Kabar Gembira, KPK akan Buka Sembilan Perwakilan di Daerah

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 16 Agustus 2017
Kabar Gembira, KPK akan Buka Sembilan Perwakilan di Daerah

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (kanan) dan Musisi Sandy Canester (kiri) (ANTARA FOTO/Syailendra Hafiz/)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Maraknya kasus korupsi di daerah-daerah mendorong KPK melakukan terobosan baru.

Operasi tangkap tangan (OTT) terhadap beberapa pejabat daerah seperti gubernur dan bupati menunjukkan massifnya korupsi di daerah. Padahal jumlah tenaga dan SDM KPK terbatas.

Oleh karena itu, KPK butuh perwakilan atau kantor cabang di daerah. Dengan demikian, diharapkan dapat menekan dan mencegah munculnya kasus-kasus baru korupsi oleh pejabat daerah.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merencanakan membuka sembilan perwakilan di setiap regional wilayah. Pembukaan perwakilan itu lebih ditujukan kepada bidang penindakan dan pencegahan.

"Kami berlima lagi merencanakan ada yang bertanggung jawab setiap harinya di sembilan wiilayah tersebut. Setiap harinya memperhatikan apa-apa yang ada di daerah itu. Fungsinya tetap penindakan dan pencegahan," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di gedung KPK, Jakarta, Rabu (16/8).

Sembilan perwakilan KPK itu nantinya akan ditempatkan pada setiap regional, misalnya di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Papua, dan Jawa.

"Saya harap tahun depan mulai berjalan, akan ada banyak senior-senior di sana," kata Saut Situmorang.

Sementara soal anggaran rencana pembukaan sembilan perwakilan KPK itu, Saut menyatakan pihaknya tidak membutuhan anggaran yang tidak terlalu besar.

"Kami sudah koordinasi sama Sekjen itu anggaran tidak terlalu besar kayaknya," ucap Saut.

Selain membuka perwakilan, ia juga mengharapkan bahwa pegawai KPK harus ada delapan ribu orang.

"Kalian tahu di Malaysia itu 2.900 pegawainya, penduduknya 30 juta dan punya gedung empat blok 20 lantai, KPK baru 1 blok 15 lantai," ucap Saut Situmorang.(*)

#KPK #Saut Situmorang #Wakil Ketua KPK Saut Situmorang #Operasi Tangkap Tangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Eks Penyidik Desak KPK Bongkar Aktor Utama Kasus Suap HGB Bogor
Penyidik harus menelusuri alur perintah dalam praktik dugaan korupsi tersebut.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Eks Penyidik Desak KPK Bongkar Aktor Utama Kasus Suap HGB Bogor
Indonesia
KPK Geledah Tiga Ruangan Dirjen ATR/BPN, Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik
Penggeledahan dilakukan untuk mencari dan melengkapi alat bukti yang diperlukan penyidik dalam mengusut perkara.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
KPK Geledah Tiga Ruangan Dirjen ATR/BPN, Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik
Indonesia
Kasus ATR/BPN, KPK Jelaskan Pertimbangan Belum Geledah Ruangan Nusron Wahid
KPK menjelaskan alasan ruangan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid belum digeledah. Penyidik fokus pada tiga ruang dirjen dan direktorat terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Kasus ATR/BPN, KPK Jelaskan Pertimbangan Belum Geledah Ruangan Nusron Wahid
Indonesia
Ditanya Soal Kasus KPK dan Kabar Menghilang, Jawaban Nusron Wahid Jadi Sorotan
Nusron Wahid buka suara soal perkara dugaan mafia tanah yang diproses KPK. Ia menyerahkan proses hukum kepada KPK dan memastikan pelayanan ATR/BPN tetap berjalan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Ditanya Soal Kasus KPK dan Kabar Menghilang, Jawaban Nusron Wahid Jadi Sorotan
Indonesia
Setelah Geledah Kantor ATR/BPN, KPK Sasar Gedung Summarecon
Merupakan bagian dari rangkaian awal proses penyidikan yang dilakukan KPK untuk mencari dan mengumpulkan alat bukti serta petunjuk yang relevan.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Setelah Geledah Kantor ATR/BPN, KPK Sasar Gedung Summarecon
Indonesia
KPK Usut Dugaan 'Orang Kepercayaan' Nusron Wahid Terima Setoran Jual-Beli Jabatan ATR/BPN Rp 10 Miliar
KPK mendalami aliran uang Rp10 miliar yang diterima Arif Sugiyanto, terduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid terkait dugaan suap dan rotasi jabatan.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
KPK Usut Dugaan 'Orang Kepercayaan' Nusron Wahid Terima Setoran Jual-Beli Jabatan ATR/BPN Rp 10 Miliar
Indonesia
Ruang Kerja Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Belum Tersentuh Penggeledahan KPK
KPK menegaskan tidak menggeledah ruang Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Fokus operasi pada tiga dirjen terkait kasus suap HGB Summarecon.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Ruang Kerja Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Belum Tersentuh Penggeledahan KPK
Indonesia
KPK Geledah Kementerian ATR/BPN usai OTT Summarecon, 3 Ruang Dirjen Disasar
KPK menggeledah Kementerian ATR/BPN usai OTT kasus Summarecon. Penyidik mengumpulkan bukti-bukti.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
KPK Geledah Kementerian ATR/BPN usai OTT Summarecon, 3 Ruang Dirjen Disasar
Indonesia
KPK Kembali Panggil Bebizie, Diperiksa sebagai Saksi Kasus Rita Widyasari
KPK kembali memanggil Bebizie Sri Mulyati sebagai saksi dalam pengembangan perkara Rita Widyasari yang berkaitan dengan gratifikasi batu bara dan TPPU.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
KPK Kembali Panggil Bebizie, Diperiksa sebagai Saksi Kasus Rita Widyasari
Indonesia
Kasus Suap HGB Bergulir, KPK Geledah Ruangan Dirjen ATR/BPN
KPK menggeledah sejumlah lokasi di kantor ATR/BPN, termasuk ruangan Dirjen Lampri, terkait penyidikan dugaan suap pengurusan HGB.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Kasus Suap HGB Bergulir, KPK Geledah Ruangan Dirjen ATR/BPN
Bagikan