Jubir TKN: Prabowo Jangan Lempar Batu Sembunyi Tangan
Presiden Joko Widodo saat menyerahkan 1.300 sertifikat hak atas tanah untuk rakyat Lampung Tengah, Jumat (23/11) siang. (@sekretariat.kabinet)
Merahputih.com - Juru Bicara Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Irma Suryani Chaniago mengomentari pernyataan Capres Prabowo Subianto yang menyebut ada elite yang diam-diam mendukung dirinya karena takut ancaman dan tekanan.
Irma mengibaratkan, kubu Prabowo seperti lempar batu sembunyi tangan lantaran secara tidak langsung telah menuding pemerintahan Jokowi sebagai pelakunya. Padahal kata dia, justru kubu Prabowo yang kerap melakukan tekanan, persekusi hingga bully.
"Yang selama ini suka menekan-nekan siapa ya? selama ini yang suka menekan dengan politisasi SARA siapa? yang suka melakukan penekanan, suka bully dan juga mengkafir-kafirkan orang siapa? bukan dari kita," kata Irma di posko Cemara, Senin (26/11).
Irma menyebut, Prabowo sengaja melempar isu yang kemudian menyalahkan kubu Jokowi atau pemerintah. "Jadi jangan lempar isu yang kemudian Jokowi yang disalahkan yang dibilang ngompor-ngomporin. Jokowi yang kena imbasnya. Jadi lempar batu sembunyi tangan. jangan seperti itu," imbaunya.
Irma menyarankan kubu Prabowo melapor ke pihak berwajib jika hal itu benar adanya dan tidak berbicara di media massa hingga memunculkan polemik.
"Kalau benar ada yang ditekan-tekan silahkan lapor polisi dong. kan kita punya hukum," pungkasnya.
Sebelumnya, Calon Presiden Prabowo Subianto mengaku pernah kedatangan elite yang menyatakan dukungan politik kepadanya.
Namun, karena merasa diancam dan ditekan, para elite itu enggan mendukung secara terang-terangan. Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara pembekalan relawan Prabowo-Sandi di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/11) lalu.
"Saya sering kedatangan elite. Entah pakai gelar ini, gelar itu, pakai posisi ini, dan posisi itu. Dan mereka bilang, Pak Prabowo, kami ingin mendukung Pak Prabowo. Tapi kami ditekan kami diancam. Jadi kami akan mendukung Pak Prabowo diam-diam, kami akan mendukung Pak Prabowo dari belakang," ucap Prabowo. (fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Amien Rais, Refly Harun, dan Rismon Datangi PN Solo untuk Sidang Ijazah Palsu