Jokowi Kukuhkan 6 Nama Pahlawan Nasional 2018, Salah Satunya Kakek Anies Baswedan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 08 November 2018
Jokowi Kukuhkan 6 Nama Pahlawan Nasional 2018, Salah Satunya Kakek Anies Baswedan

Presiden Jokowi didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua DPR DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi di Dipo MRT (@sekretariat.kabinet)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Presiden Joko Widodo menganugerahkan gelar pahlawan Nasional bagi 6 orang yang dinilai berjasa kepada bangsa dan negara. Keenamnya berasal dari beberapa daerah di tanah air dan akan dikukuhkan tepat pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018. Satu dari enam tokoh yang mendapat gelar pahlawan nasional merupakan kakek dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Wakil Ketua Dewan Gelar dan Tanda Kehormatan (DGTK-RI) Jimly Asshiddiqie mengakui sudah menyerahkan enam nama calon penerima gelar pahlawan nasional kepada Presiden Joko Widodo.

Jimly hanya menyebut dari keenam orang yang akan menerima gelar pahlawan tidak ada nama Soeharto dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dua orang yang pernah memimpin RI.

"Ya, yang paling banyak pertanyaan itu Gus Dur dan Soeharto. Dua nama sudah berkali-kali diajukan, tetapi tahun ini tidak diajukan tim," kata Jimly.

AR Baswedan (wikipedia)

Penganugerahan gelar tahun ini, menurut Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita, lebih banyak dibandingkan tahun 2017. Dimana pada tahun 2017 ada empat tokoh yang mendapat gelar pahlawan nasional

Mereka adalah Tuan Guru Kiai Haji (TGKH) Muhammad Zainuddin Madjid asal Nusa Tenggara Barat dan Laksamana Malahayati asal Aceh. Ada pula Sultan Mahmud Riayat Syah asal Kepulauan Riau serta Prof Drs Lafran Pane asal Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sementara itu, enam tokoh yang akan mendapat gelar Pahlawan Nasional tahun 2018 yaitu Depati Amir dari Bangka Belitung, Abdulrahman Baswedan dari DI Yogyakarta, Pangeran Muhammad Noor dari Banjarmasin (Kalimantan Selatan).

Kemudian, Kasman Singodimedjo dari Jawa Tengah, KH Sjam'un dari Banten, serta Ibu Agung (Hj. Andi Depu) dari Sulawesi Barat. (fdi)

#Jokowi #Hari Pahlawan
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Penerapan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice/RJ) dalam perkara tersebut mencerminkan arah kebijakan hukum pidana nasional di masa depan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Dua tersangka kasus ijazah palsu menemui Jokowi di Solo, Kamis (8/1) sore. Lokasi kediamannya pun langsung disterilkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Indonesia
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Tim kuasa hukum tergugat hanya mengajukan satu alat bukti berupa salinan hasil pemindaian laporan polisi yang menyatakan ijazah sedang disita.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Berita
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
Jokowi menegaskan memaafkan para tersangka merupakan urusan pribadi, sedangkan masalah hukum tetap jalan.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Amien Rais, Refly Harun, dan Rismon Datangi PN Solo untuk Sidang Ijazah Palsu
Amien Rais mengatakan, sampai kapan pun, Jokowi tidak akan menunjukkan ijazahnya karena memang tidak punya ijazah.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Amien Rais, Refly Harun, dan Rismon Datangi PN Solo untuk Sidang Ijazah Palsu
Bagikan