Jonan Terima Penghargaan dari UI
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat sidak di Terminal Kalideres. (MP/Rizki Fitrianto)
MerahPutih.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menerima penghargaan Lifetime Achievement Award dari Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LM FEB UI).
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada peringatan Ulang Tahun Ke-55 LM FEB UI, di Jakarta, Rabu (17/1).
Penghargaan diberikan atas dedikasi dan sumbangsih Jonan terhadap manajemen di Indonesia, khususnya manajemen perubahan (change management).
"Pak Jonan ini seorang yang pantas mendapatkan penghargaan ini. Beliau mulai dari profesional di bidang keuangan, kemudian menjadi Direktur Utama PT KAI dan bisa menjadikan PT KAI sebagai perusahaan yang maju dan dikagumi banyak orang. Kemudian menjadi Menteri Perhubungan dan sekarang Menteri ESDM," kata Wapres Kalla, seperti dilansir Antara.
Penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas karya terhadap bangsa tersebut sangat penting bagi Menteri Jonan dan para penerima penghargaan lainnya, yaitu Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Tanri Abeng dan Guru Besar UI Dorodjatun Kuntjoro-Jakti.
Usai menerima penghargaan tersebut, Jonan mengatakan bahwa menjadi pemimpin itu yang penting adalah memberi contoh.
"Intinya, kalau saya, kalau kita memimpin tapi tidak punya apa-apa, pengetahuan tidak punya, kemampuan teknis tidak punya, semua tidak punya, maka satu yang tidak boleh tidak punya yakni leadership itu by example, jadi kasih contoh, itu saja," ujarnya.
"Karena sebenarnya memimpin itu ilmunya tiga kalau menurut saya. Satu menyuruh, dua marah, dan tiga itu memuji. Kalau belajar manajemen dan sebagainya itu, untuk jadi administrator. Tapi, kalau mau jadi pemimpin, jadi komandan, maka ilmunya cuma tiga itu. Selesai," kata Jonan lagi. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Ketemu Prabowo di Istana, Jonan Tegaskan tak Bahas Utang Kereta Cepat Whoosh
Dipanggil ke Istana, Ignasius Jonan Siap Bekerja untuk Pemerintah Prabowo
Hasil Simak UI 2025 Diumumkan 11 Juli, Tidak Ada Toleransi Kecurangan
Guru Besar UI: Perang Iran - Israel Bisa Picu Krisis Ekonomi di Indonesia
Rekam Mahasiswi Mandi di Kos, Calon Dokter Spesialis UI Berdalih Khilaf
Viral Dugaan Tentara Masuk UI Malam-Malam, TNI Diingatkan Kampus Bukan Medan Perang
Dokter PPDS UI Terancam Dipenjara 12 Tahun Akibat Rekam Mahasiswi Mandi Selama 8 Detik
Calon Dokter Spesialis Rekam Mahasiswi Mandi, UI: ini Persoalan Serius
JATAM Ungkap Alasan Universitas Indonesia Tak Bisa Sanksi DO Bahlil
Universitas Indonesia Putuskan Disertasi Bahlil Perlu Perbaikan, Promotor Cuma Dapat Pembianaan