BPS Sarankan Warga Ajukan Sanggahan ke Kelurahan bila Keberatan Status Desil

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
BPS Sarankan Warga Ajukan  Sanggahan ke Kelurahan bila Keberatan Status Desil

Gedung BPS/ dok BPS

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MASYARAKAT banyak yang mengeluhkan pemeringkatan desil yang tercantum dalam data sosial ekonomi. Pasalnya, perubahan desil baru itu ada yang masuk warga mampu hingga ancaman tak dapat program bantuan sosial dari pemerintah. Saat menyikapi kasus tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS) RI menyebut masyarakat bisa mengajukan sanggahan apabila keberatan dengan desil yang tercantum dalam data sosial ekonomi.

Sekretaris Utama (Sestama) BPS Zulkipli mengatakan masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas cek bansos yang disediakan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mengajukan keberatan terhadap data yang diterima.

"Jadi sebenarnya memang kita semua sudah ada fasilitas yang diberikan Kementerian Sosial. Ada fasilitas cek bansos yang diberikan sehingga kita bisa, kalau kita merasa tidak yakin dengan desil yang kita ada di dalam daftar itu, kita bisa mengisi pertanyaan-pertanyaan yang ada di dalamnya," kata Zulkipli di Jakarta, Senin (31/8).

Ia menjelaskan masyarakat yang keberatan dengan status desilnya bisa datang ke kantor kelurahan dengan membawa identitas dan menyampaikan kepada petugas atau operator data bahwa terdapat ketidaksesuaian pada data sosial ekonominya.

Baca juga:

Desil Bikin Siswa dan Mahasiswa Gagal Dapat KIP, DPR Desak Evaluasi



Selanjutnya warga akan diminta menjelaskan kondisi terkini serta mengisi atau menjawab pertanyaan yang diperlukan dalam proses pembaruan data. Setelah pengisian data dilakukan, pengajuan tersebut akan melalui proses verifikasi. Menurut Zulkipli, BPS menerbitkan pembaruan pemeringkatan desil setiap tiga bulan.

Zulkipli mengatakan masyarakat juga dapat mendatangi kantor kelurahan untuk mendapatkan bantuan dalam proses pengajuan keberatan. Pihak kelurahan dapat membantu warga mengisi formulir melalui fasilitas yang telah disediakan. "Kenapa harus datang ke kelurahan? Karena di sana ada fasilitasnya dan kita bisa bertanya dan membantu, pihak kelurahan akan membantu untuk melakukan pengisian dari formulir yang ada di dalam fasilitas yang disediakan itu," urainya.

Selain itu, BPS juga masih membuka pendataan bagi masyarakat yang belum tercatat. Warga yang merasa belum terdata dapat menghubungi kantor BPS. "Nah, mudah-mudahan bagi yang belum terdata, itu nantinya akan bisa kita lakukan pendataan. Bagi yang belum terdata, itu nantinya bisa menghubungi kantor BPS sebenarnya kalau saat ini belum terdata," ujar Zulkipli.

Ia menyebut BPS masih melakukan pendataan hingga pertengahan September. Untuk wilayah DKI Jakarta, BPS telah mendata sebesar 111 persen dari daftar awal atau pre-list yang dimiliki.

Namun, masih terdapat sejumlah responden yang belum ditemukan serta beberapa dokumen yang masih dalam proses penelusuran.

"Saat ini sebenarnya kami sudah melakukan dari pre-list yang ada itu sebesar 111 persen untuk kondisi DKI. Namun demikian, dari 111 persen itu, masih ada beberapa yang tidak kami temukan. Juga ada dari tidak kami temukan dan juga ada beberapa yang masih dalam proses dokumen kami ada di tempat usaha yang tertinggal, yang nantinya akan kami telusuri," pungkasnya.(Asp)




Baca juga:

Menkeu Tegaskan Larangan Desil 9-10 Beli Pertalite Pasti Berlaku, Cuma Belum Sekarang

#Desil Bps #Badan Pusat Statistik (BPS) #Desil
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
10 Juta Warga Minta Bantuan Sosial dan 82 Ribu Berikan Sanggahan Setelah Desil Diluncurkan ke Publik
Masyarakat dapat memanfaatkan fitur usul-sanggah pada aplikasi Cek Bansos, kanal regsosek.bps.go.id, hingga fasilitas aduan cepat Call Center Kemensos di nomor 021-171 dan WhatsApp Lapor di nomor 0887-7171-171.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
10 Juta Warga Minta Bantuan Sosial dan 82 Ribu Berikan Sanggahan Setelah Desil Diluncurkan ke Publik
Indonesia
Warga Desil 1 sampai 4 Bakal Banyak Terima Bantuan
Pemerintah juga menyiapkan KPR bersubsidi bunga 6 persen bagi masyarakat berpenghasilan tetap sekitar Rp 17 juta untuk rumah hingga Rp 500 juta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Warga Desil 1 sampai 4 Bakal Banyak Terima Bantuan
Indonesia
BPS Ungkap Kinerja Perdagangan Indonesia hingga Agustus 2026, Surplus USD 7,25 Miliar
BPS mencatat perdagangan Indonesia surplus USD 7,25 miliar sepanjang Januari-Agustus 2026. Ekspor USD 193,64 miliar dan impor USD 186,39 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
BPS Ungkap Kinerja Perdagangan Indonesia hingga Agustus 2026, Surplus USD 7,25 Miliar
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Jamin Bantuan Pemerintah Tetap Diberikan, Data Desil Diperbaharui Tiap 3 Bulan
Guna memastikan validitas data secara berkelanjutan, pemerintah membuka luas akses partisipasi publik melalui berbagai kanal pemutakhiran mandiri.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Jamin Bantuan Pemerintah Tetap Diberikan, Data Desil Diperbaharui Tiap 3 Bulan
Indonesia
DTSEN Terus Dimutakhirkan, BPS Pastikan Keluarga Penerima Bansos Tercatat Akurat
BPS memperkuat DTSEN untuk memperbaiki akurasi data bantuan sosial. Warga dapat mengajukan perbaikan data melalui sejumlah kanal resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
DTSEN Terus Dimutakhirkan, BPS Pastikan Keluarga Penerima Bansos Tercatat Akurat
Indonesia
Pemutakhiran Data Dipercepat, Penentuan Desil DTSEN Dinamis agar Tepat Sasaran
Langkah strategis ini ditempuh guna menjamin bantuan pemerintah tersalurkan secara adil kepada seluruh masyarakat yang berhak. 

Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemutakhiran Data Dipercepat, Penentuan Desil DTSEN Dinamis agar Tepat Sasaran
Indonesia
Mayoritas Daerah Alami Kenaikan Harga Pangan
Komoditas yang turut memberikan tekanan di wilayah tersebut antara lain cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, dan daging sapi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mayoritas Daerah Alami Kenaikan Harga Pangan
Indonesia
Perubahan Desil Tekah Berdampak Pada Penerima Bantuan JKN dan KIP Kuliah
Koordinator BPJS Watch Timboel Siregar mengatakan dalam Peraturan Pemerintah 76 tahun 2015, disebutkan bahwa pemutakhiran data setiap bulan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Perubahan Desil Tekah Berdampak Pada Penerima Bantuan JKN dan KIP Kuliah
Berita
Cara Cek Bansos KTP dan Desil DTSEN, Bisa Lewat HP
Cara cek bansos KTP menggunakan NIK di situs dan aplikasi Cek Bansos Kemensos. Simak arti desil 1-10 dan cara memperbarui data DTSEN.
ImanK - Rabu, 16 September 2026
Cara Cek Bansos KTP dan Desil DTSEN, Bisa Lewat HP
Bagikan