Headline

Jumlah Penumpang Internasional dari Bandara Hasanuddin Makassar Meningkat Tajam

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 08 September 2018
Jumlah Penumpang Internasional dari Bandara Hasanuddin Makassar Meningkat Tajam

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar (Foto: Twitter @AP_Airports)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Penumpang pesawat yang berangkat dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menunjukkan kenaikan yang signifikan. Menariknya, berdasarkan catatan BPS Sulawesi Selatan, justru jumlah penumpang internasional yang meningkat tajam, yakni sekitar 86,75 persen.

Jumlah penumpang pesawat di suatu wilayah dapat dijadikan salah satu indikator ekonomi. Tingkat mobilitas masyarakat dengan menggunakan transportasi udara bisa menjadi parameter tingkat kesejahteraan. Sebab, biaya tiket pesawat relatif lebih tinggi dibanding moda transportasi lainnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan mencatat peningkatan jumlah penumpang internasional di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, pada periode Juli 2018.

"Secara umum pada Juli 2018 terjadi peningkatan penumpang baik penumpang internasional maupun domestik," ujar Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulawesi Selatan Akmal di Makassar, Sabtu (8/9).

Penumpang di Bandara Hasanuddin
Kesibukan penumpang di salah satu terminal Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar (Screenshot youtube.com)

Ia mengatakan, jumlah penumpang internasional baik yang datang, berangkat dan transit sebanyak 8.682 orang pada Juni 2018 naik 86,75 persen menjadi 16.214 orang pada Juli 2018.

Akmal merinci, jumlah penumpang yang datang (arrival) ke Sulawesi Selatan pada Juni sebanyak 4.394 orang penumpang dan pada Juli sebanyak 4.372 atau turun -0,50 persen.

Sementara itu, penumpang pada pemberangkatan ke luar negeri mengalami peningkatan yang sangat signifikan yakni dari 4.288 pada Juni menjadi 11.842 pada Juli atau meningkat 176,17 persen.

"Kalau melihat statistiknya, yang datang ke Sulsel itu mengalami penurunan sebesar -0,50 poin sedangkan yang berangkat ini justru naiknya hingga 176 poin," katanya sebagaimana dilansir Antara.

Selain penumpang internasional, peningkatan juga terjadi di penerbangan domestik, baik yang berangkat, datang dan transit sebesar 11,09 persen dari 1.174.906 orang pada Juni 2018 menjadi 1.305.158 orang pada Juli 2018.

"Khusus untuk penumpang domestik di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang datang pada Juli 2018 adalah 578.723 orang atau naik sebesar 5,84 persen dibandingkan Juni 2018 sebanyak 546.769 orang," tandas Akmal.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Kang Emil Puji Erick Thohir sebagai Figur yang Disukai Emak-Emak

#Bandara Internasional Sultan Hasanuddin #Sulawesi Selatan #Badan Pusat Statistik (BPS)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BPS Ungkap Kinerja Perdagangan Indonesia hingga Agustus 2026, Surplus USD 7,25 Miliar
BPS mencatat perdagangan Indonesia surplus USD 7,25 miliar sepanjang Januari-Agustus 2026. Ekspor USD 193,64 miliar dan impor USD 186,39 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
BPS Ungkap Kinerja Perdagangan Indonesia hingga Agustus 2026, Surplus USD 7,25 Miliar
Indonesia
Jamin Bantuan Pemerintah Tetap Diberikan, Data Desil Diperbaharui Tiap 3 Bulan
Guna memastikan validitas data secara berkelanjutan, pemerintah membuka luas akses partisipasi publik melalui berbagai kanal pemutakhiran mandiri.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Jamin Bantuan Pemerintah Tetap Diberikan, Data Desil Diperbaharui Tiap 3 Bulan
Indonesia
DTSEN Terus Dimutakhirkan, BPS Pastikan Keluarga Penerima Bansos Tercatat Akurat
BPS memperkuat DTSEN untuk memperbaiki akurasi data bantuan sosial. Warga dapat mengajukan perbaikan data melalui sejumlah kanal resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
DTSEN Terus Dimutakhirkan, BPS Pastikan Keluarga Penerima Bansos Tercatat Akurat
Indonesia
Mayoritas Daerah Alami Kenaikan Harga Pangan
Komoditas yang turut memberikan tekanan di wilayah tersebut antara lain cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, dan daging sapi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mayoritas Daerah Alami Kenaikan Harga Pangan
Indonesia
Begini Cara Melihat Beda Data Kemiskinan Ala BPS Dengan Bank Dunia
BPS dan Bank Dunia menggunakan sumber data yang sama, yakni Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas). Namun, cara pengukuran kemiskinan yang digunakan berbeda karena memiliki tujuan yang berbeda.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Begini Cara Melihat Beda Data Kemiskinan Ala BPS Dengan Bank Dunia
Indonesia
Data Desil Tak Sesuai Kondisi Warga, DPR Minta Kemensos dan BPS Bergerak Cepat
DPR menyoroti ketidaksesuaian data desil yang berpotensi membuat warga miskin kehilangan bansos, subsidi energi, hingga bantuan pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Data Desil Tak Sesuai Kondisi Warga, DPR Minta Kemensos dan BPS Bergerak Cepat
Indonesia
Mendag Ingin Harga Minyak Terkendali, Neraca Perdagangan Bisa Tetap Surplus
Pemerintah tidak hanya mengandalkan kondisi harga minyak untuk menjaga surplus perdagangan, tetapi juga akan terus mendorong peningkatan ekspor.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Mendag Ingin Harga Minyak Terkendali, Neraca Perdagangan Bisa Tetap Surplus
Indonesia
BPS Sarankan Warga Ajukan Sanggahan ke Kelurahan bila Keberatan Status Desil
Masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas cek bansos yang disediakan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mengajukan keberatan terhadap data yang diterima.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
BPS Sarankan Warga Ajukan  Sanggahan ke Kelurahan bila Keberatan Status Desil
Lifestyle
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
BPS mencatat 1,03 juta pengangguran terdidik per Mei 2026. Simak 6 jurusan kuliah dengan lulusan paling banyak menganggur dan penyebabnya.
ImanK - Senin, 17 Agustus 2026
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
Indonesia
Kepuasan Jemaah Haji 2026 Melonjak, Ini Layanan dengan Nilai Tertinggi Menurut BPS
Survei BPS mencatat Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 mencapai 83,28 dan masuk kategori sangat memuaskan. Layanan bandara tertinggi 84,76.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Kepuasan Jemaah Haji 2026 Melonjak, Ini Layanan dengan Nilai Tertinggi Menurut BPS
Bagikan