Jokowi Bocorkan Tantangan yang Bakal Dihadapi Indonesia Tahun Ini

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 03 Januari 2022
Jokowi Bocorkan Tantangan yang Bakal Dihadapi Indonesia Tahun Ini

Presiden Jokowi saat menghadiri pembukaan Perdagangan BEI Tahun 2022 (Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan sejumlah tantangan yang bakal dihadapi oleh Indonesia di tahun 2022. Terutama dalam hal pertumbuhan ekonomi di situasi pandemi COVID-19.

Tantangan yang paling mengkhawatirkan adalah mengenai masuknya kasus varian baru COVID-19 Omicron, kenaikan inflasi, dan kehilangan kontainer.

Baca Juga:

Legislator PKS Nilai Kasus Bansos dan Benur Sejarah Kelam Rezim Jokowi Selama 2021

"Dimana-mana baik negara-negara lain yang mengalami kelangkaan energi yang ini akan mengganggu mungkin ekspor kita," kata Jokowi saat menghadiri pembukaan Perdagangan BEI Tahun 2022 melalui Youtube, Senin (3/1).

Kendati begitu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan, Indonesia mau tidak mau akan menghadapi tantangan tersebut.

Jokowi pun menyakini, dengan semangat kerja keras bersama, tantangan-tantangan tersebut akan bisa dilalui dengan baik.

Baca Juga:

Persis Juara Liga 2 dan Promosi Liga 1, Kaesang Klaim Lampaui Prestasi Jokowi

Jokowi mengutip pernyataan Ketua OJK, Wimboh Santoso bahwa Bursa Indonesia mengalami kenaikan Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) di tahun 2021 kemarin sebesar 10,1 persen.

Angka yang diraih tersebut menempatkan Indonesia, negara yang paling baik di antara negara-negara tetangga.

"Kita juga masih yang paling atas Singapura di 9,8 persen, Malaysia minus 3,7 persen Filipina minus 0,2 persen kita di 10,1 persen ini," paparnya.

Di samping itu Jokowi menuturkan, jika jumlah orang yang masuk ke bursa investor pasar modal sangat tinggi. Dalam catatan di tahun 2017 hanya mencapai 1,1 juta orang, lalu merangkak naik kini sudah menyentuh sampai 7,4 juta orang.

"Investor-investor ritel ini yang banyak dari anak-anak muda, milenial," ucapnya.

Baca Juga:

Jokowi Nyatakan Bangga atas Perjuangan Timnas Indonesia di Piala AFF

Alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) ini pun berharap, hal ini akan terus membesar dan akan memberikan dorongan kepada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Cara saya itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini kita terus bersemangat untuk bekerja keras menghadapi tantangan-tantangan di tahun 2002 ini," pungkasnya. (Asp)

#Presiden Jokowi #Bursa Efek Indonesia (BEI)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Sebut Ada Dugaan Pidana Pasar Modal, Siap Ambil Tindakan Tegas
Ia berjanji akan mengusut dugaan pelanggaran maupun tindak pidana di pasar modal.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kapolri Sebut Ada Dugaan Pidana Pasar Modal, Siap Ambil Tindakan Tegas
Indonesia
Kapolri Perintahkan Bareskrim Tindak Dugaan Pidana Pasar Modal
Dari 61 saham yang masuk daftar high shareholding concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan saham tinggi, sedikitnya 31 saham telah diperiksa
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Kapolri Perintahkan Bareskrim Tindak Dugaan Pidana Pasar Modal
Indonesia
IHSG Anjlok, Danantara Bersiap Investasi di Pasar Modal
Koreksi harga saham membuat valuasi sejumlah perusahaan tercatat, termasuk perusahaan milik badan usaha milik negara (BUMN), berada pada tingkat yang relatif rendah membuka peluang investasi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Anjlok, Danantara Bersiap Investasi di Pasar Modal
Indonesia
IHSG Ditutup Anjlok 11 Persen Usai Pengumuman MSCI
Sementara itu, bursa kawasan Asia bergerak menguat menyusul sesi positif di Wall Street, Amerika Serikat (AS)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
IHSG Ditutup Anjlok 11 Persen Usai Pengumuman MSCI
Indonesia
BEI Ngaku Terkejut MSCI Buka Peluang Turunkan Status Pasar Modal RI, Sebut Jadwal November Dilangkahi
Hasil peninjauan indeks MSCI semestinya diumumkan pada 12 November 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BEI Ngaku Terkejut MSCI Buka Peluang Turunkan Status Pasar Modal RI, Sebut Jadwal November Dilangkahi
Indonesia
Pasar Saham Bergejolak Akibat MSCI, Dasco Perintahkan BEI Berbenah
Masukan dari lembaga penyedia indeks global harus menjadi perhatian otoritas bursa agar persoalan yang menjadi sorotan investor internasional dapat ditangani.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Pasar Saham Bergejolak Akibat MSCI, Dasco Perintahkan BEI Berbenah
Indonesia
BEI Sebut Klasifikasi MSCI Standalone Market bukan yang Terendah
BEI akan segera berkomunikasi dengan MSCI guna memahami pertimbangan di balik usul tersebut sekaligus menjelaskan berbagai perbaikan yang telah dilakukan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BEI Sebut Klasifikasi MSCI Standalone Market bukan yang Terendah
Indonesia
Panic Selling 45 Saham Unggulan Anjlok Picu BEI Tarik Rem Darurat Trading Halt
IHSG ambruk 8,01% ke level 5.393 dan mengalami trading halt usai MSCI kaji ulang status Indonesia dari Emerging Market. Simak dampak dan analisis lengkapnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Panic Selling 45 Saham Unggulan Anjlok Picu BEI Tarik Rem Darurat Trading Halt
Indonesia
Dibuka Loyo, IHSG Siang Makin Merah. 635 Saham Ambruk Buruan Cek Portofoliomu!
IHSG anjlok 2,20 persen ke level 5.812 imbas inflasi AS dan konflik Timur Tengah. Sebanyak 635 saham rontok, buruan cek portofolio saham Anda di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Dibuka Loyo, IHSG Siang Makin Merah. 635 Saham Ambruk Buruan Cek Portofoliomu!
Indonesia
Mundur ke Akhir September, BEI Tunda Implementasi Batas Minimum Harga Saham Rp 1
BEI resmi menunda implementasi aturan saham Rp1 di pasar reguler dari target 7 September ke akhir September 2026. Ketahui alasan dan dampak penundaannya di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Mundur ke Akhir September, BEI Tunda Implementasi Batas Minimum Harga Saham Rp 1
Bagikan