Jokowi: Ekosistem Besar Kendaraan Listrik Mulai Terlihat Nyata di Indonesia

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 07 Agustus 2024
Jokowi: Ekosistem Besar Kendaraan Listrik Mulai Terlihat Nyata di Indonesia

Presiden Joko Widodo. (Dok. Sekretariat Negara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pabrik Bahan Anoda Baterai Litium PT Indonesia BTR New Energy Material di Kendal, Jawa Tengah, Rabu (7/8). Jokowi mengapresiasi kecepatan pembangunan pabrik yang baru 10 bulan lalu disepakati.

"Baru 10 bulan yang lalu tanda tangan di Beijing, tahu-tahu pabriknya sudah jadi," kata Jokowi dilihat di YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (7/8).

Jokowi mengapresiasi kecepatan pemerintah menindaklanjuti rencana pembangunan pabrik tersebut.

"Ini yang namanya kecepatan dan negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lambat dan kita sekarang sudah jadi negara yang cepat," ucapnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut mimpi Indonesia membangun ekosistem kendaraan listrik mulai terwujud satu per satu dengan terbangunnya pabrik bahan material baterai.

Baca juga:

Jokowi Resmikan Pabrik Bahan Anoda Baterai Litium di KEK Kendal

"Rencana yang sudah kita putuskan beberapa tahun yang lalu untuk membangun sebuah ekosistem besar kendaraan listrik satu per satu mulai kelihatan nyata dan betul-betul sudah ada di negara kita Indonesia,” ungkap dia.

Jokowi meyakini nilai tambah ekspor akan meningkat dengan terbangunnya pabrik kendaraan listrik.

“Sekarang sudah USD 34 billion nilai dari ekspor nikel kita. Dari yang sebelumnya Rp 33 triliun melompat jadi kira-kira Rp 510 triliun. Lompatan sangat besar sekali," lanjut Jokowi.

Jokowi lantas membeberkan smelter di beberapa daerah yang mulai berjalan pembangunannya. Menurutnya, jika semuanya berjalan lancar, akan memberikan nilai tambah ekspor yang signifikan dan membuka lapangan pekerjaan yang besar.

"Kita akan bisa masuk ke global supply chain yang akan memberikan nilai tambah yang besar baik masalah rekrutmen tenaga kerja maupun pertumbuhan ekonomi kita," tutup Jokowi. (Knu)

#Presiden Jokowi #Presiden Joko Widodo #Kendaraan Listrik #Baterai Lithium
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pasar Kendaraan Listrik Terancam Stagnasi, Perlu Insentif Baru
saat ini terjadi kekosongan regulasi setelah berakhirnya pembebasan bea masuk mobil listrik impor utuh (completely built up/CBU)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Pasar Kendaraan Listrik Terancam Stagnasi, Perlu Insentif Baru
Indonesia
VinFast Indonesia Ungkap Visi Strategis di Balik Pabrik EV Subang
VinFast berkomitmen memprioritaskan putra daerah Subang melalui pelatihan vokasi berstandar internasional
Angga Yudha Pratama - Rabu, 24 Desember 2025
VinFast Indonesia Ungkap Visi  Strategis di Balik Pabrik EV Subang
Lifestyle
Tsunami Kendaraan Listrik 2025 Segera Usai, Pakar ITB Ramal Bakal Terjadi 'Kiamat Kecil' Buat EV Impor
2026 jadi tahun konsolidasi berat bagi pemain impor
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
Tsunami Kendaraan Listrik 2025 Segera Usai, Pakar ITB Ramal Bakal Terjadi 'Kiamat Kecil' Buat EV Impor
Indonesia
Mengenal Baterai Lithium yang Jadi Penyebab Kebakaran Gedung Terra Drone
Baterai lithium menjadi penyebab kebakaran di gedung Terra Drone. Lalu, apa saja keunggulan dan kekurangan baterai tersebut?
Soffi Amira - Rabu, 10 Desember 2025
Mengenal Baterai Lithium yang Jadi Penyebab Kebakaran Gedung Terra Drone
Indonesia
Polisi Ungkap Penyebab Korban Ruko Terra Drone Tak Luka Bakar Tapi Tewas Kaku
Sementara itu, jenazah yang identitasnya telah terkonfirmasi akan segera diserahkan kepada keluarga untuk prosesi pemakaman
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Desember 2025
Polisi Ungkap Penyebab Korban Ruko Terra Drone Tak Luka Bakar Tapi Tewas Kaku
Indonesia
Kabakaran Hebat Terra Drone, Suhu Api Baterai Lithium 1.600 Celsius Tak Bisa Pakai Sembarang APAR
Fast selaku ‘exclusive distributor’ pemadam api Hartindo AF31, atau dikenal sebagai “Lithium Fire Killer” mengungkapkan api dari kebakaran baterai lithium memiliki karakter khusus
Wisnu Cipto - Selasa, 09 Desember 2025
Kabakaran Hebat Terra Drone, Suhu Api Baterai Lithium 1.600 Celsius Tak Bisa Pakai Sembarang APAR
Indonesia
Pendapatan Daerah Hilang Besar, Pemprov DKI Dorong Evaluasi Insentif Kendaraan Listrik
Pemprov DKI mengusulkan pencabutan insentif pajak kendaraan listrik 0 persen karena hilangkan potensi pendapatan daerah hingga Rp2 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 November 2025
Pendapatan Daerah Hilang Besar, Pemprov DKI Dorong Evaluasi Insentif Kendaraan Listrik
Indonesia
Insentif Pajak Kendaraan Listrik 0 Persen Bikin Pendapatan Jakarta Turun Rp 3 Triliun
Potensi pendapatan daerah dari dua sektor pajak kendaraan listrik seharusnya cukup besar.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Oktober 2025
 Insentif Pajak Kendaraan Listrik 0 Persen Bikin Pendapatan Jakarta Turun Rp 3 Triliun
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Indonesia
Pemprov DKI bakal Ubah Mal Pluit Junction Jadi EV Indonesia Center
EV Indonesia Center akan menghadirkan fasilitas terintegrasi mulai dari showroom kendaraan listrik, charging station, pusat layanan purnajual, hingga area edukatif untuk anak-anak dan keluarga.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Oktober 2025
Pemprov DKI bakal Ubah Mal Pluit Junction Jadi EV Indonesia Center
Bagikan