Jokowi Bakal Jadi King Maker di Pertarungan Pilpres 2024

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 28 Maret 2021
Jokowi Bakal Jadi King Maker di Pertarungan Pilpres 2024

Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Persaingan Pilpres 2024 akan segera memanas dalam beberapa waktu. Hal ini karena Presiden Joko Widodo dipastikan tidak bisa kembali maju mengingat sudah dua periode menjabat.

Pengamat politik Karyono Wibowo melihat, pada Pilpres 2024 mendatang, bisa jadi, akan terjadi persaingan yang cenderung ketat karena tidak ada petahana.

Bursa capres cawapres akan didominasi figur baru yang relatif lebih muda. Figur capres lama yang menonjol tinggal Prabowo Subianto.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Demokrat Keluarkan Paket Pilpres Duet Puan-Moeldoko dan JK-AHY

"Namun, di satu, peluang Prabowo bisa diuntungkan karena sudah memiliki modal politik lebih besar jika Prabowo mampu mengelola investasi politik yang sudah dimiliki," sebut Karyono kepada Merahputih.com di Jakarta, Sabtu (27/3).

Sementara, figur Jokowi akan masuk menjadi salah satu "king maker" dalam pertarungan pilpres mendatang.

"Pengaruh Jokowi masih cukup besar," kata Direktur Indonesia Public Insitute ini.

Karenanya, konstelasi pilpres 2024 akan dipengaruhi juga oleh konfigurasi para ''king maker''. Pertarungan sesungguhnya justru terjadi di tingkat king maker.

Tidak hanya faktor figur capres dan koalisi partai yang perlu diperhatikan, tetapi koalisi para king maker sangat penting untuk diamati. Karena para king maker berpengaruh dalam memainkan peran di belakang layar.

Selain itu, sejumlah nama bahkan digadang-gadang layak menjadi calon presiden. Kebanyakan dari mereka merupakan kepala daerah. Adapula nama menteri masuk dalam radar survei. Tiga nama kepala daerah itu adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)
Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)

Kemudian nama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Nama terakhir ini sudah tidak asing lagi. Prabowo sudah bolak-balik mengikuti ajang Pilpres.

Dari sejumlah survei sejak Juli 2020 hingga Maret 2021, Prabowo memang selalu unggul. Kemudian disusul Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Ketiga nama tokoh tersebut bergantian menempati posisi satu, dua dan tiga dalam sejumlah survei.

Di bawah ketiga nama tersebut, terdapat Menteri Parekraf Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Keduanya menempel ketat di posisi keempat dan kelima. (Knu)

Baca Juga:

Anies Pilihan Anak Muda di Pilpres, Wagub DKI: Terlalu Prematur

#Pilpres #Jokowi #PemiluKada
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Bagikan