Jokowi Suarakan Kebersamaan di Jamuan Makan Malam KTT WWF Bali

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Minggu, 19 Mei 2024
Jokowi Suarakan Kebersamaan di Jamuan Makan Malam KTT WWF Bali

Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato sambutan dalam agenda makan malam bersama para delegasi World Water Forum ke-10 di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali, Minggu (19/5/2024) malam. ANT

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rangkaian kegiatan jamuan makan malam delegasi World Water Forum Ke-10 di di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali, telah berlangsung.

Acara santap malam yang dimulai sejak Minggu (19/5) pukul 17.00-22.00 WITA dihadiri sekitar 2.300 orang, yang terdiri dari 500 undangan naratetama (VVIP) dan 1.800 undangan lainnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menyambut para kepala negara dan delegasi yang hadir. Para kepala negara dan delegasi WWF Ke-10 itu dijamu menu hidangan tradisional khas Nusantara yang telah disiapkan.

Berdasarkan pantauan, Jokowi menyambut dengan menjabat tangan dan mengucapkan salam kepada satu-per satu kepala negara maupun delegasi yang hadir. Kepala Negara juga tampak berbincang dengan para tamu undangan yang hadir.

Baca juga:

Gelar Makan Malam Delegasi WWF, Patung-Patung GWK Dicat Ulang

“Pak menteri, sehat-sehat, terima kasih sudah hadir,” kata Presiden saat menyambut kedatangan Deputi Perdana Menteri Malaysia Dato Sri Haji Fadillah Bin Haji Yusof beserta istri, dilansir dari Antara, Minggu (19/5).

Dalam sambutannya, Jokowi berharap semangat kebersamaan yang terjadi pada gelaran makan malam kali ini dapat memperkuat kolaborasi negara-negara peserta.

“Semoga semangat kebersamaan pada malam ini dapat membawa kita untuk berkolaborasi guna menjamin akses air bersih dan sanitasi bagi semua orang,” tutur Kepala Negara.

Acara santap malam dihadiri sebanyak delapan Kepala Negara, tiga Wakil Perdana Menteri (PM) dan tiga utusan khusus Presiden. Kepala negara yang rencananya hadir itu di antaranya Timor Leste, Fiji, Tajikistan, Srilanka, Hungaria, Maroko, dan Indonesia selaku tuan rumah.

Baca juga:

24 Sniper Kopasgat Ikut Latihan Paspampres Sebelum Jaga KTT WWF Bali

Adapun tiga deputy prime minister atau deputi-nya perdana menteri yaitu Malaysia, Papua Nugini, Slokavia. Sedangkan tiga utusan khusus presiden dari Belanda, Perancis dan Uni Emirat Arab. Ajang internasional yang digelar di Bali ini turut dihadiri 105 menteri dari 132 negara dan perwakilan organisasi internasional. (*)

#Jokowi
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Dua tersangka kasus ijazah palsu menemui Jokowi di Solo, Kamis (8/1) sore. Lokasi kediamannya pun langsung disterilkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Indonesia
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Tim kuasa hukum tergugat hanya mengajukan satu alat bukti berupa salinan hasil pemindaian laporan polisi yang menyatakan ijazah sedang disita.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Berita
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
Jokowi menegaskan memaafkan para tersangka merupakan urusan pribadi, sedangkan masalah hukum tetap jalan.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Amien Rais, Refly Harun, dan Rismon Datangi PN Solo untuk Sidang Ijazah Palsu
Amien Rais mengatakan, sampai kapan pun, Jokowi tidak akan menunjukkan ijazahnya karena memang tidak punya ijazah.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Amien Rais, Refly Harun, dan Rismon Datangi PN Solo untuk Sidang Ijazah Palsu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
Beredar unggahan yang menyebut pemerintah telah menetapkan Jokowi sebagai bencana nasional. Cek fakta dan keaslian informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pilih Langsung Rektor UGM untuk Beking Dirinya dari Tudingan Ijazah Palsu
Tidak ditemukan informasi valid yang membenarkan klaim 'rektor UGM dipilih langsung oleh Jokowi'.
Dwi Astarini - Senin, 15 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pilih Langsung Rektor UGM untuk Beking Dirinya dari Tudingan Ijazah Palsu
Bagikan