Kabareskrim: Kasus Pimpinan KPK Tidak Akan diSP3

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 20 Februari 2015
Kabareskrim: Kasus Pimpinan KPK Tidak Akan diSP3

Komjen Pol Budi Waseso tetap melanjutkan maslah pidana pimpinan KPK (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional -‎Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Komjen Pol Budi Waseso, mengatakan bahwa perkara para pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini tidak bisa dihentikan melalui surat perintah penghentian penyidikan (SP3), meski Presiden Joko Widodo telah berupaya menyudahi konflik KPK vs Polri. Dalam hal ini proses penyidikan terhadap para pimpinan anti rasuah yang telah ditetapkan sebagai tersangka tetap dilanjutkan.

‎"Malasah pidana terhadap pimpinan KPK ini tetap lanjut, dan tidak ada pengaruh," ungkap Jendral berbintang tiga ini Budi Waseso, kepada awak media di Jalan Trunojoyo Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Jumat (20/2).

Dalam lanjutanya Budi menegaskan bahwa keempat pimpinan KPK telah dikeluarkan surat perintah penyidikannya (sprindik) oleh Bareskrim, diantaranya, Bambang Widjajanto, Abraham Samad, Adnan Pandu Pradja dan Zulkarnain.

Seperti yang telah diketahui, bahwa diantara empat pimpinan anti rasuah ini, dua diantaranya, yaitu Bambang Widkakanto dan Abraham Samad telah ditetapkan sebagai tersangka.

Ia menegaskan bahwa, proses hukum terhadap para pimpinan KPK itu tidak bisa dihentikan dengan alasan untuk memperbaiki hubungan KPK dengan Polri yang hingga saat ini masih terus bergulir, sehingga Jendral berbintang tiga ini mengklaim, penanganan perkara para komisioner KPK itu sesuai ketentuan.

"Masa hukum bisa begitu (perkara dihentikan), enggaklah. Kami tidak boleh melanggar undang-undang," paparnya.

Dengan sangat yakin, Komjen Pol Badrodin Haiti tidak akan memerintahkan penghentian perkara pimpinan KPK tersebut.

"Saya kira gak mungkin (Badrodin perintahkan SP3 kasus pimpinan KPK). Beliaukan orang yang sangat paham soal reserse dan penegakan hukum. Makanya beliau dipilih diantara yang terbaik, dari yang paling baik," tutupnya. (gms)

#Ketua KPK #Polisi #Komjen Pol Budi Waseso
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bagian Dari Objek Vital, Warga Dilarang Demo di Bundaran HI
Di kawasan tersebut juga ada tiga kedutaan besar yang berlokasi di daerah tersebut seperti Kedubes China, Kedubes Jepang, dan Kedubes Jerman.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Bagian Dari Objek Vital, Warga Dilarang Demo di Bundaran HI
Indonesia
Polisi Bongkar Pabrik Uang Kertas Palsu di Taman Tekno BAD, sebut Kualitasnya Grade A
Sebanyak empat tersangka berinisal S, NC, D, dan AB ditangkap dalam pengungkapan ini.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Polisi Bongkar Pabrik Uang Kertas Palsu di Taman Tekno BAD, sebut Kualitasnya Grade A
Indonesia
Banda Aceh Sempat Ricuh, Polisi Mulai Selidiki Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Polda Aceh menyelidiki kerusuhan di Banda Aceh setelah massa mengibarkan bendera bulan bintang saat rangkaian kegiatan zikir dan doa tolak bala.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Banda Aceh Sempat Ricuh, Polisi Mulai Selidiki Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Indonesia
Polri Tepis Sertifikat Pramuka Garuda 'Jalur Tol' Jadi Polisi, Tetap Harus Lulus Seleksi
Polri menegaskan sertifikat Pramuka Garuda hanya dokumen pendukung seleksi. Calon anggota tetap wajib mengikuti tes sesuai aturan rekrutmen Polri.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Polri Tepis Sertifikat Pramuka Garuda 'Jalur Tol' Jadi Polisi, Tetap Harus Lulus Seleksi
Indonesia
Polisi Bongkar Jalur Ganja Aceh ke Pulau Jawa, Sita 132 Kg Barang Haram
Pengungkapan tersebut merupakan hasil penanganan tiga laporan polisi yang berkaitan.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi Bongkar Jalur Ganja Aceh ke Pulau Jawa, Sita 132 Kg Barang Haram
Indonesia
Profil Untung Sangaji, Eks Polisi Pahlawan Bom Sarinah yang Bongkar Gudang 995 Senjata di Sekolah Jaksel
Untung Sangaji menjadi sosok kunci di balik pembongkaran 995 pucuk senjata api dan airgun, ribuan amunisi, alat cetak peluru, hingga narkotika di lingkungan sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Profil Untung Sangaji, Eks Polisi Pahlawan Bom Sarinah yang Bongkar Gudang 995 Senjata di Sekolah Jaksel
Indonesia
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Menurut polisi, tidak ada kaitan antara senpi dan ekstrakurikuler di sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi tak Yakin Ratusan Senpi di Bunker Sekolah untuk Kegiatan Ekskul Murid
Indonesia
Polisi akan Panggil Eks Ketua Yayasan Sekolah Pondok Pinang Terkait Temuan 995 Senjata
Polres Metro Jakarta Selatan berencana memanggil eks Ketua Yayasan berinisial IWD untuk mendalami keterkaitannya dengan temuan 995 airsoft gun dan senjata lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi akan Panggil Eks Ketua Yayasan Sekolah Pondok Pinang Terkait Temuan 995 Senjata
Indonesia
Polisi Selidiki 995 Senjata di Yayasan Sekolah Pondok Pinang, Dalami Izin Kepemilikan
Polisi menyelidiki penemuan 995 senjata di yayasan sekolah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, termasuk kepemilikan, dokumen, dan perizinannya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi Selidiki 995 Senjata di Yayasan Sekolah Pondok Pinang, Dalami Izin Kepemilikan
Indonesia
Polri Perkuat Deteksi Dini dan Patroli Berlapis untuk Cegah Gangguan Keamanan di Pusat Ekonomi
Pengamanan dilakukan secara berlapis dengan melibatkan seluruh jajaran kepolisian, mulai dari Mabes Polri hingga tingkat polsek.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Polri Perkuat Deteksi Dini dan Patroli Berlapis untuk Cegah Gangguan Keamanan di Pusat Ekonomi
Bagikan