Anies Pilihan Anak Muda di Pilpres, Wagub DKI: Terlalu Prematur

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 23 Maret 2021
Anies Pilihan Anak Muda di Pilpres, Wagub DKI: Terlalu Prematur

Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, hasil survei Indikator Politik Indonesia yang mengunggulkan Anies Baswedan sebagai presiden pilihan anak muda terlalu dini.

Sebab, kata dia, pesta demokrasi lima tahunan itu baru akan dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang, artinya masih butuh waktu 3 tahun lagi sampai waktu pencoblosan.

"Ini 2021 bulan Maret. Terlalu berlebihan, terlalu jauh, terlalu dini, terlalu cepat, terlalu prematur kalau kita bicara pilpres," ujar Ariza di Polda Metro Jaya, Selasa (23/3).

Baca Juga:

Anies Sosok Capres Terkuat 2024, Pengamat Beberkan Lima Catatan Penting


Ketimbang meributkan pilpres, kata Riza, harusnya kepala daerah yang masuk bursa Pilpres 2024 di Indikator Politik Indonesia bekerja lebih baik lagi untuk menyukseskan berbagai program pembangunan di daerahnya.

"Semua sekarang pejabat mulai dari presiden, wakil presiden sampai dengan bupati di seluruh Indonesia mari kita sukseskan pembangunan kita di seluruh Indonesia, di daerah kita masing-masing sesuai dengan tugas tupoksi kewenangan," pintanya.

Menurutnya, terlalu terburu-buru jika sudah membahas mengenai pertarungan pemilihan presiden yang masih lama itu. Sekarang ini, fokus pada kebijakan yang ada untuk kepentingan warga.

"Mari kita sukseskan, tugas kita adalah melayani, membantu masyarakat kita, memastikan masyarakat aman, damai, sejahtera produktif," ungkap dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota. (MP/Asropih Opih)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota. (MP/Asropih Opih)

Seperti diketahui, survei Indikator Politik Indonesia mengumumkan, Anies Baswedan tokoh yang paling dipilih anak muda Indonesia dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Survei itu digelar kurun waktu dari 4 hingga 10 Maret 2021. Indikator Politik Indonesia memunculkan 17 nama tokoh yang dianggap paling berpotensi maju pada Pilpres 2024 mendatang. Antara lain nama kandidat itu seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Ridwan Kamil dan Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga:

Ikuti Pempus, Anies Dimungkinkan Perpanjang PPKM Selama 2 Pekan

Berikut rincian hasil survei Indikator Politik Indonesia:

- Anies Baswedan 15,2 persen,

- Ganjar Pranowo 13,7 persen,

- Ridwan Kamil 10,2 persen,

- Sandiaga Uno 9,8 persen,

- Prabowo Subianto 9,5 persen,

- Agus Harimurti Yudhoyono 4,1 persen,

- Erick Thohir 1,5 persen,

- Tito Karnavian 1,2 persen,

- Puan Maharani 1,1 persen,

- Gatot Nurmantyo 0,8 persen,

- Khofifah Indar Parawansa 0,7 persen,

- Maruf Amin 0,4 persen,

- Budi Gunawan 0.4 persen,

- Bambang Soesatyo 0,4 persen,

- Airlangga Hartarto 0,2 persen,

- Mahfud MD 0,2 persen, dan

- Muhaimin Iskandar 0,0 persen. (Asp)

Baca Juga:

Anies Didesak Buka Sekolah Tatap Muka, Pimpinan DPRD: Harus Berani

#Anies Baswedan #Ahmad Riza Patria #Pilpres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan syarat pendidikan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Ketua DPR RI, Puan Maharani, kabarnya menggandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029.
Soffi Amira - Jumat, 07 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Beredar konten yang berisi Anies menyebut orang-orang di sekeliling Prabowo munafik dan gila jabatan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Bagikan