Jokowi Sukses Kunci Koalisi, Sejarah SBY Terulang

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 24 Juli 2018
Jokowi Sukses Kunci Koalisi, Sejarah SBY Terulang

Presiden Jokowi dan SBY di Istana (Biro Pers Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Para ketua umum parpol koalisi di Istana Bogor telah menyepakati satu nama cawapres yang diajukan Presiden Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.

Kesepakatan ini diketahui setelah Ketum PPP Romahurmuziy membocorkannya kepada awak media, Selasa (24/7). Hanya saja Pria yang akrab disapa Gus Romi itu belum mau membocorkan nama pendamping Jokowi kepada publik.

Terkait perkembangan terbaru ini, pengamat politik Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai, sebetulnya Ketum Parpol sudah mengetahui betul siapa yang akan diusung Jokowi menjadi Cawapresnya. Akan tetapi dalam rangka merawat koalisi, pertemuan harus digelar agar terjadi musyawarah dan mufakat bersama.

"Jokowi juga punya tim internal, jadi nama perlu sampaikan kepada Ketum koalisi, dugaan saya masing-masing ingin jadi cawapres Jokowi, tapi tidak mungkin diakomodir semua. Maka digunakan musyawarah-mufakat itu sehingga koalisi berjalan baik," kata Ujang, saat dimintai keterangan, Selasa (24/7).

Jokowi ketum
Presiden Joko Widodo santap malam bersama sejumlah ketua umum partai koalisi di Istana Kepresidenan Bogor, Senin. (Biro Pers Setpres RI)

Melihat dinamika politik terkini, kata Ujang, Cawapres Jokowi bisa jadi bukan dari anggota Koalisi atau partisan parpol koalisi. Menurutnya, opsi Cawapres bisa datang kalangan Sipil atau militer.

"Bisa mengulang seperti periode kedua Pak SBY di mana Pak SBY memilih bukan dari anggota koalisi tapi Boediono, non partisan, saya melihat ke arah itu, bisa jadi sipil atau tentara, bisa Sri Mulyani, Mahfud atau moeldoko," tukasnya.

sby boediono
SBY-Boediono. Foto: ANTARA

Disinggung soal pecah kongsi karena Cawapres bukan dari kalangan koalisi parpol, Ujang menilai Jokowi sudah tahu persis apa yang harus dilakukan.

"Jokowi ini bukan orang biasa, lima tahun menjabat dia tahu dinamika politiknya jadi bagaimanapun Jokowi sudah memasung koalisi, mereka semua sudah diselesaikan oleh Jokowi sudah deal semua. Dan mereka tak akan lari lagi," pungkas dia.

Sebelumnya, pada Senin (23/7) malam bertempat di Istana Bogor, Presiden Jokowi bertemu dengan enam ketua umum partai anggota koalisi.

Mereka adalah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum PPP Romahurmuziy. (Fdi)

#Jokowi #Pilpres 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Roy Suryo Cs dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Penerapan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice/RJ) dalam perkara tersebut mencerminkan arah kebijakan hukum pidana nasional di masa depan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Dua tersangka kasus ijazah palsu menemui Jokowi di Solo, Kamis (8/1) sore. Lokasi kediamannya pun langsung disterilkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Indonesia
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Tim kuasa hukum tergugat hanya mengajukan satu alat bukti berupa salinan hasil pemindaian laporan polisi yang menyatakan ijazah sedang disita.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Berita
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
Jokowi menegaskan memaafkan para tersangka merupakan urusan pribadi, sedangkan masalah hukum tetap jalan.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Bagikan