Inflasi Tahunan Indonesia 3,23, Tertinggi Disumbang Komponen Bahan Pokok dari Beras Sampai Cabai Merah

Dwi AstariniDwi Astarini - 51 menit lalu
Inflasi Tahunan Indonesia 3,23, Tertinggi Disumbang Komponen Bahan Pokok dari Beras Sampai Cabai Merah

Tangkapan layar siaran langsung BPS, Senin (2/11). (foto: Youtube. BPS Statistic)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BADAN Pusat Statistik (BPS) Indonesia menyampaikan laporan terkait dengan kondisi inflasi Indonesia periode Oktober 2026-Oktober 2025 sebesar 3,23 persen year on year (yoy).

"Inflasi year on year sebesar 3,23 persen. Ada kenaikan indeks harga konsumen 109,04 pada Oktober 2025 menjadi 112,56 persen Oktober 2026," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam siaran langsung Youtube BPS Statistic, dikutip Senin (2/11).

Selama periode setahun, kondisi inflasi tertinggi justru tertinggi berlangsung pada Februari 2026, yakni mencapai 4,76 persen.

Ateng menjelaskan ada tiga gugus yang mengalami inflasi berdasarkan kelompok pengeluaran. Dia menyebut dari inflasi yang tertinggi ada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mencapai 4,82 persen.

"Andil inflasi 1,40 persen, di dalamnya ada komoditas yang andil mendorong inflasi terbesar, cabe rawit, beras, ikan, ayam ras, minyak goreng, rokok kretek, dan daging sapi merah," katanya.

Baca juga:

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Tertekan Hebat, Imbas Ngerinya Kenaikan Inflasi AS di Luar Prediksi


Di posisi kedua disusul transportasi dengan inflasi 4,87 persen. Dengan andil inflasi sebesar 0,59 persen dengan komponen pendorongnya ada tarif angkutan umum, pelumas oli mesin, servis sepeda motor dan mobil hingga bensin.

Lalu di posisi ketiga ada perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami inflasi sebesar 4,52 persen, yang memberikan andil inflasi sebesar 0,32 persen.

"Inflasi pada kelompok perawatan pribadi terutama terjadi pada komponen emas perhiasaan," katanya.

Berikut ini daftar kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi dan besarannya terhadap penyumbang inflasi

1. Penyediaan makanan dan minuman/restoran dengan inflasi 2,84 persen dan andil inflasi sebanyak 0,28 persen. 

2. Perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,39 persen dengan andil inflasi hingga 0,12 persen. 

3. Kesehatan mengalami inflasi 2,31 persen dengan andil inflasi hingga 0,07 persen, 

4. Informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami inflasi 1,91 persen dengan andil inflasi hingga 0,11 persen. 

5. Rekreasi, olahraga dan budaya mengalami inflasi 1,76 persen. Andil inflasi sebesar 0,03 persen. 

6. Pendidikan mengalami inflasi 1,35 persen, andil inflasi mencapai 0,08 persen. 

7. Pakaian dan alas kaki dengan inflasi sebanyak 1,26 persen dengan andil inflasi hingga 1,40 persen. 

8. Perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mengalami inflasi 1,06 persen, dengan andil inflasi hingga 0,17 persen.(Tka)

Baca juga:

BPS Ungkap Kinerja Perdagangan Indonesia hingga Agustus 2026, Surplus USD 7,25 Miliar




#Badan Pusat Statistik (BPS) #Inflasi #Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Inflasi Tahunan Indonesia 3,23, Tertinggi Disumbang Komponen Bahan Pokok dari Beras Sampai Cabai Merah
Selama periode setahun, kondisi inflasi tertinggi justru tertinggi berlangsung pada Februari 2026, yakni mencapai 4,76 persen.
Dwi Astarini - 51 menit lalu
Inflasi Tahunan Indonesia 3,23, Tertinggi Disumbang Komponen Bahan Pokok dari Beras Sampai Cabai Merah
Indonesia
60 Juta Orang bakal Kebagian Bansos, Pemerintah Pakai AI untuk Deteksi Penerima
Pemerintah ingin memastikan penyaluran bansos lebih tepat sasaran dengan memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
60 Juta Orang bakal Kebagian Bansos, Pemerintah Pakai AI untuk Deteksi Penerima
Indonesia
Pemerintah Klaim Pengangguran Hanya 4,65 Persen, Terendah Sejak 1994
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) diukur dari persentase jumlah pencari kerja terhadap total angkatan kerja nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Pemerintah Klaim Pengangguran Hanya 4,65 Persen, Terendah Sejak 1994
Indonesia
Pengangguran Indonesia Turun ke 4,65 Persen, Angkanya Mendekati Level 1994
Pemerintah menyebut TPT Indonesia mencapai 4,65 persen pada 2026. Jumlah angkatan kerja mencapai 155,41 juta orang, disertai dorongan pelatihan vokasi dan peningkatan keterampilan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
Pengangguran Indonesia Turun ke 4,65 Persen, Angkanya Mendekati Level 1994
Indonesia
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Kebijakan ini disebut sebagai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pembiayaan bagi kelompok perempuan berpenghasilan rendah.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Presiden Prabowo Pangkas Bunga Kredit Perempuan Prasejahtera dari 25 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Diskusi warga Palmerah menyoroti tekanan ekonomi rumah tangga, efektivitas program pemerintah, dan pentingnya mendengar aspirasi masyarakat menjelang Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Indonesia
Pemerintah Klaim Kondisi Ekonomi Indonesia masih Kokoh di Tengah Gejolak Global
Dinamika global masih perlu diwaspadai karena sejumlah kekuatan ekonomi utama dunia tengah menghadapi ketidakpastian.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Klaim Kondisi Ekonomi Indonesia masih Kokoh di Tengah Gejolak Global
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, 6 Kali IHSG Sentuh Titik Kritis
Hingga penutupan 16 Oktober, kondisi IHSG di 5.185. Ada penurunannya sekitar 33,29 persen, dari level saat pelantikan 7.772,60.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, 6 Kali IHSG Sentuh Titik Kritis
Berita
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Dampak ekonomi global terhadap Indonesia pada 2026 mencakup suku bunga AS, inflasi, ekspor komoditas, investasi, dan tantangan APBN.
ImanK - Kamis, 15 Oktober 2026
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Indonesia
Pekan Pertama Oktober, Harga Harga Alami Kenaikan 2 Sampai 9 Persen
Sebanyak 292 kabupaten/kota mengalami kenaikan IPH cabai merah pada minggu pertama Oktober. Sementara itu, cabai rawit tercatat mengalami kenaikan di 259 kabupaten/kota.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pekan Pertama Oktober, Harga Harga Alami Kenaikan 2 Sampai 9 Persen
Bagikan