Jokowi Klaim Pandemi Melandai Ditandai Jalan Macet dan Pasar yang Ramai

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 13 April 2022
Jokowi Klaim Pandemi Melandai Ditandai Jalan Macet dan Pasar yang Ramai

Presiden Joko Widodo. (Foto: Sekretariat Presiden)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Roda perekonomian di pasar-pasar tradisional sudah mulai menggeliat, kemacetan lalu lintas sudah mulai terjadi. Begitu juga dengan pariwisata yang sudah mulai bergerak.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah turun langsung ke Pasar Harjamukti di Kota Cirebon, Jawa Barat, Rabu (13/4).

Baca Juga:

Ke Cirebon dan Brebes, Jokowi Bagikan Bansos dan Resmikan Jalan

Dia memberikan sinyal positif soal penanganan COVID-19 di tanah air. Menurutnya, kondisi pandemi COVID-19 sudah menurun.

“Kondisi COVID-19 sudah menurun, mereka memulai usahanya lagi di pasar-pasar, sehingga beberapa membutuhkan suntikan untuk memulai usahanya dan sudah kita berikan,” terang Jokowi.

Jokowi merasa optimistis hal itu dapat terjadi karena COVID-19 yang sudah mulai menurun, membuat pasar-psar kembali ramai, ditambah lagi menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Kalau kita lihat di pasar-pasar sudah mulai ramai, ramai sekali dan ini juga menjelang hari raya Idulfitri sehingga ada peningkatan daya beli," kata dia.

" Sehingga modal usaha bagi para pedagang diperlukan, karena kadang-kadang memerlukan tambahan untuk memperbanyak barang-barang yang ada,” jelas Jokowi.

Kondisi COVID-19 yang sudah semakin membaik, menurut Jokowi, juga terlihat dari mobilitas masyarakat yang semakin tinggi.

Begitu juga dengan tempat-tempat pariwisata yang mulai dipenuhi para wisatawan.

Kemudian, juga kemacetan yang luar biasa yang terjadi di hampir semua kota.

" Ini juga menunjukkan mobilitas yang semakin tinggi, tetapi juga menunjukkan itu adanya pergerakan ekonomi, perputaran ekonomi yang lebih baik, utamanya pariwisata,” ujar Jokowi.

Ketika ditanya apakah jumlah kasus positif COVID-19 di Tanah Air sudah melandai, Jokowi menegaskan, hal itu terlihat dari angka-angka kasus yang mengalami penurunan setiap hari.

Baca Juga:

Gibran bakal Ikut Demo Mahasiswa Tolak Jokowi 3 Periode

“Angka-angkanya kan sudah kelihatan. Dilihat dari angkanya sudah menurun terus,” kata Jokowi.

Jokowi memang rutin menyempatkan diri untuk membagikan bansos saat berkunjung ke daerah.

Biasanya, ia membagikan bantuan modal kerja (BMK) senilai Rp1,2 juta kepada pedagang kecil dan mikro.

Beberapa pekan terakhir, Jokowi juga membagikan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng.

Dia memberikan uang Rp300 ribu kepada pedagang dan masyarakat sebagai tambahan untuk membeli minyak goreng yang harganya tengah menanjak.

Di Cirebon, Jokowi membagikan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng kepada para pedagang kaki lima dan peserta Program Keluarga Harapan (PKH).

Kedatangannya ke Pasar Harjamukti juga untuk memberikan bantuan tambahan modal usaha sebesar Rp 1,2 juta kepada para pedagang.

Menurutnya BLT modal usaha sangat dibutuhkan pedagang karena mereka sudah bisa memulai usahanya kembali karena pandemi COVID-19 sudah menurun. (Knu)

Baca Juga:

Bayar Zakat Lewat Baznas, Jokowi Berharap Ibadah Ramadannya Sempurna

#Jokowi #COVID-19
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Teman KKN UGM Jokowi mengatakan, bahwa ia memiliki nama panggilan Jack. Hal itu terungkap saat sidang lanjutan gugatan ijazah di PN Solo, Selasa (3/2).
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Indonesia
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu Gibran maju di Pilpres 2029. Ia tetap mendukung Prabowo-Gibran dua periode.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Dito Ariotedjo ikut mendampingi Jokowi bertemu PM Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud membahas lobi penambahan kuota haji Indonesia tahun 2024.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Indonesia
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Roy Suryo Cs dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Penerapan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice/RJ) dalam perkara tersebut mencerminkan arah kebijakan hukum pidana nasional di masa depan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Dua tersangka kasus ijazah palsu menemui Jokowi di Solo, Kamis (8/1) sore. Lokasi kediamannya pun langsung disterilkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Bagikan