Jokowi Bersua Biden, Sri Mulyani Temui CEO Amazon Jeff Bezos
Menteri Keuangan Sri Mulyani Bertemu Jeff Bezos. (Tangkapan Layar Instagram @smindrawati)
MerahPutih.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati atas nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan salah satu orang terkaya di dunia, CEO Amazon Jeff Bezos.
Pertemuan Menkeu dengan bos perusahaan asal Amerika Serikat (AS) itu berlangsung di ruang sekretariat Indonesia, saat sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pemimpin Dunia COP26, Glasgow, Skotlandia.
"Mewakili Presiden, (saya) menerima @jeffbezos CEO Amazon, membahas mengenai arah Investasi di Indonesia di bidang renewable Energy dan manufaktur solar. Indonesia memiliki berbagai potensi sumber daya renewable, dan dunia berupaya untuk menurunkan emisi Carbon dan efek rumah kaca untuk menghindari bencana perubahan iklim," tulis Sri Mulyani dalam postingan Instagram @smindrawati, dikutip Selasa (2/11).
Baca Juga:
Jokowi Pertanyakan Kontribusi Negara Maju Saat KTT Perubahan Iklim
Dalam unggahannya, Menkeu menambahkan peranan swasta dalam negeri dan global sangat penting dalam keberhasilan upaya tersebut. Dia juga menuliskan jika Indonesia akan terus menyusun kebijakan pembangunan ekonomi dan perbaikan kesejahteraan rakyat dengan memperhatikan kelestarian lingkungan dan dampak perubahan iklim.
Saat KTT COP26 sendiri, Presiden Jokowi sempat bertemu khusus dengan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden membahas sejumlah penguatan kerja sama kedua negara. Menurut Jokowi, Indonesia dapat menjadi mitra kerja sama ekonomi yang handal bagi negeri Paman Sam.
Baca Juga:
Bertemu Joe Biden, Jokowi Minta AS Bantu Indonesia Dalam Transisi Energi
Indonesia tertarik untuk menjadi bagian dari rantai pasok global di bidang kesehatan melalui pembangunan industri kesehatan Indonesia dan menyampaikan pentingnya memperkuat kerja sama ekonomi terutama dalam pengembangan ekonomi hijau.
Dalam sektor energi, Jokowi menyebut telah mencanangkan transformasi Indonesia menuju energi baru dan terbarukan, serta akselerasi ekonomi berbasis teknologi hijau.
Jokowi pun mengajak Amerika Serikat untuk melakukan investasi pada energi baru dan terbarukan termasuk pengembangan ekosistem mobil listrik dan baterai lithium. "Saya harapkan dukungan AS melalui investasi yang mempercepat transisi energi, khususnya teknologi rendah karbon," ungkapnya. (*)
Baca Juga:
Paus Berharap KTT Perubahan Iklim Dengarkan Tangiskan Orang Miskin dan Jeritan Bumi
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
AS Siapkan Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China