju lokasi pemadaman berkisar 500 meter dari rumah penduduk.
"Masalahnya sumber air sulit sehingga harus menggunakan air lumpur, setelah kami lakukan peninjauan ada sumber air di kawasan titik api Desa Suak Raya, cuma di sana masih belum aman, belum bisa masuk anggota dan masih di padamkan lewat udara," kata Ketua Tim Satgas dari BKSDA Aceh Khaidir kepada Antara di lokasi.(*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
Kebakaran Hutan Mengamuk Tewaskan 18 Orang, Chile Tetapkan Status Bencana saat Api Mengancam Kota-Kota
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Jembatan Bailey Kutablang Aceh Kini Dijaga 24 Jam, Gara-Gara Ini!
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan Ribuan Warga di Aceh Masih Mengungsi Setelah 2 Bulan Lalu di Terjang Banjir
Baleg DPR Dorong Konsideran UU Pemerintahan Aceh tak Dihapus dalam Revisi
Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor