Jokowi Desak Agar Pelaku Rasisme Papua Segera Ditindak
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis (20-6). (Antaranews/Bayu Prasetyo)
MerahPutih.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, harus ada penegakan hukum terhadap aparat keamanan yang diduga berbuat rasis kepada mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebutnya sudah meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian menindak aparat yang terbukti berbuat rasis.
Baca Juga: Perwakilan Masyarakat Papua: Oknum Aparat Sebut Kami Monyet!
"Harus dilakukan upaya penegakan (hukum). Presiden kemarin juga sudah menyampaikan kepada Panglima, kalau memang ada aparatnya yang nyata-nyata melakukan hal seperti itu (rasis), tindak, nggak ada alasan," kata Moeldoko di Jakarta, Kamis (22/8).
Dia memastikan yang berbuat rasis terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang adalah oknum. "Itu oknum ya, jelas-jelas oknum yang tidak memahami situasi lingkungan yang begitu dinamis," ujarnya.
Jokowi disebut melakukan pertemuan dengan Kapolri untuk meminta penindakan terhadap oknum aparat yang terbukti berbuat rasis.
"Tadi malam begitu mendarat (dari NTT) presiden langsung mengumpulkan Panglima TNI, Kapolri, dan Menko Polhukam untuk membicarakan di antaranya persoalan itu (penindakan oknum aparat rasis)," pungkas dia. (Knu)
Baca Juga: Senator Papua Barat Minta Pemerintah Serius Tangani Penghinaan Mahasiswa Papua di Jatim
Bagikan
Berita Terkait
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Freeport McMoRan Berencana Ajukan Perpanjangan Izin Tambang Usai Rampungkan Pembangunan Smelter
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Persija Kecam Keras Serangan Rasisme terhadap Allano Lima
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri