Jokowi Perintahkan Semua Kementerian dan Lembaga Ubah Ruang Diklat Jadi Tempat Isolasi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Juli 2021
Jokowi Perintahkan Semua Kementerian dan Lembaga Ubah Ruang Diklat Jadi Tempat Isolasi

Tenaga kesehatan. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Jokowi memerintahkan Kementerian dan Lembaga Negara untuk memanfaatkan ruang diklat dan wisma untuk tempat isolasi mandiri karyawan yang terpapar COVID-19.

"Presiden memerintahkan semua kementerian lembaga harus punya masing-masing tempat isloasi mandiri yang ringan sehingga tidak membebani lagi ke pusat," ucap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan saat konfrensi pers update kondisi PPKM Darurat melalui Yotube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kamis (15/7).

Baca Juga:

Jokowi Sebar 300 Ribu Paket Obat COVID-19, Ini Isinya

Perintah Jokowi ini dilontarkan Rabu (14/7) kemarin melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dan Kementerian dan Lembaga untuk segera merealisasikan permintaan Presiden Jokowi.

"Apalagi mereka mempunyai anggaran sendiri untuk penanganan wabah corona," katanya.

Presiden juga perintahkan Rumah Susun (Rusun) Nagrak, Jakarta Utara, dikonversikan menjadi rumah sakit (RS). Rusun Nagrak sendiri dapat menampung 1.000 warga yang terkonfirmasi corona.

Kemudian juga pemerintah mengalih fungsikan gedung Asrama Haji Pondok Gede sebagai rumah sakit darurat COVID dengan kapasitas 900 tempat tidur. Di gedung Arafah Asrama Haji juga ada sebanyak 150 ruang ICU dan pembangunan RS Tanjung Duren dengan 500 Tempat Tidur untuk perawatan gejala sedang dan berat.

Menko Investasi dan Maritim Luhut Panjaitan. (Foto: Antara)
Menko Investasi dan Maritim Luhut Panjaitan. (Foto: Antara)

Luhut juga menegaskan, pemerintah akan melakukan peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan yang dibangun oleh TNI dan Polri untuk melayani pasien COVID-19 dengan penambahan 2.000 tempat tidur di Jawa Bali.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 per 14 Juli 2021, total kasus COVID-19 di Indonesia sudah mencapai 2.670.046 kasus dengan penambahan dalam 24 jam tercatat sebanyak 54.517 orang yang menjadi rekor kasus harian COVID-19 tertinggi di Indonesia sejak Maret 2020 lalu. Adapun kasus aktif tercatat sebanyak 443.473 orang.

Pasien sembuh bertambah sebanyak 20.123 orang sehingga akumulasi total yang telah sembuh adalah 2.157.363 orang. Sedangkan mereka yang meninggal karena terpapar COVID-19 bertambah 869 orang sehingga total kematian akibat COVID-19 di Indonesia adalah 69.210. (Asp)

Baca Juga:

Ini Paket Obat Yang Didapat dari Layanan Telemedicine COVID-19

#COVID-19 #Kasus Covid #Tenaga Kesehatan #Luhut Panjaitan
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Soal MBG, Menkeu Purbaya Tantang Luhut soal Transparansi Data
Purbaya menantang Luhut soal program Makan Bergizi Gratis. Simak kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Soal MBG, Menkeu Purbaya Tantang Luhut soal Transparansi Data
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
PSI Kritik Gaji Nakes Rendah, Pramono: PPPK Lebih Tinggi Dibandingkan di Rumah Sakit Swasta
"Yang di PPPK, saya mendapatkan laporan sebenarnya sudah lebih tinggi daripada rumah sakit-rumah sakit yang ada di Jakarta, kecuali di Rumah Sakit Pondok Indah,"
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Maret 2026
PSI Kritik Gaji Nakes Rendah, Pramono: PPPK Lebih Tinggi Dibandingkan di Rumah Sakit Swasta
Indonesia
DPRD DKI Soroti Gaji Nakes tak Naik 10 Tahun, Gubernur Pramono: Masak Sih?
Pramono mengatakan para nakes yang berstatus PPPK telah memiliki gaji yang lebih tinggi ketimbang mereka yang bekerja di mayoritas rumah sakit swasta.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Maret 2026
DPRD DKI Soroti Gaji Nakes tak Naik 10 Tahun, Gubernur Pramono: Masak Sih?
Indonesia
Anggota DPRD DKI kembali Desak Gubernur Pramono Naikkan Gaji Nakes
Nakes di Jakarta memikul beban kerja 2 sampai 3 kali lebih besar daripada yang semestinya.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Maret 2026
Anggota DPRD DKI kembali Desak Gubernur Pramono Naikkan Gaji Nakes
Indonesia
UMP Naik, Pemprov DKI Harus Evaluasi Gaji Tenaga Kesehatan
Sudah 10 tahun upah nakes di Jakarta belum mengalami kenaikan.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
UMP Naik, Pemprov DKI Harus Evaluasi Gaji Tenaga Kesehatan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Prabowo Janjikan Pendidikan Dokter, Perawat, Paramedis Dibiayai Negara dengan Beasiswa Penuh
Prabowo mengungkapkan pemerintah akan melakukan ekspansi besar-besaran pada fasilitas pendidikan dan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Prabowo Janjikan Pendidikan Dokter, Perawat, Paramedis Dibiayai Negara dengan Beasiswa Penuh
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Bagikan